ADVERTISEMENT
Senin, Agustus 31, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua Tengah Mimika

ASN, TNI-Polri di Mimika Gelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila, BPIP: Pancasila Bukan Sekadar Catatan Sejarah

“Upaya penguatan Pancasila harus dilakukan secara komprehensif di berbagai bidang, mulai dari pendidikan, pemerintahan, ekonomi, hingga ruang digital”.

2 Juni 2025
0

Pelaksanaan upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di Halaman Kantor Bupati Mimika, Senin 2 Juni 2025. (foto:redaksi/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) bersama personil TNI-Polri di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah menghadiri upacara peringatan Hari Lahir Pancasila yang jatuh tanggal 1 Juni 2025.

Namun dikarenakan tanggal 1 Juni kemarin bertepatan dengan hari Minggu, maka upacara peringatan baru terlaksana, Senin 2 Juni 2025 di Halaman Kantor Bupati Mimika.

ADVERTISEMENT

Pada upacara tersebut, Letnan Kolonel Laut (P) Benedictus Hery Murwant, Komandan Pangkalan Angkatan Laut (Danlanal) Timika, bertindak sebagai Inspektur Upacara.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Sementara itu, Primus Natikapereyau, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Mimika, mengemban tugas membacakan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945.

Baca Juga

Realisasi Anggaran Mimika Baru 37 Persen, Bupati Rettob Ancam Pangkas Kegiatan OPD

Dinilai Tim Kabupaten, Posyandu Anggrek Timika Jaya Unggulkan Pelayanan Kader

Dalam kesempatan tersebut, Letkol Benedictus Hery Murwanto membacakan pidato Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).

Pidato tersebut menekankan bahwa Pancasila bukan sekadar catatan sejarah atau norma tertulis dalam UUD 1945. Namun lebih dari itu, Pancasila adalah jiwa bangsa dan pedoman hidup bersama.

Pidato tersebut mengajak seluruh peserta upacara untuk merenungkan kembali makna Pancasila sebagai rumah besar bagi keberagaman Indonesia, yang mampu mempersatukan lebih dari 270 juta penduduk dengan latar belakang suku, agama, ras, budaya, dan bahasa yang berbeda.

“Dalam Pancasila, kita belajar bahwa kebhinekaan bukanlah alasan untuk terpecah belah, melainkan kekuatan untuk bersatu,” demikian kutipan pidato Kepala BPIP yang dibacakan oleh Letkol Benedictus.

Dijelaskan, pada sila pertama hingga sila kelima mengandung prinsip-prinsip yang menuntun kita membangun bangsa dengan semangat gotong royong, keadilan sosial, dan penghormatan terhadap martabat manusia.

Dalam konteks pembangunan Nasional saat ini, pemerintah telah menetapkan Asta Cita sebagai delapan agenda prioritas.

Salah satu elemen pentingnya adalah memperkokoh ideologi Pancasila, demokrasi dan hak asasi manusia. Hal ini menjadi prioritas karena kemajuan tanpa landasan ideologi yang kuat akan mudah rapuh.

Penguatan ideologi Pancasila memastikan bahwa pembangunan bangsa selalu berakar pada nilai-nilai kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, dan keadilan sosial.

Lebih jauh, Benedictus menyampaikan bahwa, di era globalisasi dan digitalisasi yang penuh tantangan, ancaman terhadap Pancasila semakin nyata.

Paham-paham ekstrem dan radikal masih berpotensi mengganggu persatuan bangsa.

“Oleh karena itu, upaya penguatan Pancasila harus dilakukan secara komprehensif di berbagai bidang, mulai dari pendidikan, pemerintahan, ekonomi, hingga ruang digital,” jelasnya.

Dalam pidato tersebut, juga ditekankan beberapa poin penting diantaranya, pendidikan Pancasila harus diimplementasikan dalam praktik sehari-hari, tidak hanya sebagai materi formal di sekolah dan universitas.

Poin lainnya ada pada bidang ekonomi, dimana pembangunan harus dinikmati oleh seluruh rakyat Indonesia. Termasuk, di ruang digital, kesadaran kolektif tentang etika, toleransi, dan saling menghargai harus terus dibangun.

Ia menekankan agar pancasila harus menjadi panduan dalam berinteraksi di media sosial dan platform digital lainnya.

Karenanya, masyarakat diimbau untuk memerangi ujaran kebencian dan berita bohong melalui literasi digital dan semangat gotong royong.

“Mari kita jadikan peringatan Hari Lahir Pancasila ini bukan sekadar seremonial, tetapi sebagai momen untuk memperkokoh komitmen kita terhadap nilai-nilai Pancasila,” ajaknya.

Karenanya setiap langkah, kebijakan, ucapan, dan tindakan kita harus menjadi cerminan dari semangat Pancasila.

“Kita ingin Indonesia maju tidak hanya dalam teknologi, tetapi juga secara moral. Kita ingin Indonesia sejahtera tidak hanya dalam statistik, tetapi juga dalam keadilan dan persaudaraan,” imbuhnya.

Serta kita ingin Indonesia dihormati dunia bukan hanya karena kekuatan ekonominya, tetapi karena budi pekerti rakyatnya. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Realisasi Anggaran Mimika Baru 37 Persen, Bupati Rettob Ancam Pangkas Kegiatan OPD

Realisasi Anggaran Mimika Baru 37 Persen, Bupati Rettob Ancam Pangkas Kegiatan OPD

31 Agustus 2026
Dinilai Tim Kabupaten, Posyandu Anggrek Timika Jaya Unggulkan Pelayanan Kader

Dinilai Tim Kabupaten, Posyandu Anggrek Timika Jaya Unggulkan Pelayanan Kader

31 Agustus 2026
Polisi Tetapkan Satu Tersangka Pembunuhan Tukang Ojek Inisial SK di Mimika

Polisi Tetapkan Satu Tersangka Pembunuhan Tukang Ojek Inisial SK di Mimika

31 Agustus 2026
Tanpa Pemilik, 212 Liter Miras Lokal Disita dari KM Sirimau di Pelabuhan Pomako

Tanpa Pemilik, 212 Liter Miras Lokal Disita dari KM Sirimau di Pelabuhan Pomako

31 Agustus 2026
Dua Demo Digelar Bersamaan di DPRK Mimika, Polisi Kerahkan 150 Personel dan 2 Pleton Brimob

Dua Demo Digelar Bersamaan di DPRK Mimika, Polisi Kerahkan 150 Personel dan 2 Pleton Brimob

31 Agustus 2026
Bayi Perempuan Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Komba Jayapura, Polisi Selidiki

Bayi Perempuan Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Komba Jayapura, Polisi Selidiki

31 Agustus 2026

POPULER

  • Lima Diduga Pelaku Pembunuhan Tukang Ojek Berhasil Ditangkap, Polsek Kwamki Narama Diserang

    Lima Diduga Pelaku Pembunuhan Tukang Ojek Berhasil Ditangkap, Polsek Kwamki Narama Diserang

    555 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Dua Pelajar Magang Tewas di Bengkel SP3 Timika, Polisi Selidiki Penyebabnya

    555 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • 500 Hektare Perkebunan Kopi Arabika akan Dikembangkan di Papua Tengah

    549 shares
    Bagikan 220 Tweet 137
  • Bupati Mimika Soroti P3K “Kepala Batu”, Kinerja Buruk Bisa Berujung Pemberhentian

    649 shares
    Bagikan 260 Tweet 162
  • Tindak Lanjuti Edaran Bupati, Dishub Mimika Tertibkan Truk Pengangkut Material

    529 shares
    Bagikan 212 Tweet 132
  • 26 Pejabat Polres Mimika Dimutasi, Wakapolres hingga Kapolsek Berganti, Ini Daftarnya

    620 shares
    Bagikan 248 Tweet 155
  • Profiling 2.644 ASN Mimika Dimulai, Bupati Tegaskan Karier Tak Boleh Lagi “Diacak-acak”

    525 shares
    Bagikan 210 Tweet 131
Next Post
Masuk Sekolah Kedinasan, Pemkab Mimika Seleksi Kesehatan 50 Pelajar AMOR, Gandeng Kapolres dan Dandim

Dinas Pendidikan Mimika Peringatkan Sekolah Tidak Boleh Pungut Biaya Print Ijazah

Tidak Laporkan Harta, TPP Oknum Pejabat Eselon III di Pemkab Mimika Diblokir

Sipir Penjara Diparangi, Belasan Napi di Lapas Nabire Berhasil Kabur

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id