ADVERTISEMENT
Kamis, Juni 11, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

Demo “Papua Darurat Militer” Sempat Ricuh, Situasi Kini Kembali Kondusif

Suara letusan gas air mata sontak memecah suasana. Massa aksi yang tidak siap langsung terpukul mundur dan berlarian menyelamatkan diri ke berbagai arah.

27 April 2026
0
Demo “Papua Darurat Militer” Sempat Ricuh, Situasi Kini Kembali Kondusif

Demonstrasi “Papua Darurat Militer dan Kemanusian” di Kota Jayapura, Senin 27 April 2026. (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

JAYAPURA, Koranpapua.id- Demonstrasi dengan tema utama “Papua Darurat Militer dan Kemanusian” yang berlangsung di Kota Jayapura, sempat ricuh antara polisi dan massa aksi, Senin 27 April 2026.

Kericuhan bermula ketika massa aksi yang akan bertolak dari titik kumpul di Perumnas III, Expo dan serta Asrama Tolikara, hendak menuju Lingkaran Abepura, dihadang polisi dan Brimob di depan Zipur Waena.

ADVERTISEMENT

Meski sempat terjadi negosiasi antara demonstran dan pihak kepolisian, namun tidak mendapat titik temu.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Kedua pihak kemudian saling dorong yang berujung pada kericuhan.

Baca Juga

Dari Kasus Mobil Meledak di SPBU Nabire, Polisi Temukan 17 Jeriken Disembunyikan dalam Kabin Modifikasi

Gubernur Jawa Timur Bangga 51 Siswa ADEM Papua Lolos PTN, Bukti Nyata Generasi Berprestasi

Aparat keamanan kemudian menembakkan gas air mata, dan dibalas dengan lemparan batu oleh massa aksi.

Massa aksi kemudian berupaya menyelamatkan diri ke berbagai arah menghindari tembakan gas air mata.

Sebagaian massa aksi berlari ke arah Perumnas I, Perumnas III, Expo Waena, serta sebagian lainnya membubarkan diri ke kawasan Waena.

Suara letusan gas air mata sontak memecah suasana. Massa aksi yang tidak siap langsung terpukul mundur dan berlarian menyelamatkan diri ke berbagai arah.

Kericuhan tersebut sempat membuat aktivitas di kawasan Waena lumpuh total.

Sejumlah kios memilih menutup sementara, pedagang meninggalkan lapak, dan kendaraan yang melintas berhenti karena situasi tidak aman.

Meski sempat mencekam, namun kondisi tersebut tidak berlangsung lama.

Sekitar beberapa jam setelah kericuhan, situasi di Waena mulai berangsur pulih.

Masyarakat terlihat kembali melaksanakan aktivitas secara normal. Para pedagang juga kembali membuka tempat usaha.

Mama-mama penjual pinang dan kembali membuka lapak jualan seperti biasa sementara arus lalu lintas pun kembali lancar. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Dari Kasus Mobil Meledak di SPBU Nabire, Polisi Temukan 17 Jeriken Disembunyikan dalam Kabin Modifikasi

Dari Kasus Mobil Meledak di SPBU Nabire, Polisi Temukan 17 Jeriken Disembunyikan dalam Kabin Modifikasi

11 Juni 2026
Gubernur Jawa Timur Bangga 51 Siswa ADEM Papua Lolos PTN, Bukti Nyata Generasi Berprestasi

Gubernur Jawa Timur Bangga 51 Siswa ADEM Papua Lolos PTN, Bukti Nyata Generasi Berprestasi

11 Juni 2026
Bank Indonesia Fasilitasi 20 Wartawan Papua Barat dan Papua Barat Daya Berkunjung ke Bali

Bank Indonesia Fasilitasi 20 Wartawan Papua Barat dan Papua Barat Daya Berkunjung ke Bali

11 Juni 2026
BMKG Peringati Waspada Cuaca Ekstrem Tiga Hari Kedepan, Diprediksi Melanda Empat Kabupaten di Papua Tengah

BMKG Rilis Prakiraan Cuaca Tanggal 11-12 Juni, Papua Tengah Diprediksi Diguyur Hujan Sangat Lebat

11 Juni 2026
YPMAK Bangun Rumah Sagu di Mapurjaya, Perkuat Ekonomi Berbasis Pangan Lokal

YPMAK Bangun Rumah Sagu di Mapurjaya, Perkuat Ekonomi Berbasis Pangan Lokal

11 Juni 2026
Delapan Eks TPNPB-OPM Kiwirok Kembali ke Pangkuan NKRI

Delapan Eks TPNPB-OPM Kiwirok Kembali ke Pangkuan NKRI

11 Juni 2026

POPULER

  • Pembakaran Gedung SD Yapis oleh KKB, Kerugian Mencapai Rp2 Miliar

    Pembakaran Gedung SD Yapis oleh KKB, Kerugian Mencapai Rp2 Miliar

    622 shares
    Bagikan 249 Tweet 156
  • Viral Nakes Jalan Kaki 12 Jam ke Banti, Bupati Mimika: Saya Marah, Tidak Ada Maaf

    549 shares
    Bagikan 220 Tweet 137
  • Skandal Lahan Rp22,5 Miliar di Mimika, Penetapan Tersangka Tinggal Menunggu Waktu

    534 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Pelajar SMP Negeri dan Swasta di Papua Tengah Bebas Biaya Pendidikan, Berlaku Tahun Ini

    883 shares
    Bagikan 353 Tweet 221
  • Aksi Curas di Timika Terekam CCTV, Pelaku Langsung Diamankan Polisi

    532 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Nunggak Pajak Rp17 Miliar, Rekening 36 Warga Papua Diblokir

    526 shares
    Bagikan 210 Tweet 132
  • Freeport Kelola Tailing Bernilai Guna, Anggaran Tembus Rp200–300 Juta Dolar per Tahun

    525 shares
    Bagikan 210 Tweet 131
Next Post
Hari OTDA ke-30: Bupati Mimika Ingatkan Setiap Kebijakan Harus Berpihak kepada Rakyat

Hari OTDA ke-30: Bupati Mimika Ingatkan Setiap Kebijakan Harus Berpihak kepada Rakyat

Bupati Johannes Rettob: Jangan Habiskan Anggaran Hanya untuk Kepentingan Birokrasi

Bupati Johannes Rettob: Jangan Habiskan Anggaran Hanya untuk Kepentingan Birokrasi

SMP Taruna Papua Timika Jawara Turnamen Mini Soccer Kapolda Papua Tengah Cup 2026

SMP Taruna Papua Timika Jawara Turnamen Mini Soccer Kapolda Papua Tengah Cup 2026

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id