TIMIKA, Koranpapua.id– Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mimika tahun ini akan membangun dua jembatan gantung di wilayah pedalaman.
Lokasinya masing-masing di Miyoko, Distrik Mimika Tengah dan Waituku, Distrik Jita. Untuk pembangunan dua infrastruktur ini, PUPR Mimika menggelontorkan anggaran sebesar Rp23 miliar.
Adapun besaran anggaran tersebut dialokasikan untuk jembatan di Miyoko sepanjang 115 meter sebesar Rp15 miliar.
Sementara jembatan di Waituku lebih pendek, sekitar 40 meter, dengan anggaran di kisaran Rp6 hingga Rp7 miliar.
Kepala Dinas PUPR Mimika, Inosensius Yoga Pribadi, mengatakan rencana ini sebenarnya sudah disiapkan sejak sebelumnya.
“Untuk tahun ini, kami akan membangun jembatan gantung di Miyoko dan juga di Waituku. Perencanaannya sudah disusun sejak sebelumnya,” ujarnya, Senin 16 Maret 2026.
Menurut Yoga, pembangunan jembatan di Waituku menjadi prioritas, karena menyangkut kebutuhan dasar masyarakat, terutama akses anak-anak ke sekolah.
“Selama ini mereka harus menggunakan perahu. Jadi dengan adanya jembatan itu akses akan lebih mudah dan aman,” jelasnya.
Selain jembatan, PUPR Mimika juga menyiapkan anggaran sekitar Rp20 hingga Rp25 miliar untuk pembangunan jalan di wilayah Agimuga.
Proyek ini diharapkan bisa membuka akses yang lebih baik antara Agimuga dan Timika, sekaligus mendorong perkembangan kawasan tersebut.
“Ke depan, kami harapkan Agimuga bisa lebih mudah terhubung dengan Timika sehingga aktivitas masyarakat dan perkembangan wilayah bisa meningkat,” katanya.
Jalan yang dibangun nantinya akan menggunakan aspal hotmix. Pemerintah juga berharap kontraktor yang terlibat punya peralatan yang memadai, mengingat lokasi proyek berada di wilayah pedalaman.
Yoga menegaskan, pembangunan jalan ini bukan proyek baru sepenuhnya, melainkan lanjutan dari pekerjaan sebelumnya yang sempat tertunda.
“Ini bukan program multi-year, tetapi lanjutan dari pekerjaan sebelumnya yang sudah direncanakan sejak beberapa tahun lalu,” tambahnya. (*)
Penulis: Hayun Nuhuyanan
Editor: Marthen LL Moru







