ADVERTISEMENT
Sabtu, Januari 17, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika

Per September 2025 Tembus 138 Kasus, Dinkes Mimika Gelar Pertemuan Lintas Sektor Bahas Penanggulangan Campak

“Artinya sebenarnya campak di Mimika sudah ada. Idealnya tidak harus terjadi kalau kita bisa menyikapinya dengan menggerakan masyarakat untuk mengaktifkan Posyandu”.

20 September 2025
0

Gambar bersama usai pertemuan lintas sektor dalam rangka penanggulanan penyakit Campak di Kabupaten Mimika, Sabtu 20 September 2025. (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mimika, Papua Tengah, saat ini terus melakukan upaya untuk menekan penularan penyakit Campak di wilayah itu.

Pasalnya berdasarkan data Dinkes Mimika, terhitung sejak tanggal 18 September 2025 terdapat 138 kasus campak yang menyerang anak-anak hingga usia remaja di Mimika.

ADVERTISEMENT

Adapun 138 kasus tersebut tersebar di sejumlah Puskesmas di Mimika. Diantaranya, Puskesmas Pasar Sentral 42 kasus, Puskesmas Wania 29 dan Puskesmas Timika 28 kasus.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Kemudian Puskesmas Timika Jaya 16 kasus, Puskesmas Karang Senang 8 kasus, Puskesmas Bhintuka 7 kasus, Puskesmas Kwamki Narama 4 kasus, Puskesmas Limau Asri 2 kasus dan Puskesmas Mapurujaya 2 kasus.

Baca Juga

Setelah Bertahun-Tahun Akhirnya Kerinduan Warga Mioko Terjawab, Terima Kasih Pemkab Mimika

Dorong Pembentukan Peradilan Adat, PP Nomor 55 Tahun 2025 Jembatani Hukum Nasional dengan Hukum Adat

Untuk menekan penyebaran penyakit ini, Dinkes Mimika, Sabtu 20 September 2025 melaksanakan pertemuan lintas sektor, dengan melibatkan dua kelurahan yang menjadi lokus campak yakni, Kelurahan Kebun Sirih dan Kelurahan Kamoro Jaya.

Hadir juga dalam pertemuan itu, para kepala Puskesmas, staf Dinas Kesehatan, Pj Imunisasi, Pj Promkes, perwakilan kelurahan dan Bhabinkamtibmas.

Sisma HL, Sekretaris Dinkes Mimika mewakili Reynold Ubra, Kadinkes Mimika ketika membuka kegiatan itu mengatakan, pertemuan lintas sektor ini, bukan pertemuan biasa.

“Kalau kita lihat didepan ini ditulisnya pertemuan lintas sektor penanggulangan kasus campak, artinya ini bukan pertemuan yang biasa, tetapi karna ada satu kasus sehingga terjadi pertemuan seperti ini,” ujarnya.

Dikatakan, berdasarkan data jumlah kasus Campak di Mimika sudah mencapai di angka 138. Sementra dari 79 sampel yang diperiksa di laboratorium mendapatkan 19 sampel dinyatakan positif Campak.

“Artinya sebenarnya Campak di Mimika sudah ada. Idealnya tidak harus terjadi kalau kita bisa menyikapinya dengan menggerakan masyarakat untuk mengaktifkan Posyandu,” pungkasnya.

Sementara itu, Linus Dumatubun, Ketua Panitia yang juga Kabid P2P Dinkes Mimika menyampaikan, kemajuan teknologi transformasi saat ini dapat membuat mobilitas manusia, hewan dan barang menjadi sangat tinggi.

Kondisi tersebut berpengaruh terhadap risiko penularan penyakit, sehingga dunia saat ini menghadapi ancaman dan juga kejadian luar biasa di sekitar kita.

Termasuk bisa menyebabkan kematian melebihi keadaan biasa pada suatu kelompok dalam periode waktu tertentu.

“Ancaman timbulnya penyakit baru dan juga menjadi tantangan global, karena itu kita harus siap dilakukan antisipasi,” ujar Linus.

Dikatakan, Kabupaten Mimika merupakan salah satu tempat transit masyarakat yang berasal dari kabupaten tetangga.

Kondisi ini menjadikan Mimika menjadi rawan terhadap peningkatan penyakit termasuk yang berpotensi wabah wabah atau Kejadian Luar Biasa (KLB).

“Sebagai contoh tahun 2023 terdapat satu kasus polio yang berasal dari Kabupaten Puncak, sehingga mengharuskan Mimika melakukan langkah pencegahan dengan memberikan imunisasi tambahan di tiga distrik,” ungkap Linus.

Linus juga menyampaikan bahwa, Kabupaten Mimika di tahun 2023 pernah terjadi peningkatan kasus Campak yang cukup signifikan yakni mencapai 320 kasus, sehingga dinyatakan sebagai KLB.

Terkait dengan meningkatnya kasus Campak saat ini, maka Dinkes perlu melakukan pertemuan lintas sektor, dengan tujuan mensosialisasi dan konsultasi rencana penanggulangannya.

Adapun hal-hal penting yang dibahas dalam pertemuan lintas sektor yakni, terlaksananya kegiatan penanggulangan kasus Campak di kabupaten Mimika.

Tersedianya dukungan dari berbagai sektor dalam pelaksanaan penanggulangan kasus campak, serta terlapornya hasil kegiatan penanggulangan. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

TPNPB-OPM Kodap IV Sorong Raya Berduka, Mayor Yohanes Mate Meninggal Dunia

TPNPB-OPM Kodap IV Sorong Raya Berduka, Mayor Yohanes Mate Meninggal Dunia

16 Januari 2026
Setelah Bertahun-Tahun Akhirnya Kerinduan Warga Mioko Terjawab, Terima Kasih Pemkab Mimika

Setelah Bertahun-Tahun Akhirnya Kerinduan Warga Mioko Terjawab, Terima Kasih Pemkab Mimika

16 Januari 2026
Natal Keluarga Besar Polda Papua Tengah, Brigjen Alfred: Jadikan Kasih Kristus sebagai Teladan dalam Kehidupan

Natal Keluarga Besar Polda Papua Tengah, Brigjen Alfred: Jadikan Kasih Kristus sebagai Teladan dalam Kehidupan

16 Januari 2026
Speedboat Terbalik di Sungai Mamberamo, Dua Penumpang Meninggal Satu Masih Hilang

Speedboat Terbalik di Sungai Mamberamo, Dua Penumpang Meninggal Satu Masih Hilang

16 Januari 2026
Gadis 15 Tahun Asal Manado ‘Dijual’ ke Papua Pegunungan, Diduga Oknum Pejabat Terlibat

Gadis 15 Tahun Asal Manado ‘Dijual’ ke Papua Pegunungan, Diduga Oknum Pejabat Terlibat

16 Januari 2026
Dorong Pembentukan Peradilan Adat, PP Nomor 55 Tahun 2025 Jembatani Hukum Nasional dengan Hukum Adat

Dorong Pembentukan Peradilan Adat, PP Nomor 55 Tahun 2025 Jembatani Hukum Nasional dengan Hukum Adat

16 Januari 2026

POPULER

  • Bupati Mimika Johannes Rettob Lantik 14 Pejabat Definitif dan Pelaksana Tugas, Ini Daftarnya

    Bupati Mimika Johannes Rettob Lantik 14 Pejabat Definitif dan Pelaksana Tugas, Ini Daftarnya

    847 shares
    Bagikan 339 Tweet 212
  • Kericuhan Kembali Pecah Usai Prosesi Damai Konflik Kwamki Narama di Timika

    650 shares
    Bagikan 260 Tweet 163
  • Tiga Hari ‘Dikepung’ OPM, 18 Pekerja Freeport Berhasil Diselamatkan Satgas Habema

    640 shares
    Bagikan 256 Tweet 160
  • Pelaku Pembacokan di Jalan Serui Mekar Timika Menyerahkan Diri ke Polisi

    624 shares
    Bagikan 250 Tweet 156
  • Konflik Berdarah di Kwamki Narama Timika Resmi Berakhir, Kubu Dang & Newegalen Jalani Prosesi Patah Panah

    613 shares
    Bagikan 245 Tweet 153
  • Sejumlah Pejabat Utama Polda Papua Tengah Dirotasi, Perwira Wanita Pertama Jabat Kabid Propam

    2460 shares
    Bagikan 984 Tweet 615
  • Pelantikan Bertahap, Bupati JR Pastikan Semua Pejabat Lewati Seleksi Terbuka

    552 shares
    Bagikan 221 Tweet 138
Next Post
Jayapura Jadi Tuan Rumah Pesta Literasi Indonesia 2025, Angkat Bahasa Ibu dan Identitas Papua

Jayapura Jadi Tuan Rumah Pesta Literasi Indonesia 2025, Angkat Bahasa Ibu dan Identitas Papua

Sejumlah Kasus Hukum Tidak Tuntas dan Marak Tambang Ilegal, Kinerja Kapolda Papua Barat Perlu Dievaluasi

Sejumlah Kasus Hukum Tidak Tuntas dan Marak Tambang Ilegal, Kinerja Kapolda Papua Barat Perlu Dievaluasi

Ditetapkan Sebagai Gubernur Papua Terpilih, Mari-Yo: Sesama Anak Papua, Siap Bertemu BTM–CK

Ditetapkan Sebagai Gubernur Papua Terpilih, Mari-Yo: Sesama Anak Papua, Siap Bertemu BTM–CK

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id