ADVERTISEMENT
Senin, Agustus 31, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Hukrim Info Terkini

Bupati Merauke Kecewa, Banyak yang Dibiayai Pemerintah, Setelah Jadi Dokter Memilih Bekerja di Luar Papua

Perlu ada pertanggungjawaban sebab sebelumnya ada tertuang di dalam perjanjian bahwa setelah lulus dari perguruan tinggi mereka harus minimal mengabdi selama 10 tahun di Merauke.

27 Februari 2026
0
Bupati Merauke Kecewa, Banyak yang Dibiayai Pemerintah, Setelah Jadi Dokter Memilih Bekerja di Luar Papua

Bupati Merauke, Yoseph Gebze (Foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

MERAUKE, Koranpapua.id- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merauke, Provinsi Papua Selatan terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah mengirim putra dan putri Merauke melanjutkan pendidikan program kedokteran di berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

ADVERTISEMENT

Seluruh biaya perkualiahan sampai selesai ditanggung Pemkab Merauke, dengan tujuan agar setelah menyelesaikan pendidikan dapat kembali mengabdi sebagai dokter di Merauke.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Namun dalam kenyataannya, mereka yang sudah menyandang gelar dokter lebih memilih untuk bekerja di luar Merauke dan Papua dari pada kembali mengabdi di daerah.

Baca Juga

APELCAMI Desak Pemkab Mimika Evaluasi Outsourcing: “Kami Bukan Minta Belas Kasihan”

Kuliah Perdana ITB Dibuka, 176 Mahasiswa Disiapkan Jadi Generasi Penggerak Teluk Bintuni

Keluhan dan rasa kecewa ini disampaikan Bupati Merauke, Yoseph Gebze di hadapan para lurah, RT dan RW di Distrik Merauke yang hadir dalam pertemuan di Auditorium Kantor Bupati Merauke, Rabu 25 Februari 2026 seperti yang dikutip dari suara.merauke.go.id

Hal itu itu disampaikan Bupati Yoseph menjawab keluhan yang disampaikan dalam pertemuan itu, terkait pelayanan kesehatan dan kekurangan tenaga dokter di RSUD Merauke

”Banyak anak yang kita sekolahkan tetapi setelah lulus mereka lebih memilih bertugas di daerah lain,” sesal Bupati Yoseph.

Terkait kondisi itu, Bupati Yoseph berencana melakukan koordinasi dengan para orang tua yang pernah datang meminta supaya pemerintah daerah membiayai anak-anaknya kuliah kedokteran.

Dikatakan, perlu ada pertanggungjawaban sebab sebelumnya ada tertuang di dalam perjanjian bahwa setelah lulus dari perguruan tinggi mereka harus minimal mengabdi selama 10 tahun di Merauke.

”Uang yang mereka pakai itu sebenarnya hak kita di Merauke. Pertanggungjawaban mereka terhadap publik itu harusnya mengabdi di Merauke,” tegas Bupati Yoseph.

Ke depan, Pemkab Merauke akan lebih selektif terhadap bantuan pendidikan, supaya arah dan tujuan bantuan berdampak positif baik secara pribadi penerima maupun kepada daerah. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Lonjakan Skrining TBC di Mimika, 1.208 Kasus Terdeteksi pada Semester I  2026

Lonjakan Skrining TBC di Mimika, 1.208 Kasus Terdeteksi pada Semester I  2026

31 Agustus 2026
Danyon 472 Satgas Pasgat Kunjungi Bandara Tigiles Sinak, Pastikan Kesiapan Personel

Dua Pelajar Tewas dengan Luka di Leher, Polisi Buru Pelaku

31 Agustus 2026
Danyon 472 Satgas Pasgat Kunjungi Bandara Tigiles Sinak, Pastikan Kesiapan Personel

Kebakaran Mengancam Runway Bandara Aminggaru Ilaga, Pasgat dan Warga Bergotong Royong Padamkan Api

31 Agustus 2026
Danyon 472 Satgas Pasgat Kunjungi Bandara Tigiles Sinak, Pastikan Kesiapan Personel

Danyon 472 Satgas Pasgat Kunjungi Bandara Tigiles Sinak, Pastikan Kesiapan Personel

31 Agustus 2026
HUT HIMPAUDI ke-21, 100 Guru PAUD di Mimika Dilatih Pertolongan Pertama

HUT HIMPAUDI ke-21, 100 Guru PAUD di Mimika Dilatih Pertolongan Pertama

30 Agustus 2026
Dua Pelajar Magang Tewas di Bengkel SP3 Timika, Polisi Selidiki Penyebabnya

Dua Pelajar Magang Tewas di Bengkel SP3 Timika, Polisi Selidiki Penyebabnya

30 Agustus 2026

POPULER

  • Lima Diduga Pelaku Pembunuhan Tukang Ojek Berhasil Ditangkap, Polsek Kwamki Narama Diserang

    Lima Diduga Pelaku Pembunuhan Tukang Ojek Berhasil Ditangkap, Polsek Kwamki Narama Diserang

    555 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Dua Pelajar Magang Tewas di Bengkel SP3 Timika, Polisi Selidiki Penyebabnya

    553 shares
    Bagikan 221 Tweet 138
  • 500 Hektare Perkebunan Kopi Arabika akan Dikembangkan di Papua Tengah

    549 shares
    Bagikan 220 Tweet 137
  • Bupati Mimika Soroti P3K “Kepala Batu”, Kinerja Buruk Bisa Berujung Pemberhentian

    649 shares
    Bagikan 260 Tweet 162
  • Tindak Lanjuti Edaran Bupati, Dishub Mimika Tertibkan Truk Pengangkut Material

    529 shares
    Bagikan 212 Tweet 132
  • 26 Pejabat Polres Mimika Dimutasi, Wakapolres hingga Kapolsek Berganti, Ini Daftarnya

    619 shares
    Bagikan 248 Tweet 155
  • Profiling 2.644 ASN Mimika Dimulai, Bupati Tegaskan Karier Tak Boleh Lagi “Diacak-acak”

    524 shares
    Bagikan 210 Tweet 131
Next Post
Diduga Terlibat Skandal Korupsi Baju Dinas, Senator PFM Desak Penyidik Periksa Ketua DPRD PBD

Diduga Terlibat Skandal Korupsi Baju Dinas, Senator PFM Desak Penyidik Periksa Ketua DPRD PBD

Garuda Buka Rute Timika-Jakarta Via Denpasar, Penerbangan Dimulai Minggu 29 Februari 2026

Garuda Buka Rute Timika-Jakarta Via Denpasar, Penerbangan Dimulai Minggu 29 Februari 2026

Lemasko Sampaikan Duka Mendalam atas Meninggalnya Tokoh Muda Mimika Alexsander Omaleng

Lemasko Sampaikan Duka Mendalam atas Meninggalnya Tokoh Muda Mimika Alexsander Omaleng

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id