ADVERTISEMENT
Selasa, April 28, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

Ludes Terbakar, Warga Minta Pemkab Mimika Bangun Kembali Pustu di Kampung Mulia SP 7

Selama ini warga mendapatkan pelayanan kesehatan di Pustu tersebut. Pasca kebakaran itu, warga terpaksa harus menambah biaya transportasi jika harus berobat ke SP12 atau ke SP5.

28 Januari 2025
0
Ludes Terbakar, Warga Minta Pemkab Mimika Bangun Kembali Pustu di Kampung Mulia SP 7

Nampak bangunan yang dijadikan Pustu di Kampung Mulia, Kencana SP7 usai terbakar.(foto:redaksi/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Peristiwa kebakaran yang menghanguskan satu unit gedung Puskesmas Pembantu (Pustu) di Kampung Mulia Kencana, SP7, Distrik Iwaka, Kabupaten Mimika, sangat berdampak pada pelayanan kesehatan di kampung itu.

Pasalnya Pustu tersebut telah menjadi pilihan warga ketika melakukan pemeriksaan kesehatan, karena tanpa perlu mengeluarkan biaya.

ADVERTISEMENT

Warga akan mengeluarkan biaya yang cukup besar jika terpaksa harus melakukan pemeriksaan kesehatan di luar kampung Mulia Kencana.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Berdasarkan pantauan langsung koranpapua.id, Selasa 28 Januari 2025, bangunan Pustu hanya menyisakan sebagian tembok tanpa atap, termasuk puing-puing akibat kebakaran.

Baca Juga

Empat Bulan, Dua Ton Sopi Tanpa Pemilik Masuk Mimika

RS Waa Banti Terancam Amruk, Pemkab dan Freeport Percepat Penanganan Longsor

Berikut tanggapan kepala kampung dan warga soal dampak kebakaran Pustu tersebut?

Dari sejumlah warga yang ditemui, mereka mengaku Pustu yang telah terbakar itu, selama ini menjadi pilihan mereka ketika hendak melakukan pemeriksaan kesehatan ataupun berobat.

“Ya kalau kita ke SP 9 atau SP 5 berarti perlu ongkos sementara naik ojek kesana saja 25 ribu kalu balik ya sudah 50 ribu,” ujar pak Yakobus.

Selama ini warga mendapatkan pelayanan kesehatan di Pustu tersebut. Namun pasca kebarakan itu, warga terpaksa harus menambah biaya transportasi jika harus berobat ke SP12 atau ke SP5,” keluh warga lainnya.

Mereka berharap pemerintah daerah bergerak cepat membangun gedung Pustu, atau paling tidak mencarikan tempat yang layak untuk dijadikan Pustu sementara.

“Kami berharap Puskesmas atau Pustu ada di kampung ini yah agar kami terbantu. Karena selama ini pelayanan belum maksimal jadi terpaksa kami harus lari ke SP9, SP12 atau di SP5,” jelas bapa Yakobus.

Dampak kebakaran Pustu itu juga diakui Liweti Murib, Kepala Kampung Mulia Kencana. Menurutnya Pustu tersebut selama ini menjadi pilihan warganya untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.

Karenanya, dirinya berharap pemerintah daerah segera mencari solusi terbaik agar pelayanan kesehatan di kampungnya kembali normal seperti sebelumnya.

“Kita harap pemerintah daerah bangun kembali tempat supaya ada petugas yang memang standbay disitu. Biar warga juga tidak keluar jauh jauh kalau mau periksa,” harapnya.

Saat ini petugas kesehatan memanfaatkan balai kampung untuk melakukan pelayanan kesehatan sementara.

Namun demikian tempat yang dipakai sementara itu sangat terbatas, karena terbagi antara pelayanan kesehatan dan pelayanan kampung.

Untuk diketahui kebakaran yang menghanguskan gedung Pustu di Kampung Mulia Kencana, SP7, Distrik Iwaka terjadi pada Senin 20 Januari 2025 lalu

Dalam peristiwa itu, tidak banyak barang dan fasilitas dalam gedung Pustu yang diselamatkan. Termasuk satu rumah dinas petugas Pustu, satu unit mobil dan tiga sepeda motor.

Sebagian besar harta benda yang ada di dalam rumah dinas Pustu juga tidak berhasil diselamatkan, karena situasi gelap dan api cepat sekali membakar gedung. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Empat Bulan, Dua Ton Sopi Tanpa Pemilik Masuk Mimika

Empat Bulan, Dua Ton Sopi Tanpa Pemilik Masuk Mimika

28 April 2026
KKB Tembak Warga Sipil di Yahukimo, Terluka Bagian Leher, Korban Dirujuk ke Jayapura

KKB Tembak Warga Sipil di Yahukimo, Terluka Bagian Leher, Korban Dirujuk ke Jayapura

28 April 2026
RS Waa Banti Terancam Amruk, Pemkab dan Freeport Percepat Penanganan Longsor

RS Waa Banti Terancam Amruk, Pemkab dan Freeport Percepat Penanganan Longsor

28 April 2026
Riswandy Jemaah Haji Termuda asal Mimika: Usia 18 Tahun, Gantikan Almarhum Ayah

Riswandy Jemaah Haji Termuda asal Mimika: Usia 18 Tahun, Gantikan Almarhum Ayah

28 April 2026
Polda Papua Bongkar Mafia BBM Subsidi, Ini Modus Operandi para Pelaku

Polda Papua Bongkar Mafia BBM Subsidi, Ini Modus Operandi para Pelaku

28 April 2026
Dukung Program Perumahan, Mendagri Ajak Pemda di Papua Perkuat Kolaborasi

Dukung Program Perumahan, Mendagri Ajak Pemda di Papua Perkuat Kolaborasi

28 April 2026

POPULER

  • Atasi Ketimpangan Tenaga Pengajar, Disdik Mimika Atur Penempatan Guru Demi Pemerataan

    Atasi Ketimpangan Tenaga Pengajar, Disdik Mimika Atur Penempatan Guru Demi Pemerataan

    637 shares
    Bagikan 255 Tweet 159
  • SK LMHA Belum Bisa Terbit, Bupati Johannes Rettob: Diperbaiki atau Musda Ulang

    590 shares
    Bagikan 236 Tweet 148
  • Yones Yohame Tewas di Depan Rumahnya, Aparat Gabungan Buru Anggota OPM Pelaku Penembakan

    545 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • Sekuriti Hotel Rylich Panorama Tewas Ditikam OTK

    544 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • 30 Personel Brimob Dikerahkan Kejar Buronan Kasus Pembunuhan Dua Marinir

    536 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Akses Masuk ke Halaman Gereja Katedral Timika Diperketat, Ini Alasannya

    533 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Senator Perempuan di DPR PT Kritik Kunjungan Wapres Gibran ke Tanah Papua

    522 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
Next Post
IPMANPANDODE Gelar Turnamen Voli, Diikuti 46 Tim Putra Putri

IPMANPANDODE Gelar Turnamen Voli, Diikuti 46 Tim Putra Putri

Cerita Yakobus Pani, Petani Sawah di Kampung Mulia SP7 Mimika, Bisa Tiga Kali Panen, Pupuk Masih Menjadi Kendala

Cerita Yakobus Pani, Petani Sawah di Kampung Mulia SP7 Mimika, Bisa Tiga Kali Panen, Pupuk Masih Menjadi Kendala

Perahu Terbalik Dihamtam Gelombang, SAR Timika Turunkan RIB 85 PK, Tujuh Selamat, Satu Orang Belum Ditemukan

Perahu Terbalik Dihamtam Gelombang, SAR Timika Turunkan RIB 85 PK, Tujuh Selamat, Satu Orang Belum Ditemukan

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id