ADVERTISEMENT
Jumat, September 11, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Agama

“Johannes Rettob Itu Kepala Daerah, Tidak Mungkin Ikut Memperkeruh Situasi di Kapiraya”, Lemasko Kecewa Pernyataan Sejumlah Pihak

“Beliau tidak ada masalah, kenapa bisa kaitannya dengan pak bupati. Tidak saja itu, mereka juga bawa-bawa nama pak Komarudin. Beliau itu Anggota DPR RI, pejabat negara”.

28 November 2025
0
“Johannes Rettob Itu Kepala Daerah, Tidak Mungkin Ikut Memperkeruh Situasi di Kapiraya”, Lemasko Kecewa Pernyataan Sejumlah Pihak

Marianus Maknaepeku, Wakil Ketua Lemasko (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Sejumlah pamflet terkait konflik Kapiraya, Distrik Mimika Barat Tengah yang menampilkan nama dan gambar Johannes Rettob, beberapa hari ini berseliwaran di laman media sosial.

Pada pamflet tersebut, Johannes Rettob yang saat ini menjabat Bupati Mimika, dituduh ikut terlibat memperkeruh situasi Kamtimbas dalam sengketa tapal batas wilayah Kabupaten Mimika dan Kabupaten Deiyai, Provinsi Papua Tengah.

ADVERTISEMENT

Meski belum tahu siapa dalang di balik semua itu, namun Lembaga Masyarakat Adat Suku Kamoro (Lemasko) dengan tegas menyampaikan bahwa, semua pernyataan di media sosial yang menyudutkan nama Johannes Rettob adalah fitnah.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Ingat Johannes Rettob itu Bupati Mimika, seorang kepala daerah. Sangat tidak mungkin ikut terlibat memperkeruh situasi Kamtibmas di Kapiraya,” tegas Marianus Maknaepeku, Wakil Ketua Lemasko kepada koranpapua.id, Jumat 28 November 2025.

Baca Juga

Kader Posyandu Mimika Didorong Naik Kelas hingga Tingkat Nasional

Kader Posyandu di Mimika Dituntut Tak Sekadar Aktif Saat Hari Buka

Sebagai Bupati dan anak negeri Kamoro, Johannes Rettob berkewajiban untuk menyelesaikan persoalan yang terjadi di Kapiraya.

Meski demikian, proses penyelesaian sengketa tapal batas perlu dilakukan dengan cara berjenjang dan tepat.

“Saat ini aparat gabungan TNI-Polri sudah dikerahkan ke sana (Kapiraya-Red), pengamanan ini juga bagian dari tugas pemerintah. Selanjutnya pimpinan daerah akan juga ke sana,” tegas Marianus.

Menurut Marianus, pihaknya sudah menyampaikan persoalan yang terjadi di Kapiraya kepada Bupati Johannes Rettob. Dan bupati telah menyanggupi dalam beberapa waktu ke depan akan turun ke Kapiraya.

Meski tidak menyebutkan waktu yang pasti keberangkatan Bupati ke Kapiraya, namun Marianus menyampaikan bahwa kemungkinan jadwal keberangkatan akan bersamaan dengan Meki Nawipa, Gubernur Papua Tengah.

“Yang terjadi di Kapiraya, kami Lemasko sangat menyayangkan dengan pernyataan-pernyataan dengan menyesatkan”.

“Kami sebagai lembaga adat mengecam oknum-oknum yang memasukan foto dan pernyataan di media sosial bahwa bupati ikut terlibat dalam persoalan Kapiraya,” sesal Marianus.

“Beliau tidak ada masalah, kenapa bisa kaitannya dengan pak bupati. Tidak saja itu, mereka juga bawa-bawa nama pak Komarudin. Beliau itu Anggota DPR RI, pejabat negara,” pungkasnya.

Marianus membenarkan, jika dalam konflik antarwarga yang terjadi di perbatasan Mimika-Deiyai belakangan ini, juga terlibat sejumlah warga non Papua.

Meski demikian keterlibatan itu, hanya oknum dan tidak dibenarkan menyebutkan bahwa semua warga suku tersebut ikut andil dalam persoalan itu.

“Tapi untuk diketahui bahwa di beberapa kampung sekitar itu, nenek moyang mereka sudah ada di Kapiraya,” tandasnya.

“Ada yang kawin perempuan Kamoro, jadi mereka tinggal dan menetap sampai mati di kampung itu. Tapi kalaupun iya, itu hanya oknum bukan suku,” timpal Marianus.

“Jadi jika diisukan ada keterlibatan oknum dari suku tertentu (nama suku tidak disebutkan dalam berita ini) Kami Lemasko tidak setuju. Mereka sudah beranak cucu dan adanya keterikatan perkawinan, sehingga merasa wilayah itu perlu mereka perjuangkan,” kata Marianus. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyunan

Editor: Marthen LL Moru

 

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Penembakan Tiga ASN di Jayawijaya, Polisi Kantongi Ciri-ciri Pelaku

Kader Posyandu Mimika Didorong Naik Kelas hingga Tingkat Nasional

11 September 2026
Penembakan Tiga ASN di Jayawijaya, Polisi Kantongi Ciri-ciri Pelaku

Kader Posyandu di Mimika Dituntut Tak Sekadar Aktif Saat Hari Buka

11 September 2026
Penembakan Tiga ASN di Jayawijaya, Polisi Kantongi Ciri-ciri Pelaku

Penembakan Tiga ASN di Jayawijaya, Polisi Kantongi Ciri-ciri Pelaku

11 September 2026
Razia THM di Mimika, Satu Pramuria Terindikasi Positif Narkotika

Razia THM di Mimika, Satu Pramuria Terindikasi Positif Narkotika

10 September 2026
Pemkab Mimika Perkuat Pengembangan UMKM untuk Dorong Ekonomi Daerah

Pemkab Mimika Perkuat Pengembangan UMKM untuk Dorong Ekonomi Daerah

10 September 2026
Dalam Dua Hari, 6 Anggota dan Simpatisan OPM Ikrar Setia kepada NKRI

Dalam Dua Hari, 6 Anggota dan Simpatisan OPM Ikrar Setia kepada NKRI

10 September 2026

POPULER

  • Pertamina Sanksi 19 SPBU di Papua-Maluku, Dua di Antaranya di Mimika

    Bermodal Nomor Togel, 3 Pelaku Hipnotis Korban dan Kuras Uang di Sentani

    591 shares
    Bagikan 236 Tweet 148
  • Tiga Petugas Tewas Ditembak OTK Saat Distribusi Bahan Pangan di Jayawijaya

    568 shares
    Bagikan 227 Tweet 142
  • Polisi Beberkan Kronologi Penembakan Tiga Pegawai Dinas Pertanian di Jayawijaya

    557 shares
    Bagikan 223 Tweet 139
  • Dana Pembangunan TK Fajar Baru Muare Mimika Disorot, Bendahara dan Kepala Sekolah Beda Keterangan

    557 shares
    Bagikan 223 Tweet 139
  • Pria Ditemukan Tewas di Jalan Kelimutu Timika, Motor dan HP Diduga Dibawa Pelaku

    542 shares
    Bagikan 217 Tweet 136
  • YLBH Papua Tengah Apresiasi Polres Mimika dan TNI Tertibkan 9 Warga di Kwamki Narama

    539 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • APELCAMI Soroti Peserta Pelatihan OAP, Nama Peserta 2025 Kembali Muncul

    617 shares
    Bagikan 247 Tweet 154
Next Post
Upacara Hari Korpri ke-54, Pj. Sekda Ajak ASN Mimika Perkuat Integritas dan Layanan Publik

Upacara Hari Korpri ke-54, Pj. Sekda Ajak ASN Mimika Perkuat Integritas dan Layanan Publik

Pria Diduga Tukang Ojek Ditemukan Tewas di TPU SP 1 Timika, Identitas dan Motornya Masih Misteri

Pria Diduga Tukang Ojek Ditemukan Tewas di TPU SP 1 Timika, Identitas dan Motornya Masih Misteri

Pemda Dogiyai Bersama Masyarakat dan Satgas Korpasgat Bersinergi Ciptakan Lingkungan Sehat

Pemda Dogiyai Bersama Masyarakat dan Satgas Korpasgat Bersinergi Ciptakan Lingkungan Sehat

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id