TIMIKA, Koranpapua.id- Rencana Pemerintah Kabupaten Mimika untuk membangun Taman Kanak-Kanak (TKK) Negeri di wilayah pegunungan dan pesisir mendapatkan dukungan dari DPRK Kabupaten Mimika.
Meski demikian, diharapkan pembangunan TK Negeri lebih diprioritaskan ke wilayah kampung yang memang belum sama sekali memiliki sekolah TK.
Hal itu disampaikan Ketua DPRK Mimika, Primus Natikapareyau menanggapi rencana pemerintah memberlakukan program pendidikan 13 tahun yang dimulai dari Pendidikan Usia Dini (PAUD) dan TK di wilayah pedalaman Mimika.
“Progran ini langkah yang baik, terutama jika di daerah tersebut belum tersedia PAUD dan TK, karena dapat mendukung akses pendidikan anak sejak usia dini,” ujarnya di Timika, Senin 13 April 2026.
Namun demikian, Primus mengingatkan agar pemerintah mempertimbangkan keberadaan sekolah swasta yang sudah lebih dahulu hadir di wilayah tersebut.
Karena akan berpotensi menyebabkan perpindahan siswa dari sekolah swasta ke negeri.
Apalagi dengan penambahan fasilitas seperti makan bergizi gratis, akan mendorong orang tua untuk memindahkan anak mereka ke sekolah negeri.
“Harus dilakukan secara bijak agar tidak mematikan sekolah swasta yang sudah lebih dulu melayani masyarakat,” pesannya.
“Jika di suatu kampung sudah ada TK atau PAUD, maka sebaiknya difokuskan ke wilayah lain yang belum memiliki fasilitas pendidikan,” lanjutnya.
Primus juga mendorong pemerintah untuk memberikan dukungan yang setara kepada sekolah swasta, sehingga mereka juga dapat merasakan manfaat dari program-program pemerintah di sektor pendidikan. (*)
Penulis: Hayun Nuhuyanan
Editor: Marthen LL Moru







