ADVERTISEMENT
Selasa, September 29, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Keamanan

TPNPB-OPM Mengaku Bertanggung Jawab Atas Pembunuhan Enam Guru dan Nakes di Yahukimo

Sebby beralasan, para korban yang mereka bunuh adalah agen intelijen Indonesia. Maka semua orang imigran Indonesia yang telah memasuki tanah Papua kami cap sebagai militer.

23 Maret 2025
0
Sungguh Kejam, OPM Bunuh dan Bakar Hidup-Hidup Enam Guru dan Nakes di Yahukimo

KKB atau OPM dilaporkan membunuh dan membakar hidup-hidup enam orang di Kampung Anggruk, Distrik Anggruk, Kabupaten Yahukimo, Jumat, 21 Maret 2025.(foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Organisasi Papua Merdeka (OPM) mengaku bertanggung jawab atas pembunuhan enam guru dan Nakes (tenaga kesehatan) di Kampung Anggruk, Distrik Anggruk, Kabupaten Yahukimo.

Sebby Sambom, Juru Bicara Organisasi Papua Merdeka (OPM) membenarkan bahwa, pasukan TPNPB Kodap XVI Yahukimo yang melakukan pembunuhan terhadap enam orang guru dan nakes termasuk membakar rumah di wilayah itu pada Jumat, 21 Maret 2025.

ADVERTISEMENT

Sebby beralasan, para korban yang mereka bunuh adalah agen intelijen Indonesia.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Maka semua orang imigran Indonesia yang telah memasuki tanah Papua kami cap sebagai militer,” ujar Sebby Sambom dalam keterangannya, Sabtu 22 Maret 2025 malam.

Baca Juga

Hendak ke RSUD Mimika, Ibu Ini Melahirkan Bayi Kembar di Mobil Patroli Polisi

Mimika Raih Terbaik I Program 3 Juta Rumah dari Kemendagri, Dapat Bantuan 300 Bedah Rumah

Sebby mengancam, TPNPB akan membunuh warga pendatang yang memasuki wilayah Papua.

Kolonel Inf Candra Kurniawan, Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XVII/Cenderawasih menegaskan bahwa aksi OPM ini sangat biadab dan tidak berprikemanusiaan.

“OPM penjahat kemanusiaan ini benar-benar sangat biadab tidak berprikemanusiaan. Mereka telah membunuh dan membakar hidup-hidup enam orang guru dan Nakes, membakar gedung sekolah serta rumah guru,” jelas Kolonel Candra.

Lebih lanjut Kata Kapendam, OPM juga memeras dan merampok uang masyarakat yang ada di wilayah itu.

“Hasil konfirmasi di lapangan gerombolan OPM ini bersenjata meneror masyarakat sekitarnya,” pungkasnya.

Saat ini para korban yang terbunuh dan dibakar masih belum dievakuasi. Meski demikian aparat keamanan masih terus terus berupaya untuk bisa secepatnya melakukan evakuasi.

Kondisi korban yang selamat masih belum diketahui. Sedangkan akibat aksi kekejaman OPM ini, membuat para Nakes dan guru cemas dan meminta untuk diungsikan. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Hendak ke RSUD Mimika, Ibu Ini Melahirkan Bayi Kembar di Mobil Patroli Polisi

Hendak ke RSUD Mimika, Ibu Ini Melahirkan Bayi Kembar di Mobil Patroli Polisi

29 September 2026
Mimika Raih Terbaik I Program 3 Juta Rumah dari Kemendagri, Dapat Bantuan 300 Bedah Rumah

Mimika Raih Terbaik I Program 3 Juta Rumah dari Kemendagri, Dapat Bantuan 300 Bedah Rumah

29 September 2026
8 Korban LCT Cahaya Permata Hati Ditemukan Selamat, Dievakuasi ke Timika

8 Korban LCT Cahaya Permata Hati Ditemukan Selamat, Dievakuasi ke Timika

29 September 2026
Dinkes Mimika Dorong Siswa SMP Negeri 1 Mapurujaya Biasakan Hidup Sehat

Dinkes Mimika Dorong Siswa SMP Negeri 1 Mapurujaya Biasakan Hidup Sehat

29 September 2026
Empat Petak Kos di Area Petrosea Timika Terbakar, 20 Personel Dikerahkan

Empat Petak Kos di Area Petrosea Timika Terbakar, 20 Personel Dikerahkan

29 September 2026
Dinkes Mimika Terus Gencarkan PHBS dan Aksi Bergizi di Sekolah, Sasar SMPN 1 Mapurujaya

Dinkes Mimika Terus Gencarkan PHBS dan Aksi Bergizi di Sekolah, Sasar SMPN 1 Mapurujaya

29 September 2026

POPULER

  • Tragedi Jila: Siswi Diduga Tewas Kelaparan, 7 Anak Masih Disandera, Tokoh Amungme Desak TNI Tarik Pos Baru

    Tragedi Jila: Siswi Diduga Tewas Kelaparan, 7 Anak Masih Disandera, Tokoh Amungme Desak TNI Tarik Pos Baru

    585 shares
    Bagikan 234 Tweet 146
  • TPNPB Klaim Enam Anggotanya Terluka dalam Serangan Udara di Nduga

    557 shares
    Bagikan 223 Tweet 139
  • Pria 25 Tahun Tewas dalam Dugaan Penganiayaan, Parang dan Anak Panah Diamankan Polisi

    550 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Sekolah Mengajarkan Ilmu, Rumah Membentuk Jiwa Anak

    533 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Polisi Tangkap Tersangka Penembakan Konsultan BPKAD di Yahukimo

    532 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Kapal LCT Cahaya Permata Hati Tenggelam di Puriri, 8 Orang Dicari Tim SAR

    524 shares
    Bagikan 210 Tweet 131
  • Kebakaran Hutan dan Rawa-Rawa Merusak Ekosistem Tanah Papua

    520 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
Next Post
Hunting di Jembatan Merah, Polisi Berhasil Jaring 32 Remaja

Hunting di Jembatan Merah, Polisi Berhasil Jaring 32 Remaja

Memberikan Rasa Aman, Bhabinkamtibmas dan Babinsa di Potowayburu Kompak Patroli Jalan Kaki

Memberikan Rasa Aman, Bhabinkamtibmas dan Babinsa di Potowayburu Kompak Patroli Jalan Kaki

Jelang Idul Fitri, Harga Cabai Rawit di Timika Tembus Rp100 Ribu Per Kilogram

Jelang Idul Fitri, Harga Cabai Rawit di Timika Tembus Rp100 Ribu Per Kilogram

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id