ADVERTISEMENT
Sabtu, Mei 30, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Budaya

Isu Suanggi Berujung Maut, Petani di Sarmi Tewas Dianiaya Warga

Tidak membutuhkan waktu lama, aparat kepolisian berhasil mengamankan dua terduga pelaku utama, masing-masing berinisial MS (22) dan ZK (23).

2 Januari 2026
0
Isu Suanggi Berujung Maut, Petani di Sarmi Tewas Dianiaya Warga

Polisi melakukan olah TKP pengeroyokan di Kabupaten Sarmi. (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Isu tak berdasar tentang ilmu hitam kembali memakan korban jiwa.

Seorang petani bernama Benyamin Singgum (51) ditemukan meninggal dunia setelah menjadi sasaran penganiayaan brutal di Jalur 9, Kampung Mawes Mukti SP 6, Distrik Bonggo, Kabupaten Sarmi.

ADVERTISEMENT

Peristiwa tragis itu terjadi sekitar pukul 15.15 WIT pada Kamis 1 Januari 2026.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Korban mengalami luka serius berupa luka robek di lengan dan kepala, serta luka tusuk di bagian punggung yang diduga menjadi penyebab utama kematiannya.

Baca Juga

SMAMCO Manokwari Menjadi Sekolah Konservasi Pertama di Indonesia dari Tanah Papua

Dibalik Gencarnya Pemutaran Film Pesta Babi: Mama Yasinta Laporkan Direktur LBH Papua Merauke

Berdasarkan penyelidikan awal, kejadian bermula saat sekelompok pemuda dari Kampung Mawesday mendatangi rumah korban.

Tanpa banyak bicara, para pelaku langsung melakukan penganiayaan secara bersama-sama di kediaman Benyamin hingga korban tak berdaya.

Menerima laporan warga, personel Polsek Bonggo bergerak ke lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) sekaligus mengamankan situasi.

Tidak membutuhkan waktu lama, aparat kepolisian berhasil mengamankan dua terduga pelaku utama, masing-masing berinisial MS (22) dan ZK (23).

Polisi juga membawa dua orang saksi ke Mapolsek Bonggo guna dimintai keterangan lebih lanjut.

Dari hasil penyelidikan sementara, aksi kekerasan tersebut dipicu oleh isu suanggi atau tuduhan ilmu hitam yang dialamatkan kepada korban.

Isu yang tidak dapat dibuktikan itu memicu amarah pelaku hingga berujung pada tindakan main hakim sendiri. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Hadiri Konferensi APS di Jayapura, KDM Diberikan Oleh-oleh Replika Rumah Pohon Korowai

Hadiri Konferensi APS di Jayapura, KDM Diberikan Oleh-oleh Replika Rumah Pohon Korowai

30 Mei 2026
SMAMCO Manokwari Menjadi Sekolah Konservasi Pertama di Indonesia dari Tanah Papua

SMAMCO Manokwari Menjadi Sekolah Konservasi Pertama di Indonesia dari Tanah Papua

30 Mei 2026
Dibalik Gencarnya Pemutaran Film Pesta Babi: Mama Yasinta Laporkan Direktur LBH Papua Merauke

Dibalik Gencarnya Pemutaran Film Pesta Babi: Mama Yasinta Laporkan Direktur LBH Papua Merauke

30 Mei 2026
Satgas Yon Parako 466 Pasgat Bantu Distribusi Beras ke Pedalaman Papua Melalui Jalur Udara

Satgas Yon Parako 466 Pasgat Bantu Distribusi Beras ke Pedalaman Papua Melalui Jalur Udara

30 Mei 2026
Dana Otsus Rp12,69 Triliun Tidak Berarti Jika Tanpa Disertai Evaluasi Menyeluruh

Dana Otsus Rp12,69 Triliun Tidak Berarti Jika Tanpa Disertai Evaluasi Menyeluruh

30 Mei 2026
Kebakaran Gereja Katolik Poumako: Polisi Sebut Diduga Akibat Lilin yang Lupa Dipadamkan

Kebakaran Gereja Katolik Poumako: Polisi Sebut Diduga Akibat Lilin yang Lupa Dipadamkan

29 Mei 2026

POPULER

  • Tahun 2026 ASN Pemprov Papua Tengah Diingatkan Disiplin Waktu dan Tinggalkan Pola Kerja Berbelit-belit

    Pelajar SMP Negeri dan Swasta di Papua Tengah Bebas Biaya Pendidikan, Berlaku Tahun Ini

    712 shares
    Bagikan 285 Tweet 178
  • Peringatan! Kawasan Wisata Kali Wania-Timika Rawan Pemerkosaan dan Perampokan

    563 shares
    Bagikan 225 Tweet 141
  • Dari Kampung ke Jawa, Tiga Taruna Papua Binaan YPMAK Kejar Mimpi di Bidang Kelautan

    554 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Pengerusakan Pagar Tanah Keuskupan Timika Diduga Dibeking Oknum Aparat Keamanan

    544 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • 42 Kepala Daerah di Papua akan Hadiri Deklarasi Eliminasi Tuberkulosis di Kota Sorong

    527 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
  • Eskalasi Konflik Terus Terjadi di Papua, DPD RI Sepakat Bentuk Pansus Penanganan Konflik dan Kemanusiaan

    525 shares
    Bagikan 210 Tweet 131
  • Dukung Talenta Anak Muda, Pemkab Nduga Diminta Bangun Fasilitas Olahraga

    523 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
Next Post
155 Prajurit TNI Terima Kenaikan Pangkat Luar Biasa, Upacara Dipimpin Panglima TNI di Timika

155 Prajurit TNI Terima Kenaikan Pangkat Luar Biasa, Upacara Dipimpin Panglima TNI di Timika

Pastikan Warga Tersentuh Pelayanan Kesehatan, Satgas Yonif 743/PSY Sambangi Pedalaman Puncak Jaya

Pastikan Warga Tersentuh Pelayanan Kesehatan, Satgas Yonif 743/PSY Sambangi Pedalaman Puncak Jaya

Komando Operasi di Papua Perlu Disempurnakan, Menhan RI: Tidak Ada Waktu untuk Menunggu

Komando Operasi di Papua Perlu Disempurnakan, Menhan RI: Tidak Ada Waktu untuk Menunggu

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id