ADVERTISEMENT
Minggu, Oktober 25, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Kesehatan

Dua Puskesmas di Timika Miliki M-PIMA, Alat Pemeriksaan Viral Load HIV Terbaru

Viral load merupakan pemeriksaan untuk menghitung jumlah virus HIV dalam darah.

27 Mei 2023
0
Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

“Kita berharap dari tiga indikator yang ingin dicapai yakni eliminasi, memutus rantai penularan HIV dan menurunkan angka kematian melalui pengobatan dan menghilangkan stigma dan diskriminasi bisa tercapai,”ujar Reynold.

Timika – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah kini memiliki mesin M-PIMA yang berfungsi memeriksa Viraload Human Immunodeficiency Virus (HIV) dan Acquiret Immunodeficiency Syndrome (AIDS).

Untuk tahap pertama melalui APBD Tahun 2023, kedua alat ini dipasang di Puskesmas Mimika Baru dan Puskesmas Timika Jaya SP2.

Dengan M-PIMA masyarakat yang hendak memeriksa sampel HIV-AIDS tidak perlu jauh-jauh lagi ke RSUD, tinggal mendatangi dua puskesmas terdekat. Melalui pemeriksaan viral load bertujuan agar tindakan medis terhadap virus dalam darah lebih cepat.

Reynold Ubra, Kadinkes Mimika dalam jumpa pers di Hotel Horison Diana, Sabtu 27 Mei mengatakan, pemasangan alat ini sangat membantu masyarakat yang akan memeriksakan HIV. Masyarakat bisa datang secara mandiri dan jangan takut untuk periksa HIV di dua Puskesmas yang ada.

Baca Juga

PMI Mimika Bagikan Masker untuk Cegah Dampak Kabut Asap

Pekan Bakti Noken Medis, 15 Dokter Spesialis Layani Warga Mimika Timur

Dengan M-PIMA bisa lebih awal mendeksi HIV, dengan demikian akan dilanjutkan dengan pemeriksaan kadar virus dalam darah. Virus di dalam darah ditoleransi 1000 kopi per mili. Jika mencapai diatas 1000 kopi maka langsung dilakukan tindakan medis. Dokter akan mengambil Langkah, apakah diberikan minuman ARV atau mengkonsumsi obat lain sebelum ARV.

“Kita berharap dari tiga indikator yang ingin dicapai yakni eliminasi, memutus rantai penularan HIV dan menurunkan angka kematian melalui pengobatan dan menghilangkan stigma dan diskriminasi bisa tercapai,”ujar Reynold.

Upaya memutus mata rantai adalah mencegah penularan HIV dari ibu hamil kepada anaknya. Termasuk masyarakat harus dengan kesadaran sendiri datang memeriksa ke fasilitas kesehatan.

Berdasarkan data Dinkes, dari 180 ibu hamil, 17 diantara positif HIV, walaupun hanya 10 persen namun dengan jumlah tersebut masuk kategori tinggi.

Jika lima sampai sepuluh tahun lalu berbicara HIV-ADIS merupakan sesuatu yang tabu, sekarang menjadi hal  yang biasa. Justru yang masih sering terkena malaria yang menjadi masalah, sebab dianggap penyakit kuno karena berkaitan dengan gaya hidup, termasuk pen+yakit kusta.

“Lebih baik kena HIV daripada diabetes atau jantung yang harus minum obat sepanjang hidup. Orang Dengan HIV-AIDS (OTDA) hanya dengan minum obat secara teratur kadar virusnya bisa menurun dan tetap sehat,”ujar Reynold. Hidup di era digital yang masih kena malaria dan kusta sebenarnya kembali kepada gaya hidup.

Reynold menambahkan masalah HIV, malaria dan TBC ditargetkan pada tahun 2030 harus sudah tereliminasi sesuai hasil komitmen bersama 198 negara PBB Millennium Development Goals (MDGs).

Untuk di Timika dalam mendeteksi HIV sudah cukup baik. Tetapi lebih baik jika mengetahui lebih awal berapa cadangan virus dalam darah. Untuk pembiayaan barang habis pakai termasuk jasa petugas, bisa dilakukan melaui rekening dua puskesmas. Karena status puskesmas sudah menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) sehingga klaimnya ke Dinas Kesehatan.

Perlu diketahui tes Viral load HIV adalah tes yang digunakan untuk mengukur jumlah virus HIV di dalam darah. Sedangkan jumlah virus HIV di dalam darah disebut viral load, yang dinyatakan dalam satuan kopi per mililiter (mL) darah. (redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

PMI Mimika Bagikan Masker untuk Cegah Dampak Kabut Asap

PMI Mimika Bagikan Masker untuk Cegah Dampak Kabut Asap

24 Oktober 2026
Pekan Bakti Noken Medis, 15 Dokter Spesialis Layani Warga Mimika Timur

Pekan Bakti Noken Medis, 15 Dokter Spesialis Layani Warga Mimika Timur

24 Oktober 2026
Ketua IDI Mimika Ajak Dokter Bersatu Layani Warga

Ketua IDI Mimika Ajak Dokter Bersatu Layani Warga

24 Oktober 2026
Cegah Stunting, PKK Mimika Sasar 48 Anak Lewat Gerakan Orang Tua Asuh

Cegah Stunting, PKK Mimika Sasar 48 Anak Lewat Gerakan Orang Tua Asuh

24 Oktober 2026
IDI Timika Gelar Bakti Sosial, Dekatkan Layanan Kesehatan ke Warga Mapurujaya

IDI Timika Gelar Bakti Sosial, Dekatkan Layanan Kesehatan ke Warga Mapurujaya

24 Oktober 2026
Satgas Pasgat Gagalkan Pengiriman Optik Tempur ke Yahukimo

Satgas Pasgat Gagalkan Pengiriman Optik Tempur ke Yahukimo

24 Oktober 2026

POPULER

  • Gaji ASN Lewat Kopdes, BPKAD Mimika Tunggu Aturan Resmi

    Gaji ASN Lewat Kopdes, BPKAD Mimika Tunggu Aturan Resmi

    628 shares
    Bagikan 251 Tweet 157
  • Pemkab Mimika tetapkan Jadwal Libur dan Cuti Bersama Mimika Oktober–Desember 2026

    551 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Kajian Dokumen Lemasa Belum Tuntas, Sem Bukaleng Minta Kepastian

    532 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • DPMK Mimika Dorong 133 Kampung Susun Program Prioritas 2027

    532 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Pastor Ditemukan Tak Sadarkan Diri di Dasar Kolam Renang Kuala Kencana, Nyawanya Tak Tertolong

    650 shares
    Bagikan 260 Tweet 163
  • Freeport Gelar IFRC 2026 di Mimika, 17 Tim Adu Kemampuan

    529 shares
    Bagikan 212 Tweet 132
  • Uang Transportasi Peserta Belum Dibayar, Pelatihan Public Speaking di Mimika Disorot

    529 shares
    Bagikan 212 Tweet 132
Next Post

Mgr. Inno Ngutra Berdoa Timika Segera Miliki Uskup Baru, Berjanji Kirim Misionaris Bertugas di Papua

215 Umat Katolik Timika Terima Sakramen Krisma, Mgr. Inno Berpesan Harus Berani Tampil Menjadi Pembawa Damai

Perdakhi Dampingi 254 Kader Malaria di 15 Puskesmas di Mimika

Perdakhi Dampingi 254 Kader Malaria di 15 Puskesmas di Mimika

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id