ADVERTISEMENT
Senin, September 14, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

APABL-OAPN Mimika Gelar Musda Pertama, Yoga Pribadi: Petani Lokal Tidak Menjadi Penonton, Harus Pelaku Utama

“Peternak itu hebat, petani itu hebat, jadi nelayan itu hebat karena lewat merekalah kita semua dapat makan kalau tidak ada mereka, kita tidak bisa makan kalau tidak ada itu semua”.

20 Mei 2025
0
APABL-OAPN Mimika Gelar Musda Pertama, Yoga Pribadi: Petani Lokal Tidak Menjadi Penonton, Harus Pelaku Utama

Musdah pertama Asosiasi Peternak Ayam Broiler Lokal (APABL) Timika yang berlangsung di salah satu hotel, Selasa 20 Mei 2025. (foto:redaksi/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Asosiasi Peternak Ayam Broiler Lokal (APABL) Orang Asli Papua dan Nusantara (OAPN) Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, menggelar Musyawarah Daerah (Musda) Pertama, Selasa 20 Mei 2025.

Musda yang berlangsung di salah satu hotel di Timika, dibuka secara resmi oleh Ignatius Yoga Pribadi, Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan mewakili Johannes Rettob, Bupati Mimika.

ADVERTISEMENT

Hadir dalam kesempatan itu, drh. Sabelina Fitriani, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) dan Dr. Leonardus Tumuka, Direktur YPMAK.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Ignatius Yoga Pribadi dalam sambutannya menyampaikan, apresiasi kepada para peternak ayam broiler di Timika, khususnya peternak OAP dan Nusantara, atas inisiatif pembentukan asosiasi ini sebagai wadah perjuangan dan pembinaan bersama.

Baca Juga

Pemkab Mimika Desak OPD Tuntaskan Penyaluran Dana Otsus DTI 2026

Pemkab Mimika Kembali Optimalkan 500 Hektare Sawah Lama, Genjot Produksi Padi

Ia menekankan peran strategis sektor peternakan dalam mendukung ketahanan pangan, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kehadiran APABL-OAPN diharapkan mampu menjadi penggerak kemajuan peternakan rakyat di Mimika yang lebih solid, inovatif, serta berdaya saing tinggi,” ujarnya.

Ignatius Yoga Pribadi berharap Musda ini menghasilkan gagasan, strategi, dan kolaborasi yang mendorong peningkatan kualitas dan kuantitas produksi ayam broiler lokal agar mampu bersaing di pasar bebas.

Ia mengingatkan agar peternak lokal tidak hanya menjadi penonton, tetapi menjadi pelaku utama dalam pasar unggas yang semakin kompetitif.

“Sudah saatnya peternak lokal berdiri sejajar, bahkan menjadi pelaku utama dalam pasar unggas yang semakin terbuka” pesannya.

Lebih lanut, ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Mimika, berkomitmen untuk memberikan dukungan melalui regulasi, pelatihan, akses modal, dan infrastruktur.

Ia juga menekankan pentingnya semangat kerja keras, solidaritas, dan inovasi di kalangan peternak.

Pada kesempatan yang sama drh. Sabelina Fitriani, Kadis Disnakeswan Mimika, mengapresiasi Musda pertama APABL Timika dan mendorong sektor lain untuk mencontoh inisiatif ini.

“Peternak itu hebat, petani itu hebat, jadi nelayan itu hebat karena lewat mereka lah kita semua dapat makan kalau tidak ada mereka, kita tidak bisa makan kalau tidak ada itu semua,” katanya

Sabelina mengakui kemandirian asosiasi ayam broiler yang mampu menyuplai 26 ton per bulan ke PT Pangansari.

Lebih jauh, Sabelina melihat peluang usaha yang terbuka lebar bagi peternak, tidak lagi terbatas pada momen-momen tertentu.

Ia juga menyatakan kebanggaannya atas kemandirian peternak OAP yang mencapai sekitar 30 persen dari anggota asosiasi. “Saya sangat bangga bahwa peternak OAP sudah bisa mandiri,” ujarnya.

Mengakhiri sambutanya, Sabelina berpesan agar pengusaha peternakan dapat berpartisipasi dalam setiap unit besar yang membutuhkan suplai daging ayam berkualitas di Timika.

Sementara itu, Samuel George Awom, Ketua APABL Timika, menyampaikan bahwa produksi peternak telah meningkat, namun sarana pendukung belum memadai.

Terutama kapasitas Rumah Potong Hewan (RPH) yang hanya 2.000 ekor per hari, padahal kemampuan produksi sudah lebih tinggi.

“Rumah potong hewan kapasitas potong cuman 2.000 ekor per hari sedangkan kita punya kemampuan produksi sudah melebihi,” katanya.

Karenanya, Samuel berharap adanya peningkatan kapasitas RPH di atas 10 ton dan pembangunan cold storage sehingga menjawab produksi para peternak. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Pemkab Mimika Desak OPD Tuntaskan Penyaluran Dana Otsus DTI 2026

Pemkab Mimika Desak OPD Tuntaskan Penyaluran Dana Otsus DTI 2026

14 September 2026
Pemkab Mimika Siapkan 7.000 Hektare Lahan untuk Pengembangan Pertanian

Pemkab Mimika Kembali Optimalkan 500 Hektare Sawah Lama, Genjot Produksi Padi

14 September 2026
Pemkab Mimika Siapkan 7.000 Hektare Lahan untuk Pengembangan Pertanian

Pemkab Mimika Siapkan 7.000 Hektare Lahan untuk Pengembangan Pertanian

14 September 2026
Korban Penyanderaan di Jila Dievakuasi ke Timika, Kapolda: Trauma Masih Terlihat

Korban Penyanderaan di Jila Dievakuasi ke Timika, Kapolda: Trauma Masih Terlihat

14 September 2026
HUT ke-30 Mimika, Pemkab Siapkan Perayaan dan Evaluasi Pelayanan

HUT ke-30 Mimika, Pemkab Siapkan Perayaan dan Evaluasi Pelayanan

14 September 2026
Apel Pemkab Mimika, ASN Hening Cipta untuk Korban Wamena

Apel Pemkab Mimika, ASN Hening Cipta untuk Korban Wamena

14 September 2026

POPULER

  • Muhammad Ramadhani Meninggal,Keluarga Palang Jalan

    Muhammad Ramadhani Meninggal,Keluarga Palang Jalan

    614 shares
    Bagikan 246 Tweet 154
  • Bermodal Nomor Togel, 3 Pelaku Hipnotis Korban dan Kuras Uang di Sentani

    603 shares
    Bagikan 241 Tweet 151
  • Tiga Petugas Tewas Ditembak OTK Saat Distribusi Bahan Pangan di Jayawijaya

    571 shares
    Bagikan 228 Tweet 143
  • Polisi Beberkan Kronologi Penembakan Tiga Pegawai Dinas Pertanian di Jayawijaya

    564 shares
    Bagikan 226 Tweet 141
  • Penikaman di KM 10 Mimika Diduga Dipicu Rokok, Polisi Buru Pelaku

    554 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Pria Ditemukan Tewas di Jalan Kelimutu Timika, Motor dan HP Diduga Dibawa Pelaku

    551 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Kronologi Penikaman Ramadhani, Polisi Selidiki Motif

    537 shares
    Bagikan 215 Tweet 134
Next Post
APABL-OAPN Mimika Gelar Musda Pertama, Yoga Pribadi: Petani Lokal Tidak Menjadi Penonton, Harus Pelaku Utama

Dirk Junior Jonathan Koibur dan Siti R.A. Rumbiak Ditetapkan Menjadi Duta Pajak Daerah Kabupaten Mimika 2025

APABL-OAPN Mimika Gelar Musda Pertama, Yoga Pribadi: Petani Lokal Tidak Menjadi Penonton, Harus Pelaku Utama

Wabup Mimika Harap Duta Pajak 2025 Menjadi Agen Perubahan dan Perpanjangan Tangan Pemerintah

Pemdis Wania Kelola Dana Padat Karya Rp1 Miliar, Mathius Sedan: Kampung dan Kelurahan Siapkan 30 Tenaga Kerja

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id