ADVERTISEMENT
Selasa, April 14, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

Tim DVI Berhasil Identifikasi 13 Jenasah Korban Longsor di Pegunungan Arfak, Berikut Daftar Nama Mereka

Lima korban ditemukan selamat, dan tiga korban lainnya masih hilang dan satu korban terakhir ditemukan Tim SAR gabungan saat operasi pencarian hari ketujuh.

24 Mei 2025
0
Tim DVI Berhasil Identifikasi 13 Jenasah Korban Longsor di Pegunungan Arfak, Berikut Daftar Nama Mereka

Tim Gabungan saat melakukan evaluasi jenasah korban longsor dan banjir bandang di Pegunungan Arfak. (foto:Ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

MANOKWARI- Koranpapua.id- Sebanyak 13 dari 16 jenasah korban longsor dan banjir bandang di Distrik Catubouw, Kabupaten Pegunungan Arfak, Papua Barat, berhasil diidentifikasi.

Ini setelah Tim Disaster Victim Identification (DVI) dan tim Identifikasi Forensik (INAFIS) Biddokkes Polda Papua Barat melakukan proses identifikasi dalam beberapa hari terakhir.

ADVERTISEMENT

Kombes Pol Ignatius Benny Ady Prabowo, Kabid Humas Polda Papua Barat, mengatakan, mengatakan, dari total 14 jenasah yang berhasil ditemukan, 13 di antaranya sudah berhasil diidentifikasi menggunakan metode DVI.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Dikatakan, Tim DVI dan INAFIS Polda Papua Barat telah bekerja keras dan berhasil mengidentifikasi 13 jenasah dengan menggunakan data sekunder ante mortem, data primer post mortem (sidik jari INAFIS), dan data sekunder post mortem.

Baca Juga

Polisi di Timika Kembali Ringkus Dua Pelaku Curanmor, Motor Curian Berhasil Diamankan

Kombes Gatot: Polisi Telah Bentuk Tim Tangani Dua Kasus Pembunuhan di Timika

Benny menambahkan, masih terdapat satu jenazah yang belum teridentifikasi dan satu jenazah yang belum diambil oleh pihak keluarga.

Sementara itu, tim pencarian korban banjir bandang di Kali Meyof, Kampung Jim (Meyes), Distrik Catubouw, Kabupaten Pegunungan Arfak, masih terus dilakukan hingga hari kelima.

Sebanyak 96 personel dari berbagai instansi turut terlibat dalam proses pencarian, di antaranya Polda Papua Barat, Polres Pegaf, Kodim 1812 Pegaf, Basarnas, BPBD Provinsi Papua Barat, serta BPBD Kabupaten Pegaf.

“Hasil pencarian korban hari ini sebanyak satu korban, yang kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Polda Papua Barat untuk diidentifikasi.

Total korban tanah longsor yang sudah ditemukan sebanyak 16 korban, dengan 3 korban jiwa masih belum ditemukan,” ungkap Benny.

Kompol Bernadus Okoka, Kapolres Pegunungan Arfak menyampaikan bahwa pencarian hari kelima difokuskan pada titik-titik tertentu menggunakan alat berat.

“Pada pukul 10.15 WIT, tim gabungan berhasil menemukan satu korban meninggal dunia yang tertimbun material tanah longsor dan mengevakuasi korban menggunakan excavator,” ujarnya.

Berikut adalah daftar 13 korban yang telah diidentifikasi:

  1. Yoseph Ermilianus Efrem
  2. Porman Takaliumang
  3. Okden Okte
  4. Joni Rahawari
  5. Oce Takaliumang
  6. Laurensius Denilson Armanto
  7. George Takaliumang
  8. Oktovianus Petrus Alwandi
  9. Yan Leo
  10. Robertus Edison Nurak
  11. Reki Wote
  12. Melkianus Isba
  13. Harispen Tampil

Terpisah, Yefri Sabaruddin, Kepala Badan SAR Nasional Manokwari menjelaskan, sebanyak 16 orang meninggal dunia dalam peristiwa itu.

Dikatakan, lima korban ditemukan selamat, dan tiga korban lainnya masih hilang dan satu korban terakhir ditemukan Tim SAR gabungan saat operasi pencarian hari ketujuh.

Jumlah keseluruhan korban dalam peristiwa itu sebanyak 24 orang.

Lima orang yang berhasil menyelamatkan diri ketika bencana terjadi yaitu Fretswan Unas, Juandi Takaliumang, Yeskiel Takaliumang, Karunyak Takaliumang, dan Erik.

Kemudian, Tim SAR gabungan melakukan operasi pencarian terhadap 19 orang yang dinyatakan hilang, namun hingga pelaksanaan operasi hari ketujuh hanya ditemukan 16 korban.

“Kami masih berdiskusi dengan keluarga korban, apakah operasi akan dilanjutkan atau ditutup,” ujarnya. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

MRP Merasa Tidak Dilibatkan Pemerintah dalam Pengambilan Kebijakan Strategis Daerah

MRP Merasa Tidak Dilibatkan Pemerintah dalam Pengambilan Kebijakan Strategis Daerah

14 April 2026
Pemilik Ladang Ganja di Hutan Pegunungan Bintang Diduga Pemain Lama

Pemilik Ladang Ganja di Hutan Pegunungan Bintang Diduga Pemain Lama

14 April 2026
Polisi di Timika Kembali Ringkus Dua Pelaku Curanmor, Motor Curian Berhasil Diamankan

Polisi di Timika Kembali Ringkus Dua Pelaku Curanmor, Motor Curian Berhasil Diamankan

14 April 2026
Kombes Gatot: Polisi Telah Bentuk Tim Tangani Dua Kasus Pembunuhan di Timika

Kombes Gatot: Polisi Telah Bentuk Tim Tangani Dua Kasus Pembunuhan di Timika

14 April 2026
Skandal Standar MBG Mimika: 11 SPPG Ditutup, Pengawasan Dipertanyakan

Skandal Standar MBG Mimika: 11 SPPG Ditutup, Pengawasan Dipertanyakan

14 April 2026
Iwan Anwar Tegaskan Perda UMKM OAP Bersifat Afirmatif, Bukan Diskriminatif

Satpol PP Mimika Diingatkan Pelajari Secara Utuh Isi Perda Nomor 4 Tahun 2024 Sebelum Lakukan Penertiban

14 April 2026

POPULER

  • Perkuat Pengamanan Pasca Insiden Berdarah, BKO Mabes Polri Tiba di Dogiyai

    Perkuat Pengamanan Pasca Insiden Berdarah, BKO Mabes Polri Tiba di Dogiyai

    595 shares
    Bagikan 238 Tweet 149
  • Aroma Dugaan Korupsi Proyek Lahan di Mimika Menguat, Kasus Senilai Rp22,5 Miliar Naik Tahap Penyidikan

    594 shares
    Bagikan 238 Tweet 149
  • Bahas Berbagai Isu Kruasil, MRP se-Papua Raya Audensi dengan DPD RI di Jakarta

    548 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • Terekam CCTV, Seorang Pria Tewas Dihabisi di Halaman Masjid Al-Azhar Timika

    548 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • Satpol PP Mimika Operasi Penertiban Pedagang Kaki Lima di Sejumlah Ruas Jalan dalam Kota

    544 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • Iwan Anwar Tegaskan Perda UMKM OAP Bersifat Afirmatif, Bukan Diskriminatif

    536 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • DBH Freeport Turun Rp800 Miliar, Mimika Terancam Defisit Anggaran

    533 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
Next Post

Mgr. Bernardus Bofitwos Baru Adalah Hasil Karya Panjang Misionaris Katolik di Tanah Papua

Ketua MRP Provinsi Papua Tengah Ajak Masyarakat Jaga Suasana Kondusif Pasca Pilkada 2024

Asosiasi MRP se- Wilayah Papua Berkumpul di Nabire

Satgas Operasi Damai Cartenz 2025 Kejar KKB Usai Bakar Gedung Sekolah di Puncak

KKB Semakin Nekat Tembak Pesawat Bupati Puncak di Bandara Ilaga. Ini Kronologi Singkat Peristiwanya

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id