ADVERTISEMENT
Kamis, September 10, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Kesehatan

Dua Puskesmas di Timika Miliki M-PIMA, Alat Pemeriksaan Viral Load HIV Terbaru

Viral load merupakan pemeriksaan untuk menghitung jumlah virus HIV dalam darah.

27 Mei 2023
0
Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

“Kita berharap dari tiga indikator yang ingin dicapai yakni eliminasi, memutus rantai penularan HIV dan menurunkan angka kematian melalui pengobatan dan menghilangkan stigma dan diskriminasi bisa tercapai,”ujar Reynold.

Timika – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah kini memiliki mesin M-PIMA yang berfungsi memeriksa Viraload Human Immunodeficiency Virus (HIV) dan Acquiret Immunodeficiency Syndrome (AIDS).

Untuk tahap pertama melalui APBD Tahun 2023, kedua alat ini dipasang di Puskesmas Mimika Baru dan Puskesmas Timika Jaya SP2.

ADVERTISEMENT

Dengan M-PIMA masyarakat yang hendak memeriksa sampel HIV-AIDS tidak perlu jauh-jauh lagi ke RSUD, tinggal mendatangi dua puskesmas terdekat. Melalui pemeriksaan viral load bertujuan agar tindakan medis terhadap virus dalam darah lebih cepat.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Reynold Ubra, Kadinkes Mimika dalam jumpa pers di Hotel Horison Diana, Sabtu 27 Mei mengatakan, pemasangan alat ini sangat membantu masyarakat yang akan memeriksakan HIV. Masyarakat bisa datang secara mandiri dan jangan takut untuk periksa HIV di dua Puskesmas yang ada.

Baca Juga

Cegah Campak, Warga Mawokauw Jaya Didorong Lengkapi Imunisasi Anak

Satgas Pasgat Layani Warga Sinak, dari Pengobatan Gratis hingga Bantuan Sembako

Dengan M-PIMA bisa lebih awal mendeksi HIV, dengan demikian akan dilanjutkan dengan pemeriksaan kadar virus dalam darah. Virus di dalam darah ditoleransi 1000 kopi per mili. Jika mencapai diatas 1000 kopi maka langsung dilakukan tindakan medis. Dokter akan mengambil Langkah, apakah diberikan minuman ARV atau mengkonsumsi obat lain sebelum ARV.

“Kita berharap dari tiga indikator yang ingin dicapai yakni eliminasi, memutus rantai penularan HIV dan menurunkan angka kematian melalui pengobatan dan menghilangkan stigma dan diskriminasi bisa tercapai,”ujar Reynold.

Upaya memutus mata rantai adalah mencegah penularan HIV dari ibu hamil kepada anaknya. Termasuk masyarakat harus dengan kesadaran sendiri datang memeriksa ke fasilitas kesehatan.

Berdasarkan data Dinkes, dari 180 ibu hamil, 17 diantara positif HIV, walaupun hanya 10 persen namun dengan jumlah tersebut masuk kategori tinggi.

Jika lima sampai sepuluh tahun lalu berbicara HIV-ADIS merupakan sesuatu yang tabu, sekarang menjadi hal  yang biasa. Justru yang masih sering terkena malaria yang menjadi masalah, sebab dianggap penyakit kuno karena berkaitan dengan gaya hidup, termasuk pen+yakit kusta.

“Lebih baik kena HIV daripada diabetes atau jantung yang harus minum obat sepanjang hidup. Orang Dengan HIV-AIDS (OTDA) hanya dengan minum obat secara teratur kadar virusnya bisa menurun dan tetap sehat,”ujar Reynold. Hidup di era digital yang masih kena malaria dan kusta sebenarnya kembali kepada gaya hidup.

Reynold menambahkan masalah HIV, malaria dan TBC ditargetkan pada tahun 2030 harus sudah tereliminasi sesuai hasil komitmen bersama 198 negara PBB Millennium Development Goals (MDGs).

Untuk di Timika dalam mendeteksi HIV sudah cukup baik. Tetapi lebih baik jika mengetahui lebih awal berapa cadangan virus dalam darah. Untuk pembiayaan barang habis pakai termasuk jasa petugas, bisa dilakukan melaui rekening dua puskesmas. Karena status puskesmas sudah menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) sehingga klaimnya ke Dinas Kesehatan.

Perlu diketahui tes Viral load HIV adalah tes yang digunakan untuk mengukur jumlah virus HIV di dalam darah. Sedangkan jumlah virus HIV di dalam darah disebut viral load, yang dinyatakan dalam satuan kopi per mililiter (mL) darah. (redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Polisi Beberkan Kronologi Penembakan Tiga Pegawai Dinas Pertanian di Jayawijaya

Polisi Beberkan Kronologi Penembakan Tiga Pegawai Dinas Pertanian di Jayawijaya

10 September 2026
Tiga Petugas Tewas Ditembak OTK Saat Distribusi Bahan Pangan di Jayawijaya

Tiga Petugas Tewas Ditembak OTK Saat Distribusi Bahan Pangan di Jayawijaya

9 September 2026
Cegah Campak, Warga Mawokauw Jaya Didorong Lengkapi Imunisasi Anak

Cegah Campak, Warga Mawokauw Jaya Didorong Lengkapi Imunisasi Anak

9 September 2026
Hari Keempat Pencarian, Empat Korban Perahu Ketinting di Asmat Belum Ditemukan

Hari Keempat Pencarian, Empat Korban Perahu Ketinting di Asmat Belum Ditemukan

9 September 2026
Dana Desa Dipangkas, Program Prioritas Mawokauw Jaya Tetap Berjalan

Dana Desa Dipangkas, Program Prioritas Mawokauw Jaya Tetap Berjalan

9 September 2026
Dana Desa Dipangkas, Penerima BLT di Mawokauw Jaya Berkurang Jadi 14 KK

Dana Desa Dipangkas, Penerima BLT di Mawokauw Jaya Berkurang Jadi 14 KK

9 September 2026

POPULER

  • APELCAMI Soroti Peserta Pelatihan OAP, Nama Peserta 2025 Kembali Muncul

    APELCAMI Soroti Peserta Pelatihan OAP, Nama Peserta 2025 Kembali Muncul

    615 shares
    Bagikan 246 Tweet 154
  • Dana Pembangunan TK Fajar Baru Muare Mimika Disorot, Bendahara dan Kepala Sekolah Beda Keterangan

    552 shares
    Bagikan 221 Tweet 138
  • Bermodal Nomor Togel, 3 Pelaku Hipnotis Korban dan Kuras Uang di Sentani

    538 shares
    Bagikan 215 Tweet 135
  • YLBH Papua Tengah Apresiasi Polres Mimika dan TNI Tertibkan 9 Warga di Kwamki Narama

    537 shares
    Bagikan 215 Tweet 134
  • 18 Koordinator KONI Distrik Dibentuk, Merlyn Dorong Pembinaan Atlet Mimika hingga Kampung

    528 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
  • Bupati Rettob Ungkap Hasil Profiling ASN Mimika, Mayoritas Masih Bernilai Rendah

    526 shares
    Bagikan 210 Tweet 132
  • Polisi Tetapkan 3 Tersangka, Pelaku Utama Pembunuhan Ojek di Timika Diburu

    523 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
Next Post

Mgr. Inno Ngutra Berdoa Timika Segera Miliki Uskup Baru, Berjanji Kirim Misionaris Bertugas di Papua

215 Umat Katolik Timika Terima Sakramen Krisma, Mgr. Inno Berpesan Harus Berani Tampil Menjadi Pembawa Damai

Perdakhi Dampingi 254 Kader Malaria di 15 Puskesmas di Mimika

Perdakhi Dampingi 254 Kader Malaria di 15 Puskesmas di Mimika

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id