ADVERTISEMENT
Sabtu, September 12, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Hukrim Info Terkini

Di Balik Kabut Tembagapura, “One Freeport One Family” Warnai HUT ke-59 PT Freeport Indonesia

“Drama musikal ini lahir dari refleksi mendalam atas peristiwa yang terjadi di area tambang. Pertunjukan ini menjadi cara untuk berbagi semangat dan energi positif”.

15 April 2026
0
Di Balik Kabut Tembagapura, “One Freeport One Family” Warnai HUT ke-59 PT Freeport Indonesia

Perayaan HUT ke-59 PTFI menampilkan persembahan drama musikal One Freeport di Sport Hall, Tembagapura, 7 April 2026. (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Kabut menyelimuti kawasan Sport Hall Tembagapura, Timika, Papua Tengah, Selasa malam, 7 April 2026.

Gedung olahraga karyawan Freeport Indonesia itu disulap menjadi ruang pertunjukan lengkap dengan panggung, tata suara, dan pencahayaan.

ADVERTISEMENT

Beberapa karyawan dengan kostum kerja masing-masing tampil menari diiringi lagu-lagu Timur, disaksikan ratusan rekan mereka di bangku penonton.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Malam ini sangat istimewa sekali menyaksikan karyawan tambang Freeport tampil dalam sebuah drama musikal One Freeport One Family dalam rangka peringatan ulang tahun ke-59 Freeport Indonesia,” kata Vice President Corporate Communications PT Freeport Indonesia, Katri Krisnati dalam keterangan pers.

Baca Juga

Soal Anggaran Konflik, Bupati Mimika Sebut Rp10 Miliar lalu Membantah

Pria Ditemukan Tewas di Jalan Kelimutu Timika, Motor dan HP Diduga Dibawa Pelaku

Ia mengatakan, di tengah tantangan perusahaan yang sangat tinggi dan rasa duka yang belum sepenuhnya hilang, para karyawan tetap bersemangat menyiapkan peringatan HUT PTFI.

Drama musikal kolaboratif ini melibatkan karyawan dan keluarga mereka, disutradarai oleh Agus Noor.

“Hampir seluruh elemen produksi diisi oleh talenta internal, mulai dari karyawan hingga anak-anak sekolah di Tembagapura,” ujar Katrin.

“Prosesnya sekitar dua pekan, dari audisi hingga latihan intens sepulang kerja atau setelah anak-anak pulang sekolah. Jadwalnya benar-benar fleksibel mengikuti para pemain,” lanjutnya.

Drama musikal One Freeport One Family berdurasi sekitar dua jam, mengisahkan kehidupan karyawan di wilayah operasional tambang PT Freeport Indonesia yang hidup rukun dan harmonis di tengah keberagaman suku, budaya, adat istiadat, dan agama.

Dalam cerita, keluarga besar PTFI menghadapi berbagai tantangan, mulai dari dinamika operasional di tambang bawah tanah Grasberg Block Cave (GBC) hingga insiden keamanan.

“Drama musikal ini lahir dari refleksi mendalam atas peristiwa yang terjadi di area tambang. Pertunjukan ini menjadi cara untuk berbagi semangat dan energi positif,” kata Katri.

Juga sekaligus menjadi ruang refleksi bahwa di balik tantangan tumbuh solidaritas dan rasa persaudaraan yang semakin kuat.

Sandi Claudio, karyawan dari Underground Mine Division, mengaku bangga bisa terlibat karena cerita yang dibawakan dekat dengan kehidupannya.

“Yang membuat spesial, drama ini menceritakan kehidupan di tambang bawah tanah. Saya menemukan cinta di tempat ini, sama seperti cerita yang ditampilkan,” ungkapnya.

Dora, karyawati Papua dari Mining Safety Division, mengatakan tampil dalam drama musikal ini membuatnya memiliki banyak teman dari berbagai divisi.

Melalui proses latihan, ia mengenal sesama pemain dan memahami area kerja masing-masing sehingga terbangun chemistry.

“Tantangan terbesar tentu saja pekerjaan, karena latihan dilakukan di sela-sela jam kerja. Kami harus pandai mencuri waktu untuk menghafal naskah dan mempersiapkan diri,” ujarnya.

Sutradara Agus Noor memadukan cerita keseharian keluarga besar PTFI dengan lagu orisinal dan lagu populer.

Latihan dilakukan secara fleksibel dalam kelompok-kelompok kecil di luar jam kerja dan jam sekolah untuk menjaga keseimbangan antara tanggung jawab dan kreativitas.

“Bagi saya, ini bukan sekadar pertunjukan seni musikal, tetapi cara berbagi semangat, kebahagiaan, dan energi untuk saling mendukung. Seni memberi sentuhan humanis di tengah kesibukan kota tambang,” kata Agus.

Ia juga mengapresiasi dedikasi tim internal Freeport yang mengelola aspek teknis pertunjukan secara mandiri, mulai dari panggung, sistem suara, hingga multimedia.

Agus mengenang momen HUT ke-55 PTFI saat produksi masih melibatkan pihak eksternal.

Menurut Agus, tahun ini terasa berbeda dan luar biasa. Seluruh pemain dan tim di balik panggung merupakan karyawan serta keluarga besar Freeport.

Dengan kondisi geografis Tembagapura di ketinggian hampir 2.000 meter, cuaca dingin, hujan, hingga panas terik menjadi tantangan tersendiri. Meski demikian, semua dapat diatasi berkat antusiasme dan kebersamaan.

Di akhir pertunjukan, saat lampu panggung meredup dan seluruh pemain berdiri untuk penghormatan terakhir, suasana haru menyelimuti penonton.

Tepuk tangan meriah bukan hanya untuk kualitas akting, tetapi juga untuk semangat persatuan yang ditampilkan.

Perayaan HUT ke-59 ini menjadi pengingat bahwa di ketinggian ribuan meter di atas permukaan laut, di tengah dinginnya udara Tembagapura, ada api solidaritas yang tak pernah padam.

“Keluarga besar PTFI telah membuktikan bahwa mereka benar-benar One Freeport: satu keluarga, satu visi, dan satu kekuatan yang tak tergoyahkan,” tutup Katri. (*)

Penulis : Hayun Nuhuyanan

Editor : Marthen L.L Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Sukseskan Posyandu, Kadinkes Mimika Apresiasi Kerja Keras Jajaran Kesehatan

Sukseskan Posyandu, Kadinkes Mimika Apresiasi Kerja Keras Jajaran Kesehatan

11 September 2026
TSM Karang Senang Juara Lomba Posyandu Mimika, Kadinkes: Jangan Berhenti di Peringkat

TSM Karang Senang Juara Lomba Posyandu Mimika, Kadinkes: Jangan Berhenti di Peringkat

11 September 2026
Polisi Identifikasi Dua DPO Kasus Penembakan Tiga ASN di Jayawijaya

Polisi Identifikasi Dua DPO Kasus Penembakan Tiga ASN di Jayawijaya

11 September 2026
Ambulans Rusak, Polisi Antar Ibu Hamil Naik Motor Mengejar Pesawat ke Timika

Ambulans Rusak, Polisi Antar Ibu Hamil Naik Motor Mengejar Pesawat ke Timika

11 September 2026
WVI Dorong Kader Posyandu di Mimika Aktif Ingatkan Orangtua soal Imunisasi

WVI Dorong Kader Posyandu di Mimika Aktif Ingatkan Orangtua soal Imunisasi

11 September 2026
Penembakan Tiga ASN di Jayawijaya, Polisi Kantongi Ciri-ciri Pelaku

Kader Posyandu Mimika Didorong Naik Kelas hingga Tingkat Nasional

11 September 2026

POPULER

  • Pertamina Sanksi 19 SPBU di Papua-Maluku, Dua di Antaranya di Mimika

    Bermodal Nomor Togel, 3 Pelaku Hipnotis Korban dan Kuras Uang di Sentani

    595 shares
    Bagikan 238 Tweet 149
  • Tiga Petugas Tewas Ditembak OTK Saat Distribusi Bahan Pangan di Jayawijaya

    568 shares
    Bagikan 227 Tweet 142
  • Polisi Beberkan Kronologi Penembakan Tiga Pegawai Dinas Pertanian di Jayawijaya

    560 shares
    Bagikan 224 Tweet 140
  • Pria Ditemukan Tewas di Jalan Kelimutu Timika, Motor dan HP Diduga Dibawa Pelaku

    546 shares
    Bagikan 218 Tweet 137
  • 18 Koordinator KONI Distrik Dibentuk, Merlyn Dorong Pembinaan Atlet Mimika hingga Kampung

    530 shares
    Bagikan 212 Tweet 133
  • YLBH Papua Tengah Apresiasi Polres Mimika dan TNI Tertibkan 9 Warga di Kwamki Narama

    539 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • Bupati Rettob Ungkap Hasil Profiling ASN Mimika, Mayoritas Masih Bernilai Rendah

    526 shares
    Bagikan 210 Tweet 132
Next Post
Polisi di Timika Kembali Ringkus Dua Pelaku Curanmor, Motor Curian Berhasil Diamankan

Dua Pelaku Pengeroyokan Mahasiswa di Timika Ditangkap, Korban Alami Luka Sayatan Parang

Komisi I DPRK Mimika Petakan Wilayah Rawan Konflik, Libatkan TNI-Polri

Komisi I DPRK Mimika Petakan Wilayah Rawan Konflik, Libatkan TNI-Polri

TNI Bangkitkan Semangat Belajar Anak-anak di Distrik Kalome-Puncak Jaya

TNI Bangkitkan Semangat Belajar Anak-anak di Distrik Kalome-Puncak Jaya

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id