SORONG, Koranpapua.id- Kementerian Hukum (Kemenkum) membuka kesempatan besar bagi putra dan putri asli Papua untuk masuk sekolah kedinasan hingga peluang menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN).
Hal itu disampaikan Menteri Hukum RI, Supratman Andi saat meresmikan Pos Bantuan Hukum (Posbankum) Kampung dan Kelurahan Provinsi Papua Barat dan Papua Barat Daya di Sorong, Senin 18 Mei 2026.
Dalam sambutannya, Supratman mengapresiasi penampilan pelajar dan mahasiswa asal Papua Barat yang menampilkan paduan gerak, musik, dan suara secara harmonis.
Menurutnya, penampilan itu mencerminkan potensi, semangat, serta kedisiplinan generasi muda Papua yang perlu didukung melalui kebijakan afirmasi.
“Kementerian Hukum ingin memberikan ruang afirmasi bagi putra-putri Papua agar memiliki kesempatan lebih besar untuk mengakses pendidikan kedinasan dan menjadi bagian dari ASN di lingkungan Kementerian Hukum,” ujarnya dalam keterangan tertulis seperi dikutip, Rabu 20 Mei 2026.
Ia juga menawarkan peluang bagi sejumlah pelajar dan mahasiswa untuk melanjutkan pendidikan di Politeknik Pengayoman Indonesia, sekolah kedinasan di bawah Kementerian Hukum.
Bagi mahasiswa yang berminat, pendidikan akan dimulai kembali dari semester awal dengan peluang menjadi ASN setelah menyelesaikan pendidikan.
Selain itu, mahasiswa yang tengah menempuh pendidikan di perguruan tinggi dipersilakan melanjutkan kuliahnya masing-masing.
Supratman menegaskan, Kementerian Hukum tetap akan mendorong kebijakan afirmasi dalam penerimaan ASN bagi putra-putri Papua.
“Saya sejak awal menjabat sebagai Menteri Hukum telah menyampaikan bahwa afirmasi harus diberikan, baik dalam penerimaan calon mahasiswa maupun penerimaan ASN di lingkungan Kementerian Hukum,” katanya.
Menurutnya, kebijakan afirmasi tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam memperluas akses pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia Papua, khususnya di bidang hukum dan pelayanan publik. (Redaksi)







