ADVERTISEMENT
Sabtu, Maret 28, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Keamanan

TPNPB-OPM Mengaku Bertanggung Jawab Atas Pembunuhan Enam Guru dan Nakes di Yahukimo

Sebby beralasan, para korban yang mereka bunuh adalah agen intelijen Indonesia. Maka semua orang imigran Indonesia yang telah memasuki tanah Papua kami cap sebagai militer.

23 Maret 2025
0
Sungguh Kejam, OPM Bunuh dan Bakar Hidup-Hidup Enam Guru dan Nakes di Yahukimo

KKB atau OPM dilaporkan membunuh dan membakar hidup-hidup enam orang di Kampung Anggruk, Distrik Anggruk, Kabupaten Yahukimo, Jumat, 21 Maret 2025.(foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Organisasi Papua Merdeka (OPM) mengaku bertanggung jawab atas pembunuhan enam guru dan Nakes (tenaga kesehatan) di Kampung Anggruk, Distrik Anggruk, Kabupaten Yahukimo.

Sebby Sambom, Juru Bicara Organisasi Papua Merdeka (OPM) membenarkan bahwa, pasukan TPNPB Kodap XVI Yahukimo yang melakukan pembunuhan terhadap enam orang guru dan nakes termasuk membakar rumah di wilayah itu pada Jumat, 21 Maret 2025.

ADVERTISEMENT

Sebby beralasan, para korban yang mereka bunuh adalah agen intelijen Indonesia.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Maka semua orang imigran Indonesia yang telah memasuki tanah Papua kami cap sebagai militer,” ujar Sebby Sambom dalam keterangannya, Sabtu 22 Maret 2025 malam.

Baca Juga

Tahun 2026 PUPR Mimika Lanjutkan Proyek Jalan Dalam Kota, Warga Terdampak Dapat ‘Ganti Untung’

Satgas Yon Parako 466 Pasgat Berikan Layanan Kesehatan Gratis untuk Warga Distrik Korowai Batu

Sebby mengancam, TPNPB akan membunuh warga pendatang yang memasuki wilayah Papua.

Kolonel Inf Candra Kurniawan, Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XVII/Cenderawasih menegaskan bahwa aksi OPM ini sangat biadab dan tidak berprikemanusiaan.

“OPM penjahat kemanusiaan ini benar-benar sangat biadab tidak berprikemanusiaan. Mereka telah membunuh dan membakar hidup-hidup enam orang guru dan Nakes, membakar gedung sekolah serta rumah guru,” jelas Kolonel Candra.

Lebih lanjut Kata Kapendam, OPM juga memeras dan merampok uang masyarakat yang ada di wilayah itu.

“Hasil konfirmasi di lapangan gerombolan OPM ini bersenjata meneror masyarakat sekitarnya,” pungkasnya.

Saat ini para korban yang terbunuh dan dibakar masih belum dievakuasi. Meski demikian aparat keamanan masih terus terus berupaya untuk bisa secepatnya melakukan evakuasi.

Kondisi korban yang selamat masih belum diketahui. Sedangkan akibat aksi kekejaman OPM ini, membuat para Nakes dan guru cemas dan meminta untuk diungsikan. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Jumlah ASN 5.600 Orang, Bupati Jayapura: Ratusan Honorer Berpotensi Dirumahkan

Jumlah ASN 5.600 Orang, Bupati Jayapura: Ratusan Honorer Berpotensi Dirumahkan

27 Maret 2026
Tahun 2026 PUPR Mimika Lanjutkan Proyek Jalan Dalam Kota, Warga Terdampak Dapat ‘Ganti Untung’

Tahun 2026 PUPR Mimika Lanjutkan Proyek Jalan Dalam Kota, Warga Terdampak Dapat ‘Ganti Untung’

27 Maret 2026
Satgas Yon Parako 466 Pasgat Berikan Layanan Kesehatan Gratis untuk Warga Distrik Korowai Batu

Satgas Yon Parako 466 Pasgat Berikan Layanan Kesehatan Gratis untuk Warga Distrik Korowai Batu

27 Maret 2026
Lemasko Dorong Pemkab Mimika Bentuk Perusda untuk Tampung Hasil Dulang

Lemasko Dorong Pemkab Mimika Bentuk Perusda untuk Tampung Hasil Dulang

27 Maret 2026
Gempa Magnitudo 6,2 Guncang Yalimo Papua Pegunungan

Gempa Magnitudo 6,2 Guncang Yalimo Papua Pegunungan

27 Maret 2026
Bupati Mimika Ultimatum OPD Susun Program Tidak Asal-asalan “Kalau Tidak Bermanfaat, untuk Apa Dibuat”

Bupati Mimika Ultimatum OPD Susun Program Tidak Asal-asalan “Kalau Tidak Bermanfaat, untuk Apa Dibuat”

27 Maret 2026

POPULER

  • Usai Kontak Tembak dengan OPM di Kampung Topo Nabire, TNI Berhasil Sita Senjata dan Amunisi

    Usai Kontak Tembak dengan OPM di Kampung Topo Nabire, TNI Berhasil Sita Senjata dan Amunisi

    696 shares
    Bagikan 278 Tweet 174
  • Sepak Terjangnya Terhenti, Polisi Bekuk Pelaku Pelecehan dan Jambret di Timika, Mengaku 16 Kali Lakukan Aksi

    632 shares
    Bagikan 253 Tweet 158
  • Soal Transparansi Dana Otsus: Anggota DPD RI PFM Minta Kejagung Periksa Ketua MRP Se-Papua Raya

    606 shares
    Bagikan 242 Tweet 152
  • Satu Tahun Kepemimpinan: Tim Pemenang Tagih Realisasi Janji Bupati Mimika, Gerry: Wujudkan Kunjungan Langsung ke Posko

    599 shares
    Bagikan 240 Tweet 150
  • SMP YPJ Kuala Kencana Gelar Pasar Kreatif, Bekali Siswa Jiwa Wirausaha Sejak Dini

    567 shares
    Bagikan 227 Tweet 142
  • Dua Prajurit yang Gugur di Maybrat Berasal dari Satuan Berbeda, Ini Identitasnya

    560 shares
    Bagikan 224 Tweet 140
  • Ketua Asosiasi Bupati Papua Tengah Minta Freeport Tidak Kurangi Setoran ke Daerah

    547 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
Next Post
Hunting di Jembatan Merah, Polisi Berhasil Jaring 32 Remaja

Hunting di Jembatan Merah, Polisi Berhasil Jaring 32 Remaja

Memberikan Rasa Aman, Bhabinkamtibmas dan Babinsa di Potowayburu Kompak Patroli Jalan Kaki

Memberikan Rasa Aman, Bhabinkamtibmas dan Babinsa di Potowayburu Kompak Patroli Jalan Kaki

Jelang Idul Fitri, Harga Cabai Rawit di Timika Tembus Rp100 Ribu Per Kilogram

Jelang Idul Fitri, Harga Cabai Rawit di Timika Tembus Rp100 Ribu Per Kilogram

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id