ADVERTISEMENT
Minggu, Mei 10, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

Kasus Kekerasan Seksual di Sorong Memprihatinkan, Masuk Kategori Darurat Kemanusiaan

“Jika anak muda mabuk lalu memperkosa tanpa takut, maka kita semua ikut gagal, orang tua, sekolah, lingkungan, dan pemerintah semua gagal”.

12 Juli 2025
0
Kasus Kekerasan Seksual di Sorong Memprihatinkan, Masuk Kategori Darurat Kemanusiaan

Nansy Prisillia Karundeng, Anggota DPRP Papua Barat Daya. (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

SORONG, Koranpapua.id– Kasus kekerasan terhadap perempuan yang terjadi di Kota Sorong, Papua Barat Daya, masuk dalam tarap memprihatinkan.

Terus terjadinya kekerasan seksual seperti pemerkosaan, percobaan pemerkosaan terhadap pelajar, hingga pembunuhan seorang perempuan lanjut usia (lansia), maka Sorong sudah dikategorikan darurat kemanusian.

ADVERTISEMENT

Nansy Prisillia Karundeng, Anggota DPRP Papua Barat Daya dari Fraksi Partai Golkar mengatakan, peristiwa pelecehan yang merendahkan martabat perempuan sebagai darurat kemanusiaan, menjadi bukti kegagalan sistem sosial dalam melindungi perempuan.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Ini bukan sekadar kriminalitas biasa. Sorong kota besar, tapi minuman keras bebas, perempuan diserang, bahkan dibunuh. Mana perlindungan kita?” ujar Nansy di Sorong, belum lama ini.

Baca Juga

Pesta Babi, Papua, dan Paradoks Pembangunan Modern

Anggota KKB Nopison Ditembak Mati, Ini Perjelasan Kapolda Papua Tengah Brigjen Jermias Rontini

Ia menyoroti pembiaran pesta minuman keras di ruang publik, bahkan di pusat kota, tanpa pengawasan. Dan pembunuhan terhadap TS (57) sebagai puncak dari kelalaian sistemik.

“Yang mati bukan hanya seorang lansia, tapi rasa aman kita bersama,” ungkapnya.

Ia juga mengecam praktik aborsi ilegal yang sudah berlangsung lebih dari satu dekade di Sorong.

Menurutnya, hal ini mencerminkan lemahnya pendidikan seks dan kurangnya arah positif bagi generasi muda.

Fraksi Golkar menyampaikan lima tuntutan konkret kepada Pemprov Papua Barat Daya dan Pemkot Sorong:

  1. Pengetatan regulasi penjualan dan distribusi alkohol, khususnya di zona rawan.
  2. Pembentukan Satgas Khusus Pencegahan Kekerasan Seksual, melibatkan TNI-Polri, tokoh agama, adat, perempuan, dan masyarakat.
  3. Pendidikan seks dan kesetaraan gender berbasis lokal, dengan pendekatan agama dan budaya.
  4. Pendirian pusat layanan trauma dan rumah aman di tiap distrik, bekerja sama dengan unit PPA Polri.
  5. Penertiban praktik ilegal, termasuk klinik aborsi berkedok praktik bidan.

“Kami ingin pemerintah hadir sebelum ada korban, bukan setelah perempuan terbunuh,” tegas Nansy.

Nansy juga mengkritik pola penanganan yang terlalu elitis dan terpusat. Ia mendorong peran aktif RT, pemuda, dan masyarakat kampung dalam pencegahan dini.

“Jika anak muda mabuk lalu memperkosa tanpa takut, maka kita semua ikut gagal, orang tua, sekolah, lingkungan, dan pemerintah semua gagal,” pungkasnya. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Pesta Babi, Papua, dan Paradoks Pembangunan Modern

Pesta Babi, Papua, dan Paradoks Pembangunan Modern

10 Mei 2026
Anggota KKB Nopison Ditembak Mati, Ini Perjelasan Kapolda Papua Tengah Brigjen Jermias Rontini

Anggota KKB Nopison Ditembak Mati, Ini Perjelasan Kapolda Papua Tengah Brigjen Jermias Rontini

10 Mei 2026
Pemberian yang Tulus Bapak Paulus untuk Satgas TMMD di Kekwa-Mimika

Pemberian yang Tulus Bapak Paulus untuk Satgas TMMD di Kekwa-Mimika

10 Mei 2026
Kabel Laut Pukpuk: Perkuat Kolaborasi Bilateral Indonesia- Papua Nugini

Kabel Laut Pukpuk: Perkuat Kolaborasi Bilateral Indonesia- Papua Nugini

10 Mei 2026
Dana Desa 133 Kampung di Mimika Belum Cair, Bakri Athoriq: Tunggu Pengukuhan Kepala Kampung

Dana Desa 133 Kampung di Mimika Belum Cair, Bakri Athoriq: Tunggu Pengukuhan Kepala Kampung

10 Mei 2026
Hingga Mei 2026: 11 WK Migas di Papua Tahap Produksi, Hasilkan 14 Ribu Barel Minyak per Hari

Hingga Mei 2026: 11 WK Migas di Papua Tahap Produksi, Hasilkan 14 Ribu Barel Minyak per Hari

10 Mei 2026

POPULER

  • Bupati Johannes Rettob Teken SK Perpanjangan Jabatan 133 Kepala Kampung di Mimika

    Bupati Johannes Rettob Teken SK Perpanjangan Jabatan 133 Kepala Kampung di Mimika

    858 shares
    Bagikan 343 Tweet 215
  • Panik Saat Belok, Pikap Angkut Puluhan Galon Terjun ke Parit di Timika

    662 shares
    Bagikan 265 Tweet 166
  • Belum Ada Hasil Evaluasi, 133 Kepala Kampung di Mimika Diminta Tetap Aktif Bekerja

    622 shares
    Bagikan 249 Tweet 156
  • Dari Rp46 Miliar, Hanya Tersisa Rp5 Miliar untuk Operasional Satpol PP Mimika

    591 shares
    Bagikan 236 Tweet 148
  • Dugaan Korupsi Proyek Lahan Perkebunan Rp22,5 Miliar, Kejari Mimika Periksa Delapan Saksi

    557 shares
    Bagikan 223 Tweet 139
  • Jalan Poros Timika-Mapurujaya Kembali Memakan Korban, Seorang Wiraswasta Tewas di TKP

    543 shares
    Bagikan 217 Tweet 136
  • Pejabat BPKAD Terlibat: Komisi Yudisial Pantau Sidang Dugaan Korupsi Pengadaan ATK Rp4,1 Miliar

    537 shares
    Bagikan 215 Tweet 134
Next Post
Pemkab Mimika dan PTFI Launching Air Bersih Kualitas Kuala Kencana

Pemkab Mimika dan PTFI Launching Air Bersih Kualitas Kuala Kencana

Pembacok Pria di Jalan Seroja Timika Dibekuk Polisi, Kapolsek Miru Sebut Pemicunya Kecurigaan

Pembacok Pria di Jalan Seroja Timika Dibekuk Polisi, Kapolsek Miru Sebut Pemicunya Kecurigaan

Resmi! Tunjangan Profesi Guru ASN dan PPPK 2025 Tidak Lewat Pemda, Langsung Masuk Rekening Pribadi

Resmi! Tunjangan Profesi Guru ASN dan PPPK 2025 Tidak Lewat Pemda, Langsung Masuk Rekening Pribadi

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id