TOLIKARA, Koranpapua.id- Peristiwa perampokan terjadi Hidayah Cellular yang berlokasi di Jalan Giling Batu, Distrik Karubaga, Kabupaten Tolikara, Papua Pegunungan.
Aksi perampokan ini tidak main-main. Untuk mendapatkan barang curian, mereka menakuti pemilik konter dengan menodongkan senjata api.
Peristiwa itu terjadi pada Rabu malam 1 April 2026 sekitar pukul 20.30 WIT, disaat konter dalam keadaan sepi dan akan ditutup.
Berdasarkan laporan pemilik konter di Polres Tolikara, Kamis 2 April 2026 menyebutkan, kedua pelaku datang dengan berpura-pura sebagai pembeli kartu SIM.
Mereka kemudian meminta korban, Ardiansyah, untuk melakukan registrasi kartu SIM.
Namun, situasi berubah tegang saat salah satu pelaku tiba-tiba mengeluarkan senjata api jenis pistol dan menodongkannya ke arah korban.
Korban yang panik langsung berlindung di bawah etalase. Dalam kondisi terancam, Ardiansyah kemudian berusaha melarikan diri ke arah samping bangunan.
Sementara itu, dua karyawan lainnya, Aldi Akbar dan Syarifudin, bersembunyi di dalam kamar untuk menghindari ancaman pelaku.
Pelaku kemudian dengan leluasa menggasak barang-barang di dalam konter sebelum melarikan diri menggunakan sepeda motor jenis Jupiter MX berwarna hitam ke arah Jalan Kogome Atas.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian materil yang diperkirakan mencapai jutaan rupiah.
Barang-barang yang berhasil dibawa kabur antara lain, uang tunai sekitar Rp. 3.000.000, iPhone 15 Plus, Samsung S9 Plus, Tecno, Vivo Y19, Oppo 5S dan Vivo Y21.
Kapolres Tolikara Kompol Roberth Hitipeuw, S.H.,M.H membenarkan kejadian tersebut. Polisi kini melakukan penyelidikan yang dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Dibantu Tim Siaga Polres Tolikara.
“Kami mengimbau kepada masyarakat, khususnya para saksi, agar tidak takut memberikan keterangan. Kepolisian menjamin keamanan dan kerahasiaan identitas saksi demi kelancaran proses hukum,” ujar Kasat Reskrim AKP Budi Payung, S.H
Kepolisian juga mengingatkan para pelaku usaha, khususnya di sektor ritel dan konter ponsel, untuk meningkatkan kewaspadaan dengan memasang CCTV. (Redaksi)









