ADVERTISEMENT
Sabtu, Mei 30, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

Hanya 30 Menit dari Kota Timika, Warga Kampung Iwaka Sampai Hari Ini Belum Nikmati Sinyal Telepon

“Sinyal ini menjadi kendala, terkadang ada warga yang sakit mau telepon ke Puskesmas minta bantuan ambulance menjadi susah. Kami terpaksa harus pergi cari sinyal sampai ke lokasi tempat sampah”.

12 September 2025
0
Hanya 30 Menit dari Kota Timika, Warga Kampung Iwaka Sampai Hari Ini Belum Nikmati Sinyal Telepon

Warga Kampung Iwaka, Distrik Iwaka serius mendengar penjelasan seputar hidup sehat yang disampaikan petugas dari Dinas Kesehatan Mimika. (foto:redaksi/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Jaraknya hanya sekitar 10-15 kilo meter dari Kota Timika, Ibukota Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah.

Jika menggunakan roda empat atau roda dua, waktu tempuhnya sekitar 30 menit hingga 1 jam tergantung pada kondisi jalan dan moda transportasi yang digunakan.

ADVERTISEMENT

Namun sayang, sampai hari ini, Jumat 12 September 2025, warga Kampung Iwaka yang berada di bagian Utara Kota Timika itu, belum juga menikmati jaringan telepon, apalagi internet.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Pasti masyarakat secara umum, bahkan juga pemerintah dan wakil rakyat di DPRK Mimika, mengetahui bahwa di Kampung Iwaka sudah ada jaringan telepon, sama seperti kampung lainnya di sekitar wilayah itu.

Baca Juga

Kebakaran Gereja Katolik Poumako: Polisi Sebut Diduga Akibat Lilin yang Lupa Dipadamkan

Hindari Bentrok Terulang: Pemprov Papua Tengah Didesak Segera Tuntaskan Persoalan Tapal Batas Kapiraya

Namun rupanya jawabannya salah. Kampung yang merupakan bagian dari Distrik Iwaka, Kabupaten Mimika dan saat ini menjadi pusat administrasi kampung (desa), sama sekali tidak ada jaringan telepon.

Layanan jaringan telepon Telkomsel hanya sampai di sekitar lokasi Tempat Pembuangan Sampah (TPS) atau sekitar 3-4 kilo meter dari Kampung Iwaka.

Jika ingin menelpon atau membutuhkan internet untuk keperluan lainnya, terpaksa warga kampung itu harus berjalan kaki mencari sinyal sampai ke luar wilayah kampung.

“Jujur dari dulu sampai hari ini kami di sini (Kampung Iwaka-Red) tidak ada jaringan telepon. Kalau mau pakai telepon kami harus jalan kaki cari sinyal sampai ke TPS,” ujar Yohanes Ilimagai, salah satu warga kampung Iwaka.

Tidak ada sinyal telepon ini disampaikan Yohanes pada kegiatan Seminar Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) pada Tatanan Rumah Tangga yang dilaksanakan Dinas Kesehatan (Dinkes) Mimika, Rabu 10 September 2025.

“Sinyal ini menjadi kendala, terkadang ada warga yang sakit mau telepon ke Puskesmas minta bantuan ambulance menjadi susah. Kami terpaksa harus pergi cari sinyal sampai ke lokasi tempat sampah,” keluhnya.

Kesulitan yang dialami warga ini, Yohannes meminta dan berharap kepada Pemerintah Kabupaten Mimika berkoordinasi dengan PT Telkomsel untuk membangun tower di kampung itu.

“Kami harap ini bisa menjadi perhatian pemerintah. Karena telepon ini menjadi kebutuhan penting bagi warga di sini,” pintanya.

Tentang Kampung Iwaka

Kampung Iwaka adalah bagian dari Distrik Iwaka, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, yang memiliki wilayah luas dan menjadi pusat administrasi desa.

Warga setempat bekerja di berbagai sektor seperti pertanian, perdagangan, jasa, dan pengolahan hasil alam seperti kayu dan hasil perkebunan.

Iwaka juga kaya akan potensi alam berupa hutan, lahan pertanian, sungai yang dimanfaatkan untuk irigasi dan wisata, serta memiliki potensi wisata rohani dan budaya

Mayoritas penduduk berprofesi sebagai petani, tetapi ada juga yang bekerja di bidang perdagangan dan jasa.

Kehidupan masyarakat sangat bergantung pada alam, dengan memanfaatkan potensi lahan basah untuk bertani padi dan potensi perkebunan untuk sayuran, umbi-umbian, dan hasil lokal lainnya.

Potensi Ekonomi dan Wisata

Potensi pertanian yang ada sangat besar, termasuk lahan untuk padi dan berbagai jenis hasil perkebunan.

Potensi hutan juga dimanfaatkan untuk mendapatkan kayu jadi dan hasil hutan seperti buah matoa dan rotan.

Sungai yang ada tidak hanya menjadi sarana irigasi, tetapi juga digunakan sebagai sarana pemandian dan pemeliharaan ikan air tawar. Ada juga potensi wisata rohani seperti Goa Bunda Maria yang menarik wisatawan. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Kebakaran Gereja Katolik Poumako: Polisi Sebut Diduga Akibat Lilin yang Lupa Dipadamkan

Kebakaran Gereja Katolik Poumako: Polisi Sebut Diduga Akibat Lilin yang Lupa Dipadamkan

29 Mei 2026
Konflik Kapiraya Memanas, Kantor Distrik dan 18 Rumah Warga Terbakar

Hindari Bentrok Terulang: Pemprov Papua Tengah Didesak Segera Tuntaskan Persoalan Tapal Batas Kapiraya

29 Mei 2026
Mahasiswa Yahukimo Sukses Gelar Pentas Seni Budaya Papua di Titik Nol Kilometer Yogyakarta

Mahasiswa Yahukimo Sukses Gelar Pentas Seni Budaya Papua di Titik Nol Kilometer Yogyakarta

29 Mei 2026
Petugas Kebersihan di Timika Temukan Bayi di Dekat Tempat Pembuangan Sampah

Petugas Kebersihan di Timika Temukan Bayi di Dekat Tempat Pembuangan Sampah

29 Mei 2026
Ivent Jakarta Athletics League 2026: Tim Papua Athletics Center Raih Satu Emas dan Dua Perak

Ivent Jakarta Athletics League 2026: Tim Papua Athletics Center Raih Satu Emas dan Dua Perak

29 Mei 2026
Langkah Kecil dari Mokwam: Napaki Jalan Panjang Anak-anak Papua untuk Bisa Sekolah

Langkah Kecil dari Mokwam: Napaki Jalan Panjang Anak-anak Papua untuk Bisa Sekolah

29 Mei 2026

POPULER

  • Tahun 2026 ASN Pemprov Papua Tengah Diingatkan Disiplin Waktu dan Tinggalkan Pola Kerja Berbelit-belit

    Pelajar SMP Negeri dan Swasta di Papua Tengah Bebas Biaya Pendidikan, Berlaku Tahun Ini

    680 shares
    Bagikan 272 Tweet 170
  • Peringatan! Kawasan Wisata Kali Wania-Timika Rawan Pemerkosaan dan Perampokan

    563 shares
    Bagikan 225 Tweet 141
  • Dari Kampung ke Jawa, Tiga Taruna Papua Binaan YPMAK Kejar Mimpi di Bidang Kelautan

    554 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Pengerusakan Pagar Tanah Keuskupan Timika Diduga Dibeking Oknum Aparat Keamanan

    544 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • 42 Kepala Daerah di Papua akan Hadiri Deklarasi Eliminasi Tuberkulosis di Kota Sorong

    527 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
  • Eskalasi Konflik Terus Terjadi di Papua, DPD RI Sepakat Bentuk Pansus Penanganan Konflik dan Kemanusiaan

    525 shares
    Bagikan 210 Tweet 131
  • Dukung Talenta Anak Muda, Pemkab Nduga Diminta Bangun Fasilitas Olahraga

    523 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
Next Post
Banjir Tahunan di Busiri Ujung, Warga Menjerit Minta Talut Segera Dibangun

Banjir Tahunan di Busiri Ujung, Warga Menjerit Minta Talut Segera Dibangun

Cegah Kecurangan, Disperindag Mimika Tarik 104 Alat Ukur Minyak Tanah yang Tidak Akurat

Cegah Kecurangan, Disperindag Mimika Tarik 104 Alat Ukur Minyak Tanah yang Tidak Akurat

Satgas Korpasgat TNI AU Bersama Petugas Bandara Sentani Gagalkan Pengiriman 2,46 Kg Ganja

Satgas Korpasgat TNI AU Bersama Petugas Bandara Sentani Gagalkan Pengiriman 2,46 Kg Ganja

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id