ADVERTISEMENT
Kamis, April 2, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua Tengah

Tonggoi Papua Buka SMK dan Politeknik Persiapkan Tenaga Kerja Soft Skill di areal Freeport

Harapan bisa menyiapkan SDM untuk diterima bekerja di lingkungan Freeport dan sejumlah perusahaan privatisasinya

29 Mei 2023
0
Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

Timika – Mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang handal untuk bisa diterima bekerja di lingkungan PT Freeport Indonesia (PTFI), Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) Tonggoi Papua berencana membuka SMK Vokasi dan Politeknik.

Saat ini sedang dilakukan berbagai persiapan terkait legalitas dan pembangunan sarana infrastruktur, dan tahun 2024 mulai terima angkatan pertama sebanyak 50 siswa.

Dua lembaga Pendidikan tersebut sesuai rencana akan mulai dibangun tahun ini diatas lahan seluas 200 hektar yang berlokasi di Kampung Karang Senang SP3, Distrik Kuala Kencana, Kabupaten Mimika. Dan tahun 2024 sudah mulai menerima siswa baru.

ADVERTISEMENT

Para siswa nantinya akan belajar selama tiga tahun di SMK, setelah lulus melanjutkan pendidikan selama satu setengah tahun di Politeknik sehingga lama pendidikan secara keseluruan 4,5 tahun.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Frans Pigome, Ketua Umum Tonggoi Papua kepada Koranpapua.id menjelaskan pendirian lembaga pendidikan sebenarnya sudah direncanakan sejak tahun 2010, namun terbentur beberapa agenda besar sehingga baru terealisasi tahun 2024.

Baca Juga

Pemkab Mimika Genjot Pemerataan Akses Pendidikan, 2027 Anak Wajib TK Sebelum Masuk SD

Gubernur Papua Tengah Resmi Tetapkan WFH Bagi ASN Setiap Hari Jumat, Berlaku untuk Pemprov dan Delapan Kabupaten

Beberapa agenda besar yang dilakukan beberapa waktu belakangan ini diantaranya pendirian serikat buruh. Setelah hadirnya serikat buruh langsung melakukan pembangunan perumahan karyawan HOPE di Jalan Cenderawasih SP2. Pembangunan perumahan ini setelah melalui tiga kali perundingan dengan Freeport.

Frans Pigome yang ditemui usai acara pembukaan Konferensi Cabang Ke 1 DPC FPE KSBSI Kabupaten Mimika, Papua Tengah di Hotel Cenderawasih, Senin 29 Mei menuturkan, pembukaan lembaga pendidikan ini awalnya diarahkan ke Kabupaten Biak, Jayapura dan Timika. Namun dikarenakan resorsis terbatas dan banyak memakan waktu, maka diputuskan dibangun di Timika.

Dengan harapan bisa menyiapkan SDM untuk bisa diterima bekerja di lingkungan Freeport dan sejumlah perusahaan privatisasinya. “Ini sesuai dengan visi misi Presiden Joko Widodo menyiapkan SDM yang handal,” jelas Frans.

Mendukung pembangunan itu, sudah ada dua kontraktor privatisasi yang ikut membantu anggarannya. Meski tidak menyebut nama kontraktor, namun Frans mengatakan kedua perusahaan itu akan menginvestasikan dana masing-masing Rp5,5 miliar dan Rp1,5 miliar.

Pihak kontraktor berharap setelah Tonggoi luluskan para siswa bisa langsung terserap ke dunia kerja di lingkungan Freeport. Saat ini sedang dilakukan berbagai persiapan terkait legalitas dan pembangunan sarana infrastruktur, dan tahun 2024 mulai terima angkatan pertama sebanyak 50 siswa.

“Jurusan SMK Vokasi akan dibuka beberapa jurusan yang berhubungan dengan industri seperti elektrik, alat berat, pengalasan, pertukangan dan  housekeeping. Semua jurusan disesuaikan dengan kebutuhan industri di area kerja Freeport,”papar Frans sembari menuturkan, penerimaan siswa dibuka untuk umum, dan tidak ada kekhususan kepada karyawan.

Anak-anak Mimika harus memiliki kompetensi yang handal. Karena regulasi pemerintah mengharuskan semua SDM anak Indonesia harus mempunyai kemampuan kompetensi yang tinggi. Dengan demikian SDM anak-anak Mimika bisa bersaing dengan tenaga kerja dari luar.

Jumlah siswa angkatan pertama ditargetkan 50 orang. Jumlah tersebut bisa bertambah jika mendapat dukungan dari pemerintah maupun Freeport. Untuk tenaga pengajar akan disiapkan oleh kontraktor yang ikut berinvestasi, termasuk menyiapkan instruktur, silabus dan tempat magang.

“Sekolah masuk prabayar, karena tidak dibiayai oleh siapa-siapa. Semua lewat SMK dulu, jadi kepada anak-anak yang sekarang duduk di SMP nanti setelah lulus  bisa melanjutkan di SMK,”ajak Frans. (redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Pemkab Mimika Genjot Pemerataan Akses Pendidikan, 2027 Anak Wajib TK Sebelum Masuk SD

Pemkab Mimika Genjot Pemerataan Akses Pendidikan, 2027 Anak Wajib TK Sebelum Masuk SD

2 April 2026
Sisir Kios di Oksibil, Satgas Yon Parako 466 Pasgat dan Tim Gabungan Gelar Razia PEKAT

Sisir Kios di Oksibil, Satgas Yon Parako 466 Pasgat dan Tim Gabungan Gelar Razia PEKAT

2 April 2026
Disnakkeswan Targetkan Tahun 2025 Populasi Babi di Mimika Capai 6.000 Ekor

Pertamina Pastikan Harga BBM di Papua Stabil, Sabelina: Persediaan di Mimika Mencukupi

2 April 2026
Pemberlakuan WFH ASN, Pemprov Papua Tunggu Aturan Pusat, Internet Masih Menjadi Kendala

Dampak Efisiensi Anggaran, Seluruh Cleaning Service di Lingkungan Pemprov Papua Diberhentikan

2 April 2026
Gubernur Papua Barat: Masyarakat Tidak Perlu Panik, Belanja BBM Sesuai Kebutuhan

Gubernur Papua Barat: Masyarakat Tidak Perlu Panik, Belanja BBM Sesuai Kebutuhan

2 April 2026
Gubernur Papua Tengah Resmi Tetapkan WFH Bagi ASN Setiap Hari Jumat, Berlaku untuk Pemprov dan Delapan Kabupaten

Gubernur Papua Tengah Resmi Tetapkan WFH Bagi ASN Setiap Hari Jumat, Berlaku untuk Pemprov dan Delapan Kabupaten

2 April 2026

POPULER

  • Gubernur Papua Tengah Resmi Tetapkan WFH Bagi ASN Setiap Hari Jumat, Berlaku untuk Pemprov dan Delapan Kabupaten

    Gubernur Papua Tengah Resmi Tetapkan WFH Bagi ASN Setiap Hari Jumat, Berlaku untuk Pemprov dan Delapan Kabupaten

    604 shares
    Bagikan 242 Tweet 151
  • Sadis! Seorang Pria Tewas Bersimbah Darah, Ketua KNPI Mimika: “Ini Kakak Sungguh Saya”

    598 shares
    Bagikan 239 Tweet 150
  • Syarat Menjadi Pejabat di Mimika, Bupati Johannes Rettob Tegaskan ASN Wajib Sarjana

    576 shares
    Bagikan 230 Tweet 144
  • Seorang Remaja Putri di Timika Ditemukan Tewas Diduga Gantung Diri, Motifnya Masih Penyelidikan

    547 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • ASN Wajib Turun ke Pedalaman, Pemkab Mimika Naikkan Uang Perjalanan Dinas Rp3,5 Juta per Hari

    546 shares
    Bagikan 218 Tweet 137
  • Jaksa Agung Pantau Perkembangan Kasus Dugaan Korupsi Sarana Aerosport di Mimika

    545 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • Polisi Data 145 Warga Tembagapura yang Melayat Almarhum Junius Magai

    538 shares
    Bagikan 215 Tweet 135
Next Post

Pengurus DPC FPE KSBSI Gelar Konferensi Cabang Ke- I, Frans Pigome: Harus Bersatu Seperti Sapu Lidi

Masuk Babak 34 Besar Nasional, Tim Futsal Mimika Bertanding di Gorontalo

Gallery Foto Konferensi Cabang Ke- I Federasi Pertambangan dan Energi- Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (FPE-KSBSI) Cabang Kabupaten Mimika

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id