TIMIKA, Koranpapua.id- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mimika terus menggencarkan sosialisasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di berbagai wilayah.
Kali ini, edukasi kesehatan menyasar pedagang dan warga di Kelurahan Pasar Sentral sebagai upaya membangun budaya hidup sehat serta mencegah berbagai penyakit sejak dini yang berlangsung pada Selasa 4 Agustus 2026.
Staf Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) dan Promosi Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Yohanis Marani, SKM, mengatakan sosialisasi GERMAS dan PHBS dilakukan secara berkelanjutan di setiap kelurahan sebagai langkah membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan.
Menurutnya, melalui GERMAS masyarakat didorong menerapkan kebiasaan sehat seperti tidak merokok, menghindari konsumsi minuman beralkohol, rutin beraktivitas fisik.
Terasuk memperbanyak konsumsi buah dan sayur, memeriksakan kesehatan secara berkala, menggunakan jamban sehat, serta menjaga kebersihan lingkungan.
Selain itu, masyarakat juga diedukasi mengenai penerapan PHBS, mulai dari menggunakan air bersih, mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, memberantas sarang nyamuk sedikitnya sekali dalam sepekan.
Warga juga diajak rutin berolahraga, mengonsumsi makanan bergizi, tidak merokok, memberikan ASI eksklusif kepada bayi, menimbang balita setiap bulan, hingga melahirkan di fasilitas pelayanan kesehatan.
Menurutnya, mlalui kebiasaan hidup sehat yang dilakukan secara konsisten, masyarakat tidak hanya melindungi dirinya dari berbagai penyakit, tetapi juga menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, aman, dan produktif.

“Inilah yang terus kami dorong agar menjadi budaya di setiap keluarga di Kabupaten Mimika,” kata Yohanis.
Kepala Seksi Ketenteraman dan Ketertiban (Trantib) Kelurahan Pasar Sentral, Hanok Wompere, mendukung penuh program promotif dan preventif yang dijalankan Dinas Kesehatan.
“Melalui Gerakan Masyarakat Hidup Sehat ini kami sangat terbantu. Kami mengajak seluruh warga, pedagang, dan masyarakat di wilayah Pasar Sentral untuk bersama-sama membangun budaya hidup sehat,” ujarnya.
Karena menurutnya, apabila masyarakat sehat, maka seluruh aktivitas, baik di sekolah, tempat kerja maupun kehidupan sehari-hari dapat berjalan dengan baik.
Hanok menambahkan, pihaknya akan terus berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan melalui edukasi hingga tingkat RT agar penerapan GERMAS benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Kami sangat mendukung kegiatan ini. Ke depan kami akan terus turun ke setiap RT untuk memberikan edukasi kepada masyarakat agar implementasi GERMAS benar-benar dirasakan manfaatnya. Kolaborasi seperti ini harus terus diperkuat demi mewujudkan masyarakat yang sehat dan produktif,” katanya. (*)
Penulis: Ril Minggu
Editor: Marthen LL Moru









