ADVERTISEMENT
Selasa, Agustus 4, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Hukrim Info Terkini

Praka Aprianus Gugur di Papua: Harapan Ibunya Terkalahkan dengan Niat Bahagiakan Orang Tua

Sempat gagal berkali-kali Perjalanan Aprianus tidak mudah. Ia harus menghadapi kegagalan berulang kali sebelum berhasil mengenakan seragam TNI.

2 Mei 2026
0
Praka Aprianus Gugur di Papua: Harapan Ibunya Terkalahkan dengan Niat Bahagiakan Orang Tua

Praka Anumerta Aprianus (24 tahun) gugur setelah diserang kelompok Organisasi Papua Merdeka (OPM) Kodap III Ndugama. (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

SINTANG, Koranpapua.id– Prajurit Kepala (Praka) Aprianus, anggota Satuan Yonif 611/Awang Long (AWL), dinyatakan gugur dalam kontak tembak di Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan pada Rabu 29 April 2026 lalu.

Seperti diberitakan sebelumnya, Praka Anumerta Aprianus (24 tahun) gugur setelah diserang kelompok Organisasi Papua Merdeka (OPM) Kodap III Ndugama.

ADVERTISEMENT

Dalam serangan yang terjadi sekitar pukul 09.55, Praka Aprianus tertembak pada bagian leher dan akhirnya meninggal dunia.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Kedatangan jenazah Praka Aprianus di kampung halamannya Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, disambut oleh jajaran TNI, pemerintah daerah, serta keluarga besar almarhum.

Baca Juga

Distrik Tembagapura Gelar Sepekan Perayaan HUT Ke-81 RI di Wa Banti, Hadirkan Lomba hingga Konser

SMAN 2 Nabire Bangkit, Wakili Papua Tengah di Final Nasional LCC Empat Pilar MPR RI

Pada Jumat 1 Mei 2026, Praka Aprianus telah dimakamkan secara militer di Taman Makam Pahlawan Syuhada Pertiwi Sintang.

Dandim 1205/Sintang, Letkol Arm Anggit Wijaksono seperti dilansir dari Penkodim 1205/Sintang, Sabtu 2 Mei 2026 menyebutkan, upacara persemayaman dan pemakaman militer sebagai bentuk penghormatan terakhir.

Upacara ini akan dipimpin secara militer sesuai dengan tradisi TNI sebagai penghargaan atas jasa dan pengorbanan almarhum selama bertugas.

Anggit mewakili TNI AD menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan.

Ia juga menegaskan bahwa almarhum adalah prajurit yang berdedikasi tinggi dan telah memberikan pengabdian terbaik bagi negara.

“Kepergian almarhum merupakan kehilangan besar bagi TNI dan bangsa Indonesia. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan,” ujarnya.

Di balik kabar gugurnya Praka Aprianus di Papua, tersimpan kisah perjuangan seorang anak desa yang memilih jalan hidup sebagai prajurit demi membantu keluarganya.

Aprianus merupakan putra daerah asal Desa Pakak, Kecamatan Kayan Hilir, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat. Ia dikenal sebagai anak bungsu sekaligus satu-satunya laki-laki dalam keluarga.

Pilih TNI demi bantu orangtua Sang ibunda, Agnes, mengaku sempat berharap anaknya tidak menjadi prajurit TNI dan memilih jalan lain yang dinilai lebih aman.

Ia bahkan pernah menyarankan Aprianus untuk melanjutkan pendidikan atau menjadi pastor.

“Pernah saya bilang,’Bang, kau tidak usah jadi tentara. Kuliah saja dulu atau jadi pastor, mau tidak?’,” ujar Agnes, di rumah duka seperti dikutip kompas.com.

Namun, Aprianus memiliki alasan sendiri. Ia ingin segera bekerja agar bisa membantu ekonomi keluarga.

“Dia bilang, ‘Aku tidak mau, Mak. Nanti kalau aku kuliah, kapan aku bisa kasih kalian uang?’,” tutur Agnes.

Keputusan itu menjadi titik awal perjalanan panjang Aprianus hingga akhirnya menjadi prajurit TNI.

Sempat gagal berkali-kali Perjalanan Aprianus tidak mudah. Ia harus menghadapi kegagalan berulang kali sebelum berhasil mengenakan seragam TNI.

Aprianus tercatat dua kali gagal dalam seleksi TNI. Ia juga sempat mencoba jalur kepolisian, namun belum berhasil.

Meskipun demikian, ia tidak menyerah hingga berhasil masuk ke jajaran.  Pada percobaan ketiga di tahun 2021, Aprianus akhirnya dinyatakan lolos dan resmi menjadi prajurit TNI.

Bagi keluarga, keberhasilan tersebut menjadi kebanggaan tersendiri.

Terbiasa bantu orangtua di pasar Sebelum menjadi prajurit, Aprianus sudah terbiasa membantu orangtuanya berjualan sayur di pasar.

Kakaknya, Margareta, mengatakan Aprianus dikenal sebagai pribadi yang pekerja keras dan peduli terhadap keluarga.

“Kadang subuh-subuh dia sudah bangun, antar mama bapak ke pasar, bantu beli sayur. Dia memang anak yang luar biasa,” ujar Margareta.

Kebiasaan itu menunjukkan kedekatan Aprianus dengan keluarga sekaligus tanggung jawabnya sejak usia muda.

Kini, keluarga hanya bisa mengenang sosok Aprianus sebagai anak yang berbakti dan tidak mudah menyerah. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Distrik Tembagapura Gelar Sepekan Perayaan HUT Ke-81 RI di Wa Banti, Hadirkan Lomba hingga Konser

Distrik Tembagapura Gelar Sepekan Perayaan HUT Ke-81 RI di Wa Banti, Hadirkan Lomba hingga Konser

3 Agustus 2026
SMAN 2 Nabire Bangkit, Wakili Papua Tengah di Final Nasional LCC Empat Pilar MPR RI

SMAN 2 Nabire Bangkit, Wakili Papua Tengah di Final Nasional LCC Empat Pilar MPR RI

3 Agustus 2026
Upaya Pengiriman 95 Gram Ganja ke Timika Digagalkan di Bandara Sentani

Upaya Pengiriman 95 Gram Ganja ke Timika Digagalkan di Bandara Sentani

3 Agustus 2026
Dinkes Mimika Mulai Kampanye Germas dan PHBS di Kelurahan Koperapoka

Dinkes Mimika Mulai Kampanye Germas dan PHBS di Kelurahan Koperapoka

3 Agustus 2026
Polres Mimika Kerahkan 231 Personel Amankan Aksi KNPB di Timika

Polres Mimika Kerahkan 231 Personel Amankan Aksi KNPB di Timika

3 Agustus 2026
KNPB Timika Klaim 125 Ribu Warga Papua Mengungsi, Desak Pemerintah Tempuh Solusi Damai

KNPB Timika Klaim 125 Ribu Warga Papua Mengungsi, Desak Pemerintah Tempuh Solusi Damai

3 Agustus 2026

POPULER

  • Oknum Polisi Tembak Warga di Timika, Kapolres Ungkap Dugaan Perselingkuhan Jadi Motif

    Oknum Polisi Tembak Warga di Timika, Kapolres Ungkap Dugaan Perselingkuhan Jadi Motif

    644 shares
    Bagikan 258 Tweet 161
  • “Babi Saja Naik Pesawat,” Bupati Nabire Desak Pusat Prioritaskan Infrastruktur Papua

    610 shares
    Bagikan 244 Tweet 153
  • 12 Poin Kesepakatan Timika Resmi Diserahkan kepada Presiden, Meki Nawipa Beberkan Isinya

    583 shares
    Bagikan 233 Tweet 146
  • Tiga Tahun Harumkan Nama Papua di Panggung Reggae Dunia: Dave Baransano Masih Berjuang Sendiri, Butuh Dukungan

    603 shares
    Bagikan 241 Tweet 151
  • Pria 37 Tahun Ditemukan Meninggal di Rumahnya di Timika, Penyebab Belum Diketahui

    567 shares
    Bagikan 227 Tweet 142
  • Wamen PPN Ingatkan Kepala Daerah, Jangan Kelola Dana Otsus di Luar Perencanaan

    552 shares
    Bagikan 221 Tweet 138
  • Taruna Akpol Asal Papua Barat Daya Meninggal Dunia, Polisi Selidiki Penyebabnya

    534 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
Next Post
Empat Persen Kasus TB Nasional Berasal dari Tanah Papua, Tracing dan Skrining Jadi Fokus Utama

Empat Persen Kasus TB Nasional Berasal dari Tanah Papua, Tracing dan Skrining Jadi Fokus Utama

Pelatihan Literasi AI di Timika ‘Diserbu’ Ratusan Peserta, Sinyal Kuat Generasi Muda Terhadap Penguasaan Teknologi

Pelatihan Literasi AI di Timika ‘Diserbu’ Ratusan Peserta, Sinyal Kuat Generasi Muda Terhadap Penguasaan Teknologi

“Kau Keluar Kau Aman”, Seorang Pria Ditemukan Tewas di Timika, Tiga Pelaku Diburu

“Kau Keluar Kau Aman”, Seorang Pria Ditemukan Tewas di Timika, Tiga Pelaku Diburu

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id