ADVERTISEMENT
Senin, Juni 29, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

Toko Belum Layani Pembeli, Ratusan Pendulang Emas Diblokade Jalan Ahmad Yani Timika

Akibat aksi tersebut, arus lalu lintas diJalan Ahmad Yani tepatnya depan tokoh emas Ruzki untuk sementara lumpuh, dan pengendara terpaksa memutar balik.

24 Maret 2026
0
Toko Belum Layani Pembeli, Ratusan Pendulang Emas Diblokade Jalan Ahmad Yani Timika

Pendulang emas tradisional di Timika melakukan aksi protes akibat tokoh emas tutup di Jalan Ahmad Yani, tepatnya di tembusan gorong-gorong, Selasa 24 Maret 2026. (foto: Hayun Nuhuyanan/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Aksi protes pendulang emas tradisional kembali terjadi di Timika.

Ratusan warga yang menggantungkan hidup dari aktivitas dulang emas akhirnya memblokade Jalan Ahmad Yani, tepatnya di tembusan Gorong-gorong, Selasa 24 Maret 2026.

ADVERTISEMENT

Aksi ini dipicu oleh kekecewaan terhadap salah satu toko emas yang belum juga beroperasi sesuai jadwal.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Sejak pagi, para pendulang telah menunggu, bahkan sebagian mengaku sudah berada di lokasi sejak sehari sebelumnya.

Baca Juga

Polda Papua Gagalkan Peredaran Puluhan Kilogram Ganja Jaringan Internasional, Libatkan WNA

Percepat Pembangunan Pascakonflik, Pemkab Yalimo Kredit Rp250 Miliar di Bank Papua

Ketidakpastian tersebut memicu emosi massa. Mereka menuntut kejelasan dari pihak toko, mengingat hasil dulangan harus segera dijual untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

“Mereka bilang hari Selasa buka. Kenapa tidak buka? Kami sudah tunggu dari pagi. Kalau mereka tidak mau beli emas lagi, lebih baik tutup,” ujar salah satu pendulang dengan nada kesal.

Pendulang lainnya menegaskan bahwa urusan ketersediaan dana sepenuhnya menjadi tanggung jawab pihak pembeli.

“Kami hanya datang untuk menjual emas dan menerima uang. Soal ada atau tidaknya uang, itu risiko pembeli,” tegasnya.

Menurut mereka, persoalan ini bukan sekadar transaksi, melainkan menyangkut keberlangsungan hidup masyarakat.

“Ini soal perut masyarakat Mimika, bukan hal lain,” tambahnya.

Di hadapan karyawan toko emas, massa juga mendesak agar legalitas usaha dicabut apabila toko terus tidak beroperasi.

Mereka bahkan mengingatkan potensi dampak sosial jika aktivitas jual beli emas terhenti.

Sementara itu, dari pihak toko, karyawan bernama Asri dari Toko Rizki Utama menjelaskan bahwa operasional dihentikan karena keterbatasan dana.

“Kami tutup karena tidak ada uang. Bank juga masih tutup karena suasana Lebaran,” jelasnya.

Ia memastikan bahwa toko tetap mengikuti harga pasar dan membantah adanya praktik permainan harga.

“Tidak ada indikasi kerja sama antar toko untuk memainkan harga,” ujarnya.

Terkait kepastian pembukaan kembali, pihak toko belum dapat memberikan jawaban pasti.

“Kami belum bisa memastikan karena belum ada penjualan dan belum ada arahan dari atasan,” katanya.

Aparat kepolisian tampak berjaga di lokasi untuk menjaga situasi tetap kondusif.

Hingga pukul 18.45 WIT, massa masih bertahan sambil menunggu kepastian.

Akibat aksi tersebut, arus lalu lintas diJalan Ahmad Yani tepatnya depan tokoh emas Ruzki untuk sementara lumpuh, dan pengendara terpaksa memutar balik. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthrn LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Wagub Papua Selatan: Pernikahan yang Sah Langkah Penting Wujudkan Generasi Emas Indonesia

Wagub Papua Selatan: Pernikahan yang Sah Langkah Penting Wujudkan Generasi Emas Indonesia

28 Juni 2026
Polda Papua Gagalkan Peredaran Puluhan Kilogram Ganja Jaringan Internasional, Libatkan WNA

Polda Papua Gagalkan Peredaran Puluhan Kilogram Ganja Jaringan Internasional, Libatkan WNA

28 Juni 2026
Percepat Pembangunan Pascakonflik, Pemkab Yalimo Kredit Rp250 Miliar di Bank Papua

Percepat Pembangunan Pascakonflik, Pemkab Yalimo Kredit Rp250 Miliar di Bank Papua

28 Juni 2026
Papua dan Papua Barat Berpotensi Jadi Pusat Pengembangan Karbon Kehutanan Nasional

Papua dan Papua Barat Berpotensi Jadi Pusat Pengembangan Karbon Kehutanan Nasional

28 Juni 2026
Tembus 25.678 Kasus, Ra’fatul Matius Fakhiri Serukan Lindungi Generasi Muda Papua dari HIV/AIDS

Tembus 25.678 Kasus, Ra’fatul Matius Fakhiri Serukan Lindungi Generasi Muda Papua dari HIV/AIDS

28 Juni 2026
Perencanaan Pembangunan Daerah, Kabupaten di Papua Tengah Wajib Patuhi Permendagri Nomor 86 Tahun 2017

Perencanaan Pembangunan Daerah, Kabupaten di Papua Tengah Wajib Patuhi Permendagri Nomor 86 Tahun 2017

27 Juni 2026

POPULER

  • Jabatan Kapolres Mimika Dirotasi, AKBP Alredo Agustinus Rumbiak Gantikan AKBP Billyandha

    Jabatan Kapolres Mimika Dirotasi, AKBP Alredo Agustinus Rumbiak Gantikan AKBP Billyandha

    599 shares
    Bagikan 240 Tweet 150
  • SLB-SMP-SMA/SMK di Papua Tengah Gratis, Hubungi 0812-4154-7765 Jika Ada yang Pungut Biaya

    693 shares
    Bagikan 277 Tweet 173
  • Merah Putih Berkibar di Puncak Jaya: Dukungan Satgas Pasgat Antarkan Lima Simpatisan kembali ke NKRI

    558 shares
    Bagikan 223 Tweet 140
  • Warga Flobamora di Nawaripi Panen Padi, Dukung Pengembangan Sektor Pertanian Mimika

    539 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • “Kami Rindu UNCEN, Tapi Rektor Tolak Kami, Kembalikan Uang Saya Rp400 Ribu”

    532 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Patah Panah di Kwamki Narama, Dang dan Newegalen Akhiri Konflik Berdarah Setelah Korbankan 17 Jiwa

    519 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
  • Dari Ajang Malam Pemda Prestasi se-Tanah Papua: Mimika Borong Dua Penghargaan Bergengsi Kemendagri

    515 shares
    Bagikan 206 Tweet 129
Next Post
Ratusan Pendulang Kembali Tutup Jalan Ahmad Yani Timika

Ratusan Pendulang Kembali Tutup Jalan Ahmad Yani Timika

Ratusan Pendulang Kembali Tutup Jalan Ahmad Yani Timika

Kapolres Mimika: Pemalangan Terjadi Karena ‘Masalah Perut’, Harus Segera Ada Kepastian

Gempa di Rusia Picu Peringatan Tsunami untuk Wilayah Utara Papua, Mimika Dipastikan Aman

Mimika Masuk Masa Peralihan Musim, BMKG Ingatkan Waspada Cuaca Ekstrem

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id