ADVERTISEMENT
Selasa, Oktober 27, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

Tim DVI Berhasil Identifikasi 13 Jenasah Korban Longsor di Pegunungan Arfak, Berikut Daftar Nama Mereka

Lima korban ditemukan selamat, dan tiga korban lainnya masih hilang dan satu korban terakhir ditemukan Tim SAR gabungan saat operasi pencarian hari ketujuh.

24 Mei 2025
0
Tim DVI Berhasil Identifikasi 13 Jenasah Korban Longsor di Pegunungan Arfak, Berikut Daftar Nama Mereka

Tim Gabungan saat melakukan evaluasi jenasah korban longsor dan banjir bandang di Pegunungan Arfak. (foto:Ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

MANOKWARI- Koranpapua.id- Sebanyak 13 dari 16 jenasah korban longsor dan banjir bandang di Distrik Catubouw, Kabupaten Pegunungan Arfak, Papua Barat, berhasil diidentifikasi.

Ini setelah Tim Disaster Victim Identification (DVI) dan tim Identifikasi Forensik (INAFIS) Biddokkes Polda Papua Barat melakukan proses identifikasi dalam beberapa hari terakhir.

Kombes Pol Ignatius Benny Ady Prabowo, Kabid Humas Polda Papua Barat, mengatakan, mengatakan, dari total 14 jenasah yang berhasil ditemukan, 13 di antaranya sudah berhasil diidentifikasi menggunakan metode DVI.

Dikatakan, Tim DVI dan INAFIS Polda Papua Barat telah bekerja keras dan berhasil mengidentifikasi 13 jenasah dengan menggunakan data sekunder ante mortem, data primer post mortem (sidik jari INAFIS), dan data sekunder post mortem.

Baca Juga

Ketua IDI Papua Apresiasi Dedikasi Dokter di Wilayah Terpencil

Kapolda Papua Tengah Bagikan Helm Gratis di Timika, Ingatkan Keselamatan Pengendara

Benny menambahkan, masih terdapat satu jenazah yang belum teridentifikasi dan satu jenazah yang belum diambil oleh pihak keluarga.

Sementara itu, tim pencarian korban banjir bandang di Kali Meyof, Kampung Jim (Meyes), Distrik Catubouw, Kabupaten Pegunungan Arfak, masih terus dilakukan hingga hari kelima.

Sebanyak 96 personel dari berbagai instansi turut terlibat dalam proses pencarian, di antaranya Polda Papua Barat, Polres Pegaf, Kodim 1812 Pegaf, Basarnas, BPBD Provinsi Papua Barat, serta BPBD Kabupaten Pegaf.

“Hasil pencarian korban hari ini sebanyak satu korban, yang kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Polda Papua Barat untuk diidentifikasi.

Total korban tanah longsor yang sudah ditemukan sebanyak 16 korban, dengan 3 korban jiwa masih belum ditemukan,” ungkap Benny.

Kompol Bernadus Okoka, Kapolres Pegunungan Arfak menyampaikan bahwa pencarian hari kelima difokuskan pada titik-titik tertentu menggunakan alat berat.

“Pada pukul 10.15 WIT, tim gabungan berhasil menemukan satu korban meninggal dunia yang tertimbun material tanah longsor dan mengevakuasi korban menggunakan excavator,” ujarnya.

Berikut adalah daftar 13 korban yang telah diidentifikasi:

  1. Yoseph Ermilianus Efrem
  2. Porman Takaliumang
  3. Okden Okte
  4. Joni Rahawari
  5. Oce Takaliumang
  6. Laurensius Denilson Armanto
  7. George Takaliumang
  8. Oktovianus Petrus Alwandi
  9. Yan Leo
  10. Robertus Edison Nurak
  11. Reki Wote
  12. Melkianus Isba
  13. Harispen Tampil

Terpisah, Yefri Sabaruddin, Kepala Badan SAR Nasional Manokwari menjelaskan, sebanyak 16 orang meninggal dunia dalam peristiwa itu.

Dikatakan, lima korban ditemukan selamat, dan tiga korban lainnya masih hilang dan satu korban terakhir ditemukan Tim SAR gabungan saat operasi pencarian hari ketujuh.

Jumlah keseluruhan korban dalam peristiwa itu sebanyak 24 orang.

Lima orang yang berhasil menyelamatkan diri ketika bencana terjadi yaitu Fretswan Unas, Juandi Takaliumang, Yeskiel Takaliumang, Karunyak Takaliumang, dan Erik.

Kemudian, Tim SAR gabungan melakukan operasi pencarian terhadap 19 orang yang dinyatakan hilang, namun hingga pelaksanaan operasi hari ketujuh hanya ditemukan 16 korban.

“Kami masih berdiskusi dengan keluarga korban, apakah operasi akan dilanjutkan atau ditutup,” ujarnya. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

PMI Mimika Bagikan Masker untuk Cegah Dampak Kabut Asap

PMI Mimika Bagikan Masker untuk Cegah Dampak Kabut Asap

24 Oktober 2026
Pekan Bakti Noken Medis, 15 Dokter Spesialis Layani Warga Mimika Timur

Pekan Bakti Noken Medis, 15 Dokter Spesialis Layani Warga Mimika Timur

24 Oktober 2026
Ketua IDI Mimika Ajak Dokter Bersatu Layani Warga

Ketua IDI Mimika Ajak Dokter Bersatu Layani Warga

24 Oktober 2026
Cegah Stunting, PKK Mimika Sasar 48 Anak Lewat Gerakan Orang Tua Asuh

Cegah Stunting, PKK Mimika Sasar 48 Anak Lewat Gerakan Orang Tua Asuh

24 Oktober 2026
IDI Timika Gelar Bakti Sosial, Dekatkan Layanan Kesehatan ke Warga Mapurujaya

IDI Timika Gelar Bakti Sosial, Dekatkan Layanan Kesehatan ke Warga Mapurujaya

24 Oktober 2026
Satgas Pasgat Gagalkan Pengiriman Optik Tempur ke Yahukimo

Satgas Pasgat Gagalkan Pengiriman Optik Tempur ke Yahukimo

24 Oktober 2026

POPULER

  • Pemkab Mimika tetapkan Jadwal Libur dan Cuti Bersama Mimika Oktober–Desember 2026

    Pemkab Mimika tetapkan Jadwal Libur dan Cuti Bersama Mimika Oktober–Desember 2026

    574 shares
    Bagikan 230 Tweet 144
  • Kajian Dokumen Lemasa Belum Tuntas, Sem Bukaleng Minta Kepastian

    535 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • DPMK Mimika Dorong 133 Kampung Susun Program Prioritas 2027

    533 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Uang Transportasi Peserta Belum Dibayar, Pelatihan Public Speaking di Mimika Disorot

    532 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Waspada Kabut Asap Karhutla dan El Niño

    531 shares
    Bagikan 212 Tweet 133
  • Freeport Gelar IFRC 2026 di Mimika, 17 Tim Adu Kemampuan

    530 shares
    Bagikan 212 Tweet 133
  • Baru Satu Sekolah Ajukan PJJ, Disdik Mimika Pantau Kondisi Siswa

    526 shares
    Bagikan 210 Tweet 132
Next Post

Mgr. Bernardus Bofitwos Baru Adalah Hasil Karya Panjang Misionaris Katolik di Tanah Papua

Ketua MRP Provinsi Papua Tengah Ajak Masyarakat Jaga Suasana Kondusif Pasca Pilkada 2024

Asosiasi MRP se- Wilayah Papua Berkumpul di Nabire

Satgas Operasi Damai Cartenz 2025 Kejar KKB Usai Bakar Gedung Sekolah di Puncak

KKB Semakin Nekat Tembak Pesawat Bupati Puncak di Bandara Ilaga. Ini Kronologi Singkat Peristiwanya

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id