ADVERTISEMENT
Senin, Juli 13, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

APABL-OAPN Mimika Gelar Musda Pertama, Yoga Pribadi: Petani Lokal Tidak Menjadi Penonton, Harus Pelaku Utama

“Peternak itu hebat, petani itu hebat, jadi nelayan itu hebat karena lewat merekalah kita semua dapat makan kalau tidak ada mereka, kita tidak bisa makan kalau tidak ada itu semua”.

20 Mei 2025
0
APABL-OAPN Mimika Gelar Musda Pertama, Yoga Pribadi: Petani Lokal Tidak Menjadi Penonton, Harus Pelaku Utama

Musdah pertama Asosiasi Peternak Ayam Broiler Lokal (APABL) Timika yang berlangsung di salah satu hotel, Selasa 20 Mei 2025. (foto:redaksi/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Asosiasi Peternak Ayam Broiler Lokal (APABL) Orang Asli Papua dan Nusantara (OAPN) Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, menggelar Musyawarah Daerah (Musda) Pertama, Selasa 20 Mei 2025.

Musda yang berlangsung di salah satu hotel di Timika, dibuka secara resmi oleh Ignatius Yoga Pribadi, Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan mewakili Johannes Rettob, Bupati Mimika.

ADVERTISEMENT

Hadir dalam kesempatan itu, drh. Sabelina Fitriani, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) dan Dr. Leonardus Tumuka, Direktur YPMAK.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Ignatius Yoga Pribadi dalam sambutannya menyampaikan, apresiasi kepada para peternak ayam broiler di Timika, khususnya peternak OAP dan Nusantara, atas inisiatif pembentukan asosiasi ini sebagai wadah perjuangan dan pembinaan bersama.

Baca Juga

Empat Kali Gelar Turnamen Mini Soccer di Timika, Kapolda Papua Tengah: Talenta Alam Anak-Anak Papua Harus Didukung

SMA Negeri 1 Manokwari Wakili Papua Barat di Ajang LCC Tingkat Nasional

Ia menekankan peran strategis sektor peternakan dalam mendukung ketahanan pangan, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kehadiran APABL-OAPN diharapkan mampu menjadi penggerak kemajuan peternakan rakyat di Mimika yang lebih solid, inovatif, serta berdaya saing tinggi,” ujarnya.

Ignatius Yoga Pribadi berharap Musda ini menghasilkan gagasan, strategi, dan kolaborasi yang mendorong peningkatan kualitas dan kuantitas produksi ayam broiler lokal agar mampu bersaing di pasar bebas.

Ia mengingatkan agar peternak lokal tidak hanya menjadi penonton, tetapi menjadi pelaku utama dalam pasar unggas yang semakin kompetitif.

“Sudah saatnya peternak lokal berdiri sejajar, bahkan menjadi pelaku utama dalam pasar unggas yang semakin terbuka” pesannya.

Lebih lanut, ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Mimika, berkomitmen untuk memberikan dukungan melalui regulasi, pelatihan, akses modal, dan infrastruktur.

Ia juga menekankan pentingnya semangat kerja keras, solidaritas, dan inovasi di kalangan peternak.

Pada kesempatan yang sama drh. Sabelina Fitriani, Kadis Disnakeswan Mimika, mengapresiasi Musda pertama APABL Timika dan mendorong sektor lain untuk mencontoh inisiatif ini.

“Peternak itu hebat, petani itu hebat, jadi nelayan itu hebat karena lewat mereka lah kita semua dapat makan kalau tidak ada mereka, kita tidak bisa makan kalau tidak ada itu semua,” katanya

Sabelina mengakui kemandirian asosiasi ayam broiler yang mampu menyuplai 26 ton per bulan ke PT Pangansari.

Lebih jauh, Sabelina melihat peluang usaha yang terbuka lebar bagi peternak, tidak lagi terbatas pada momen-momen tertentu.

Ia juga menyatakan kebanggaannya atas kemandirian peternak OAP yang mencapai sekitar 30 persen dari anggota asosiasi. “Saya sangat bangga bahwa peternak OAP sudah bisa mandiri,” ujarnya.

Mengakhiri sambutanya, Sabelina berpesan agar pengusaha peternakan dapat berpartisipasi dalam setiap unit besar yang membutuhkan suplai daging ayam berkualitas di Timika.

Sementara itu, Samuel George Awom, Ketua APABL Timika, menyampaikan bahwa produksi peternak telah meningkat, namun sarana pendukung belum memadai.

Terutama kapasitas Rumah Potong Hewan (RPH) yang hanya 2.000 ekor per hari, padahal kemampuan produksi sudah lebih tinggi.

“Rumah potong hewan kapasitas potong cuman 2.000 ekor per hari sedangkan kita punya kemampuan produksi sudah melebihi,” katanya.

Karenanya, Samuel berharap adanya peningkatan kapasitas RPH di atas 10 ton dan pembangunan cold storage sehingga menjawab produksi para peternak. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Empat Kali Gelar Turnamen Mini Soccer di Timika, Kapolda Papua Tengah: Talenta Alam Anak-Anak Papua Harus Didukung

Empat Kali Gelar Turnamen Mini Soccer di Timika, Kapolda Papua Tengah: Talenta Alam Anak-Anak Papua Harus Didukung

13 Juli 2026
SMA Negeri 1 Manokwari Wakili Papua Barat di Ajang LCC Tingkat Nasional

SMA Negeri 1 Manokwari Wakili Papua Barat di Ajang LCC Tingkat Nasional

13 Juli 2026
Dampak Konflik Senjata di Papua: Pengungsi Harus Ditangani Secara Serius sebagai Bagian Perlindungan Warga Sipil

Dampak Konflik Senjata di Papua: Pengungsi Harus Ditangani Secara Serius sebagai Bagian Perlindungan Warga Sipil

12 Juli 2026
Terima 152 Anak Papua Bersekolah di Jawa Timur, Gubernur Khofifah: Anggap Saya Mama Kalian

Terima 152 Anak Papua Bersekolah di Jawa Timur, Gubernur Khofifah: Anggap Saya Mama Kalian

12 Juli 2026
Stand Dekranasda Tolikara Jadi Magnet di Ajang HUT Dekranas Nasional ke-46 di Makassar

Stand Dekranasda Tolikara Jadi Magnet di Ajang HUT Dekranas Nasional ke-46 di Makassar

12 Juli 2026
Berdiri di Garda Terdepan, Satgas Pasgat Pos Monemani Kawal Aspirasi Masyarakat Dogiyai

Berdiri di Garda Terdepan, Satgas Pasgat Pos Monemani Kawal Aspirasi Masyarakat Dogiyai

12 Juli 2026

POPULER

  • Kombes dr. Rommy Sebastian: Pilot AMA Tewas Akibat Tembakan di Kepala

    Amerika Bereaksi Usai Warga Negaranya Tewas Ditembak Kelompok Bersenjata di Yahukimo

    686 shares
    Bagikan 274 Tweet 172
  • Hasil Seleksi Beasiswa YPMAK Segera Diumumkan, Hanya 15 Peserta yang Lolos ke UPN Veteran Yogyakarta

    601 shares
    Bagikan 240 Tweet 150
  • Bupati Johannes Rettob Lantik Dwi Cholifah sebagai Kepala Inspektorat, Tunjuk Sejumlah Plt

    548 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • Penembakan Perempuan Hamil di Intan Jaya Harus Diusut Tuntas, Komnas Perempuan: Ini Tragedi Kemanusiaan

    545 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • Rp10 Miliar untuk Gedung Kosong! Perpustakaan Mimika Tak Kunjung Difungsikan

    522 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • Markas Kodal Drone TNI untuk Perkuat Operasi di Papua Berdudukan di Timika

    519 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
  • RDP DPRK Mimika Ungkap Persoalan Pelayanan RSUD, Direktur Beberkan Solusi Atasi Kepadatan Pasien

    518 shares
    Bagikan 207 Tweet 130
Next Post
APABL-OAPN Mimika Gelar Musda Pertama, Yoga Pribadi: Petani Lokal Tidak Menjadi Penonton, Harus Pelaku Utama

Dirk Junior Jonathan Koibur dan Siti R.A. Rumbiak Ditetapkan Menjadi Duta Pajak Daerah Kabupaten Mimika 2025

APABL-OAPN Mimika Gelar Musda Pertama, Yoga Pribadi: Petani Lokal Tidak Menjadi Penonton, Harus Pelaku Utama

Wabup Mimika Harap Duta Pajak 2025 Menjadi Agen Perubahan dan Perpanjangan Tangan Pemerintah

Pemdis Wania Kelola Dana Padat Karya Rp1 Miliar, Mathius Sedan: Kampung dan Kelurahan Siapkan 30 Tenaga Kerja

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id