TIMIKA, Koranpapua.id – Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 mengamankan HN alias YN, yang disebut polisi sebagai salah satu pimpinan kelompok bersenjata Kodap I Mamta, di Kabupaten Keerom, Papua, Selasa 19 September 2026.
Dalam penindakan tersebut, polisi turut mengamankan empat orang lainnya, yakni AM (37), AI (29), NW (20), dan BN (45). Penyidik masih mendalami peran dan keterlibatan masing-masing.
Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026 Kombes Pol Yusuf Sutejo mengatakan penyidikan terus dikembangkan berdasarkan keterangan saksi, barang bukti, dan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP).
“Kita akan proses lebih dalam sejauh mana keterlibatan dan fungsi atau peran dari masing-masing orang yang kita amankan,” kata Yusuf, dalam keterangan pers Jumat 18 September 2026.
Pengembangan kasus dilanjutkan dengan penggeledahan di rumah AM alias M. Polisi menemukan sejumlah barang bukti, di antaranya senjata laras panjang rakitan, amunisi kaliber 5,56 mm, serta 30 butir amunisi kaliber 9 mm.
Petugas juga mengamankan parang, kampak, sejumlah senjata api panjang jenis PCP, dan senjata laras pendek jenis airsoft gun.
“Seluruh barang bukti tersebut telah diamankan dan dibawa ke Polres Keerom untuk dilakukan pendataan serta pemeriksaan lebih lanjut,” jelas Yusuf.
Polisi masih menelusuri asal-usul, kepemilikan, serta keterkaitan barang bukti tersebut dengan para pihak yang diamankan.
Yusuf mengimbau masyarakat tidak terburu-buru mempercayai informasi yang beredar sebelum proses hukum selesai.
“Proses ini telah melalui proses pemeriksaan serta pendalaman dan data awal yang telah kita miliki. Ini merupakan pengembangan dan kita akan tetap lakukan pendalaman terkait kasus ini,” ujarnya.
Kepala Operasi Damai Cartenz-2026 Irjen Pol Dr. Faizal Ramadhani menegaskan penyidik tidak akan mengambil kesimpulan sebelum seluruh proses pemeriksaan dan pembuktian selesai.
“Kami tidak ingin mengambil kesimpulan sebelum seluruh proses pemeriksaan dan pembuktian selesai,” tegas Faizal.
Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026 Kombes Pol Adarma Sinaga mengatakan penyidik masih mendalami keterkaitan para pihak yang diamankan dengan barang bukti yang ditemukan.
“Penyidik masih melakukan pemeriksaan dan pendalaman terhadap YN maupun beberapa orang lainnya yang diamankan, termasuk mendalami asal-usul dan keterkaitan barang bukti,” jelas Adarma. (*)
Penulis: Ril Minggu
Editor: Marthen LL Moru







