ADVERTISEMENT
Sabtu, Mei 30, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Hukrim Info Terkini

Bupati Merauke Kecewa, Banyak yang Dibiayai Pemerintah, Setelah Jadi Dokter Memilih Bekerja di Luar Papua

Perlu ada pertanggungjawaban sebab sebelumnya ada tertuang di dalam perjanjian bahwa setelah lulus dari perguruan tinggi mereka harus minimal mengabdi selama 10 tahun di Merauke.

27 Februari 2026
0
Bupati Merauke Kecewa, Banyak yang Dibiayai Pemerintah, Setelah Jadi Dokter Memilih Bekerja di Luar Papua

Bupati Merauke, Yoseph Gebze (Foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

MERAUKE, Koranpapua.id- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merauke, Provinsi Papua Selatan terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah mengirim putra dan putri Merauke melanjutkan pendidikan program kedokteran di berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

ADVERTISEMENT

Seluruh biaya perkualiahan sampai selesai ditanggung Pemkab Merauke, dengan tujuan agar setelah menyelesaikan pendidikan dapat kembali mengabdi sebagai dokter di Merauke.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Namun dalam kenyataannya, mereka yang sudah menyandang gelar dokter lebih memilih untuk bekerja di luar Merauke dan Papua dari pada kembali mengabdi di daerah.

Baca Juga

Kebakaran Gereja Katolik Poumako: Polisi Sebut Diduga Akibat Lilin yang Lupa Dipadamkan

Hindari Bentrok Terulang: Pemprov Papua Tengah Didesak Segera Tuntaskan Persoalan Tapal Batas Kapiraya

Keluhan dan rasa kecewa ini disampaikan Bupati Merauke, Yoseph Gebze di hadapan para lurah, RT dan RW di Distrik Merauke yang hadir dalam pertemuan di Auditorium Kantor Bupati Merauke, Rabu 25 Februari 2026 seperti yang dikutip dari suara.merauke.go.id

Hal itu itu disampaikan Bupati Yoseph menjawab keluhan yang disampaikan dalam pertemuan itu, terkait pelayanan kesehatan dan kekurangan tenaga dokter di RSUD Merauke

”Banyak anak yang kita sekolahkan tetapi setelah lulus mereka lebih memilih bertugas di daerah lain,” sesal Bupati Yoseph.

Terkait kondisi itu, Bupati Yoseph berencana melakukan koordinasi dengan para orang tua yang pernah datang meminta supaya pemerintah daerah membiayai anak-anaknya kuliah kedokteran.

Dikatakan, perlu ada pertanggungjawaban sebab sebelumnya ada tertuang di dalam perjanjian bahwa setelah lulus dari perguruan tinggi mereka harus minimal mengabdi selama 10 tahun di Merauke.

”Uang yang mereka pakai itu sebenarnya hak kita di Merauke. Pertanggungjawaban mereka terhadap publik itu harusnya mengabdi di Merauke,” tegas Bupati Yoseph.

Ke depan, Pemkab Merauke akan lebih selektif terhadap bantuan pendidikan, supaya arah dan tujuan bantuan berdampak positif baik secara pribadi penerima maupun kepada daerah. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Kebakaran Gereja Katolik Poumako: Polisi Sebut Diduga Akibat Lilin yang Lupa Dipadamkan

Kebakaran Gereja Katolik Poumako: Polisi Sebut Diduga Akibat Lilin yang Lupa Dipadamkan

29 Mei 2026
Konflik Kapiraya Memanas, Kantor Distrik dan 18 Rumah Warga Terbakar

Hindari Bentrok Terulang: Pemprov Papua Tengah Didesak Segera Tuntaskan Persoalan Tapal Batas Kapiraya

29 Mei 2026
Mahasiswa Yahukimo Sukses Gelar Pentas Seni Budaya Papua di Titik Nol Kilometer Yogyakarta

Mahasiswa Yahukimo Sukses Gelar Pentas Seni Budaya Papua di Titik Nol Kilometer Yogyakarta

29 Mei 2026
Petugas Kebersihan di Timika Temukan Bayi di Dekat Tempat Pembuangan Sampah

Petugas Kebersihan di Timika Temukan Bayi di Dekat Tempat Pembuangan Sampah

29 Mei 2026
Ivent Jakarta Athletics League 2026: Tim Papua Athletics Center Raih Satu Emas dan Dua Perak

Ivent Jakarta Athletics League 2026: Tim Papua Athletics Center Raih Satu Emas dan Dua Perak

29 Mei 2026
Langkah Kecil dari Mokwam: Napaki Jalan Panjang Anak-anak Papua untuk Bisa Sekolah

Langkah Kecil dari Mokwam: Napaki Jalan Panjang Anak-anak Papua untuk Bisa Sekolah

29 Mei 2026

POPULER

  • Tahun 2026 ASN Pemprov Papua Tengah Diingatkan Disiplin Waktu dan Tinggalkan Pola Kerja Berbelit-belit

    Pelajar SMP Negeri dan Swasta di Papua Tengah Bebas Biaya Pendidikan, Berlaku Tahun Ini

    668 shares
    Bagikan 267 Tweet 167
  • Peringatan! Kawasan Wisata Kali Wania-Timika Rawan Pemerkosaan dan Perampokan

    563 shares
    Bagikan 225 Tweet 141
  • Dari Kampung ke Jawa, Tiga Taruna Papua Binaan YPMAK Kejar Mimpi di Bidang Kelautan

    554 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Pengerusakan Pagar Tanah Keuskupan Timika Diduga Dibeking Oknum Aparat Keamanan

    544 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • 42 Kepala Daerah di Papua akan Hadiri Deklarasi Eliminasi Tuberkulosis di Kota Sorong

    527 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
  • Eskalasi Konflik Terus Terjadi di Papua, DPD RI Sepakat Bentuk Pansus Penanganan Konflik dan Kemanusiaan

    525 shares
    Bagikan 210 Tweet 131
  • Dukung Talenta Anak Muda, Pemkab Nduga Diminta Bangun Fasilitas Olahraga

    523 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
Next Post
Diduga Terlibat Skandal Korupsi Baju Dinas, Senator PFM Desak Penyidik Periksa Ketua DPRD PBD

Diduga Terlibat Skandal Korupsi Baju Dinas, Senator PFM Desak Penyidik Periksa Ketua DPRD PBD

Garuda Buka Rute Timika-Jakarta Via Denpasar, Penerbangan Dimulai Minggu 29 Februari 2026

Garuda Buka Rute Timika-Jakarta Via Denpasar, Penerbangan Dimulai Minggu 29 Februari 2026

Lemasko Sampaikan Duka Mendalam atas Meninggalnya Tokoh Muda Mimika Alexsander Omaleng

Lemasko Sampaikan Duka Mendalam atas Meninggalnya Tokoh Muda Mimika Alexsander Omaleng

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id