TIMIKA, Koranpapua.id- Pembangunan dan pengembangan Fasilitas Kesehatan (Faskes) di wilayah pesisir dan pegunungan menjadi salah satu program prioritas Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mimika di tahun 2026.
Mendukung progam yang nantinya akan berdampak terhadap peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat itu, Dinkes mengalokasikan anggaran sebesar Rp112 miliar dari pagu APBD Mimika tahunn 2026.
Hal ini disampaikan Dr. Reynold Rizal Ubra, S.Si, M.Epid, Kepala Dinas Kesehatan Mimika kepada awak media, Jumat 6 Maret 2026.
Menurutnya, pembangunan Faskes di pesisir dan pedalaman Mimika bertujuan untuk mendukung peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat yang berkualitas dan merata.
Adapun sejumlah distrik yang menjadi prioritas pembangunan Faskes tersebut yakni, Distrik Agimuga, Distrik Mimika Timur dan Distrik Mimika Barat.
Pembangunan Puskesmas Perintis di Distrik Mimika Baru, Puskesmas Wania Distrik Wania, Puskesmas Arwanop dan Pustu Jagamin Distrik Tembagapura
Termasuk Klinik Kulamaogom Distrik Hoya, klinik dan rumah petugas kesehatan di Kampung Amungun Distrik Agimuga.
Menurutnya, program pembangunan infrastruktur kesehatan ini sebagai wujud pemerataan, sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yakni, pembangunan dari kampung ke kota.
Reynold menjelaskan, pagu dana yang dianggarkan sebesar Rp112 miliar selain untuk pembangunan fisik, tetapi juga dialokasikan untuk penyediaan sarana dan prasarana.
Tidak itu saja, beberapa fasilitas kesehatan juga akan dilengkapi dengan jaringan internet, air bersih dan instalasi pembuangan limbah dan mobil ambulans.
“Kita anggarkan lengkap untuk gedung, sarana prasana dan fasilitas. Semuanya sama baik di gunung maupun pesisir sehingga pelayanan petugas kesehatan lebih maksimal,” beber Reynold. (*)
Penulis: Hayun Nuhuyanan
Editor: Marthen LL Moru










