TIMIKA, Koranpapua.id – Realisasi keuangan Pemerintah Kabupaten Mimika hingga akhir Agustus 2026 mencapai 37 persen. Angka tersebut naik sekitar 7 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang berada di kisaran 30 persen.
Bupati Mimika Johannes Rettob mengatakan peningkatan tersebut menunjukkan adanya perbaikan dalam penyerapan anggaran. Namun, ia meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) mempercepat pelaksanaan program agar serapan anggaran tidak menumpuk pada akhir tahun.
“Realisasi keuangan mencapai 37 persen, lebih baik 7 persen dari tahun lalu di bulan yang sama,” kata Rettob saat memimpin apel gabungan di halaman Pusat Pemerintahan Kabupaten Mimika, SP3, Senin 31 Agustus 2026.
Ia menargetkan pada pertengahan Oktober atau memasuki pekan kedua bulan tersebut, setiap OPD sudah mampu mencapai realisasi minimal 70 persen.
Menurutnya, capaian serapan anggaran akan menjadi salah satu indikator dalam mengevaluasi kemampuan pimpinan OPD mengelola program dan anggaran yang menjadi tanggung jawabnya.
“Pertengahan Oktober, minggu kedua, semua OPD sudah punya realisasi yang tinggi, mulai 70 persen,” ujarnya.
Rettob juga menegaskan batas akhir pelaksanaan pekerjaan pemerintah pada tahun anggaran 2026. Seluruh kontrak pekerjaan ditargetkan tidak melewati 20 Desember.
“Pada akhir tahun kita akan putuskan semua kontrak pekerjaan tidak boleh lewat 20 Desember. Kalau ada yang lewat, kita akan bayar sesuai progresnya,” kata dia.
Ia mengingatkan OPD yang tidak mampu mencapai target penyerapan akan menghadapi konsekuensi pada penganggaran tahun berikutnya. Besaran pengurangan kegiatan akan disesuaikan dengan hasil evaluasi terhadap kinerja masing-masing OPD.
“Kalau tidak mencapai tinggi penyerapannya setiap OPD, kalau kurang 10 persen maka tahun depan dipotong kegiatan 10 persen. Dipotong sesuai kekurangan tahun ini, dengan pertimbangan-pertimbangan dari hasil evaluasi,” ujarnya.
Rettob menekankan, evaluasi tersebut tidak hanya melihat besarnya anggaran yang terserap, tetapi juga kemampuan pimpinan OPD dalam mengelola program secara efektif dan tepat waktu. (*)
Penulis: Hayun Nuhuyanan
Editor: Marthen LL Moru







