ADVERTISEMENT
Kamis, Juli 23, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

Hanya 30 Menit dari Kota Timika, Warga Kampung Iwaka Sampai Hari Ini Belum Nikmati Sinyal Telepon

“Sinyal ini menjadi kendala, terkadang ada warga yang sakit mau telepon ke Puskesmas minta bantuan ambulance menjadi susah. Kami terpaksa harus pergi cari sinyal sampai ke lokasi tempat sampah”.

12 September 2025
0
Hanya 30 Menit dari Kota Timika, Warga Kampung Iwaka Sampai Hari Ini Belum Nikmati Sinyal Telepon

Warga Kampung Iwaka, Distrik Iwaka serius mendengar penjelasan seputar hidup sehat yang disampaikan petugas dari Dinas Kesehatan Mimika. (foto:redaksi/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Jaraknya hanya sekitar 10-15 kilo meter dari Kota Timika, Ibukota Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah.

Jika menggunakan roda empat atau roda dua, waktu tempuhnya sekitar 30 menit hingga 1 jam tergantung pada kondisi jalan dan moda transportasi yang digunakan.

ADVERTISEMENT

Namun sayang, sampai hari ini, Jumat 12 September 2025, warga Kampung Iwaka yang berada di bagian Utara Kota Timika itu, belum juga menikmati jaringan telepon, apalagi internet.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Pasti masyarakat secara umum, bahkan juga pemerintah dan wakil rakyat di DPRK Mimika, mengetahui bahwa di Kampung Iwaka sudah ada jaringan telepon, sama seperti kampung lainnya di sekitar wilayah itu.

Baca Juga

Satgas Pasgat Pamtas RI-PNG-2026 Wujudkan Kepedulian Pendidikan di Puncak Jaya

Dinkes Mimika Gelar Workshop HAN 2026: Perkuat Pola Asuh Digital, Lindungi Anak dan Cegah Stunting

Namun rupanya jawabannya salah. Kampung yang merupakan bagian dari Distrik Iwaka, Kabupaten Mimika dan saat ini menjadi pusat administrasi kampung (desa), sama sekali tidak ada jaringan telepon.

Layanan jaringan telepon Telkomsel hanya sampai di sekitar lokasi Tempat Pembuangan Sampah (TPS) atau sekitar 3-4 kilo meter dari Kampung Iwaka.

Jika ingin menelpon atau membutuhkan internet untuk keperluan lainnya, terpaksa warga kampung itu harus berjalan kaki mencari sinyal sampai ke luar wilayah kampung.

“Jujur dari dulu sampai hari ini kami di sini (Kampung Iwaka-Red) tidak ada jaringan telepon. Kalau mau pakai telepon kami harus jalan kaki cari sinyal sampai ke TPS,” ujar Yohanes Ilimagai, salah satu warga kampung Iwaka.

Tidak ada sinyal telepon ini disampaikan Yohanes pada kegiatan Seminar Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) pada Tatanan Rumah Tangga yang dilaksanakan Dinas Kesehatan (Dinkes) Mimika, Rabu 10 September 2025.

“Sinyal ini menjadi kendala, terkadang ada warga yang sakit mau telepon ke Puskesmas minta bantuan ambulance menjadi susah. Kami terpaksa harus pergi cari sinyal sampai ke lokasi tempat sampah,” keluhnya.

Kesulitan yang dialami warga ini, Yohannes meminta dan berharap kepada Pemerintah Kabupaten Mimika berkoordinasi dengan PT Telkomsel untuk membangun tower di kampung itu.

“Kami harap ini bisa menjadi perhatian pemerintah. Karena telepon ini menjadi kebutuhan penting bagi warga di sini,” pintanya.

Tentang Kampung Iwaka

Kampung Iwaka adalah bagian dari Distrik Iwaka, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, yang memiliki wilayah luas dan menjadi pusat administrasi desa.

Warga setempat bekerja di berbagai sektor seperti pertanian, perdagangan, jasa, dan pengolahan hasil alam seperti kayu dan hasil perkebunan.

Iwaka juga kaya akan potensi alam berupa hutan, lahan pertanian, sungai yang dimanfaatkan untuk irigasi dan wisata, serta memiliki potensi wisata rohani dan budaya

Mayoritas penduduk berprofesi sebagai petani, tetapi ada juga yang bekerja di bidang perdagangan dan jasa.

Kehidupan masyarakat sangat bergantung pada alam, dengan memanfaatkan potensi lahan basah untuk bertani padi dan potensi perkebunan untuk sayuran, umbi-umbian, dan hasil lokal lainnya.

Potensi Ekonomi dan Wisata

Potensi pertanian yang ada sangat besar, termasuk lahan untuk padi dan berbagai jenis hasil perkebunan.

Potensi hutan juga dimanfaatkan untuk mendapatkan kayu jadi dan hasil hutan seperti buah matoa dan rotan.

Sungai yang ada tidak hanya menjadi sarana irigasi, tetapi juga digunakan sebagai sarana pemandian dan pemeliharaan ikan air tawar. Ada juga potensi wisata rohani seperti Goa Bunda Maria yang menarik wisatawan. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Satgas Pasgat Pamtas RI-PNG-2026 Wujudkan Kepedulian Pendidikan di Puncak Jaya

Satgas Pasgat Pamtas RI-PNG-2026 Wujudkan Kepedulian Pendidikan di Puncak Jaya

23 Juli 2026
Dinkes Mimika Gelar Workshop HAN 2026: Perkuat Pola Asuh Digital, Lindungi Anak dan Cegah Stunting

Dinkes Mimika Gelar Workshop HAN 2026: Perkuat Pola Asuh Digital, Lindungi Anak dan Cegah Stunting

23 Juli 2026
Kakanwil Kemenkum Papua: HKI Bisa Jadi Jalan Mimika Mendunia

Kakanwil Kemenkum Papua: HKI Bisa Jadi Jalan Mimika Mendunia

23 Juli 2026
Mimika Baru Fokus Atasi Banjir Lewat Padat Karya, Anggaran Rp1 Miliar Dinilai Belum Cukup

Pemdis Mimika Baru Usulkan Mesin Pirolisis, Sampah Plastik Diolah Jadi Bahan Bakar

23 Juli 2026
Proyek IPA Rp3,87 Miliar di SP5 Mimika Empat Tahun Mangkrak, Warga Belum Nikmati Air Bersih

Proyek IPA Rp3,87 Miliar di SP5 Mimika Empat Tahun Mangkrak, Warga Belum Nikmati Air Bersih

23 Juli 2026
78 TK di Mimika Semarakkan Hari Anak Nasional Lewat Pawai Budaya Nusantara

78 TK di Mimika Semarakkan Hari Anak Nasional Lewat Pawai Budaya Nusantara

23 Juli 2026

POPULER

  • Kemenkeu Soroti Penggunaan Dana Transfer di Mimika, Laporan akan Dicocokkan dengan Fakta Lapangan

    Kemenkeu Soroti Penggunaan Dana Transfer di Mimika, Laporan akan Dicocokkan dengan Fakta Lapangan

    902 shares
    Bagikan 361 Tweet 226
  • Terekam CCTV! Aksi Begal di SP2 Timika, IRT Terjatuh hingga Kepalanya Membentur Aspal

    635 shares
    Bagikan 254 Tweet 159
  • Pabrik Daur Ulang Sampah DLH Mimika: Dua Tahun Beroperasi, Produksi Belum Dijual, Satu Mesin Menganggur

    568 shares
    Bagikan 227 Tweet 142
  • 33 Siswa SMKN 6 Mimika PKL di Delapan Industri, Albertus Alto: Ini Langkah Awal Cetak Tenaga Kerja Profesional

    556 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Konflik Bersenjata Papua: Gereja-gereja Kompak Bersuara, Desak Pemerintah Buka Jalur Dialog, bukan Militerisasi

    553 shares
    Bagikan 221 Tweet 138
  • Kemenkeu Evaluasi Penggunaan Dana Ratusan Miliar di Mimika, Fokus pada Layanan Kesehatan dan Infrastruktur

    577 shares
    Bagikan 231 Tweet 144
  • Panitia MPLS Resmi Serahkan 67 Siswa Baru ke SMKN 6 Mimika

    540 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
Next Post
Banjir Tahunan di Busiri Ujung, Warga Menjerit Minta Talut Segera Dibangun

Banjir Tahunan di Busiri Ujung, Warga Menjerit Minta Talut Segera Dibangun

Cegah Kecurangan, Disperindag Mimika Tarik 104 Alat Ukur Minyak Tanah yang Tidak Akurat

Cegah Kecurangan, Disperindag Mimika Tarik 104 Alat Ukur Minyak Tanah yang Tidak Akurat

Satgas Korpasgat TNI AU Bersama Petugas Bandara Sentani Gagalkan Pengiriman 2,46 Kg Ganja

Satgas Korpasgat TNI AU Bersama Petugas Bandara Sentani Gagalkan Pengiriman 2,46 Kg Ganja

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id