ADVERTISEMENT
Minggu, Agustus 16, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

Ratusan Pendulang Kembali Tutup Jalan Ahmad Yani Timika

“Mereka bilang hari Selasa buka. Kenapa tidak buka? Kami sudah tunggu dari pagi. Kalau mereka tidak mau beli emas lagi, lebih baik tutup”.

25 Maret 2026
0
Ratusan Pendulang Kembali Tutup Jalan Ahmad Yani Timika

Pendulang emas tradisional di Timika melakukan aksi protes akibat tokoh emas tutup di Jalan Ahmad Yani, tepatnya di tembusan gorong-gorong, Selasa 24 Maret 2026. (foto: Hayun Nuhuyanan/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Jalan Ahmad Yani, mulai pertigaan kantor Polisi Militer (POM) hingga pertigaan Gorong-gorong kembali ditutup oleh ratusan pendulang emas, Rabu 25 Maret 2026.

Kondisi ini mengakibatkan akses jalan sejak pagi hingga siang ini tidak bisa dilewati kendaraan roda dua maupun roda empat.

ADVERTISEMENT

Aksi ini dipicu oleh kekecewaan terhadap salah satu toko emas yang belum juga beroperasi sesuai jadwal.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Sejak pagi, para pendulang telah menunggu, bahkan sebagian mengaku sudah berada di lokasi sejak sehari sebelumnya.

Baca Juga

KNPB Kepung DPRK Mimika, Tuntut Papua Jadi Zona Darurat Militer dan Kemanusiaan, Aspirasi Akhirnya Diterima

SATP Timika Siapkan Generasi Muda Papua Berdaya Saing Global, Montessori hingga Kurikulum Internasional

Ketidakpastian tersebut memicu emosi massa. Mereka menuntut kejelasan dari pihak toko, mengingat hasil dulangan harus segera dijual untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

“Mereka bilang hari Selasa buka. Kenapa tidak buka? Kami sudah tunggu dari pagi. Kalau mereka tidak mau beli emas lagi, lebih baik tutup,” ujar salah satu pendulang dengan nada kesal.

Pendulang lainnya menegaskan bahwa urusan ketersediaan dana sepenuhnya menjadi tanggung jawab pihak pembeli.

“Kami hanya datang untuk menjual emas dan menerima uang. Soal ada atau tidaknya uang, itu risiko pembeli,” tegasnya.

Menurut mereka, persoalan ini bukan sekadar transaksi, melainkan menyangkut keberlangsungan hidup masyarakat.

AKBP Billyandha Hildiario Budiman, Kapolres Mimika mengatakan, saat ini personel kepolisian sudah berada di lokasi untuk melakukan pengamanan wilayah tersebut.

Kapolres Mimika, AKBP Billiyandha Hildario Budiman. (foto: Hayun Nuhuyanan/koranpapua.id)

“Anggota sudah di sana, amankan lokasi yah. Polisi masih bernegosiasi dengan para pendulang agar blokade jalan dapat segera dibuka,” ujar Kapolres singkat. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

KNPB Kepung DPRK Mimika, Tuntut Papua Jadi Zona Darurat Militer dan Kemanusiaan, Aspirasi Akhirnya Diterima

KNPB Kepung DPRK Mimika, Tuntut Papua Jadi Zona Darurat Militer dan Kemanusiaan, Aspirasi Akhirnya Diterima

15 Agustus 2026
SATP Timika Siapkan Generasi Muda Papua Berdaya Saing Global, Montessori hingga Kurikulum Internasional

SATP Timika Siapkan Generasi Muda Papua Berdaya Saing Global, Montessori hingga Kurikulum Internasional

15 Agustus 2026
Siswi SATP Timika Wakili Papua Tengah ke Tingkat Nasional, Widi Siap Berlaga di Jakarta

Siswi SATP Timika Wakili Papua Tengah ke Tingkat Nasional, Widi Siap Berlaga di Jakarta

15 Agustus 2026
YPMAK Dorong Pokja Tinggalkan Program Padat Karya, Fokus ke Usaha Produktif dan Berkelanjutan

YPMAK Bidik Potensi Kopi Jadi Program Unggulan di Wilayah Pegunungan Mimika 

15 Agustus 2026
Arel Kerja Freeport Kembali Terusik, Satu Karyawan Tewas Ditembak OTK di Area Tambang Grasberg

Willem Assem Sebut Tiga Warga yang Ditembak di Maybrat Bukan OPM, Dua Korbannya Perempuan 

15 Agustus 2026
Kemenkeu Tetapkan Dana Desa 2025 untuk Papua Tengah, Puncak Jaya Terbesar Rp275.517.473.000

Di Hadapan Ratusan Kepala Kampung, Gubernur Meki Nawipa Paparkan Besaran Dana Desa Delapan Kabupaten. Ini Rinciannya

15 Agustus 2026

POPULER

  • Percepat Pembangunan Kantor Pusat Pemerintahan Provinsi Papua Tengah, Pempus Gelontorkan Rp 355,36 Miliar 

    Percepat Pembangunan Kantor Pusat Pemerintahan Provinsi Papua Tengah, Pempus Gelontorkan Rp 355,36 Miliar 

    903 shares
    Bagikan 361 Tweet 226
  • “Kami Siap Perang” KKB Ingatkan Tidak Boleh Gelar Perayaan HUT RI ke-81 di Kota Wamena

    677 shares
    Bagikan 271 Tweet 169
  • Aksi Gerakan Seribu Rupiah: Dinsos Mimika Minta Rekomendasi, APELCAMI Pertanyakan Dasar Hukumnya 

    590 shares
    Bagikan 236 Tweet 148
  • YPMAK Dorong Pokja Tinggalkan Program Padat Karya, Fokus ke Usaha Produktif dan Berkelanjutan

    569 shares
    Bagikan 228 Tweet 142
  • 13 Kantor Pemerintah di Puncak Dirusak dan Dibakar: Komisi II DPR RI  Desak Mendagri segera Turun Tangan 

    555 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • TPS Liar Dirubah Menjadi Jadi Taman Bunga, RT 04 Wanagon Sulap Titik Kumuh Jadi Ruang Cantik 

    551 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Awalnya Sempat Pesimis: Gladys Manuella Aibekob, Wakili Papua Tengah Kibarkan Merah Putih di Istana Negara 

    548 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
Next Post
Ratusan Pendulang Kembali Tutup Jalan Ahmad Yani Timika

Kapolres Mimika: Pemalangan Terjadi Karena ‘Masalah Perut’, Harus Segera Ada Kepastian

Gempa di Rusia Picu Peringatan Tsunami untuk Wilayah Utara Papua, Mimika Dipastikan Aman

Mimika Masuk Masa Peralihan Musim, BMKG Ingatkan Waspada Cuaca Ekstrem

TPNPB-OPM Tawarkan Opsi kepada Prabowo, Buka Perundingan atau Perang Berlanjut

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id