ADVERTISEMENT
Senin, Juli 27, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

TPNPB-OPM Tetapkan Sejumlah Pejabat Papua dan Warga Sipil sebagai Target

Ancaman terhadap pejabat negara maupun warga sipil tersebut menambah kekhawatiran terhadap situasi keamanan di sejumlah wilayah Papua yang masih dilanda konflik bersenjata.

26 Juli 2026
0
TPNPB-OPM Tetapkan Sejumlah Pejabat Papua dan Warga Sipil sebagai Target

Kelompok bersenjata TPNPB-OPM ultimatum para pejabat dan warga sipil menjadi target operasi. (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Kelompok bersenjata Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat–Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) mengklaim telah menetapkan sejumlah pejabat pemerintah dan warga sipil yang mereka tuduh sebagai “agen intelijen pemerintah Indonesia” sebagai target.

Pernyataan tersebut disampaikan melalui siaran pers, Minggu 26 Juli 2026, yang mengatasnamakan Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB, berdasarkan laporan yang disebut berasal dari Komandan Operasi Umum TPNPB, Mayor Jenderal Lekagak Telenggen.

ADVERTISEMENT

Dalam pernyataan itu, TPNPB-OPM mengklaim telah memasukkan sejumlah pejabat, mulai dari gubernur, bupati, anggota DPR, Aparatur Sipil Negara (ASN), kepala desa, hingga pejabat pemerintahan lainnya ke dalam daftar target.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Kelompok tersebut juga mengeluarkan ancaman terhadap warga sipil yang mereka tuduh bekerja sebagai informan atau agen intelijen pemerintah.

Baca Juga

Operasi Sikat Noken 2026: Polres Mimika Sita Belasan Sajam, Ganja, Puluhan Kendaraan hingga Sopi

Masyarakat Adat Tota Mapiha Tolak Tambang Emas Ilegal dan Daerah Otonomi Baru

Selain itu, TPNPB-OPM juga mengklaim bertanggung jawab atas pembunuhan tiga orang di Kabupaten Yahukimo pada 20–21 Juli 2026.

Kelompok tersebut menyebut ketiga korban merupakan agen intelijen pemerintah. Hingga berita ini ditulis, klaim tersebut belum dapat diverifikasi secara independen.

Dalam siaran pers yang sama, TPNPB-OPM kembali menyampaikan penolakan terhadap kehadiran aparat keamanan di Papua serta berbagai program pemerintah di wilayah konflik.

Mereka juga mengeluarkan pernyataan yang berisi ancaman terhadap pejabat negara dan pihak-pihak yang mereka anggap mendukung pemerintah Indonesia.

Pernyataan tersebut ditandatangani oleh sejumlah pimpinan TPNPB-OPM, di antaranya Panglima Tinggi Goliath Tabuni, Wakil Panglima Melkisedek Awom, Kepala Staf Umum Terianus Satto, dan Komandan Operasi Umum Lekagak Telenggen.

Ancaman terhadap pejabat negara maupun warga sipil tersebut menambah kekhawatiran terhadap situasi keamanan di sejumlah wilayah Papua yang masih dilanda konflik bersenjata.

Berbagai kalangan sebelumnya telah berulang kali menyerukan agar seluruh pihak mematuhi hukum humaniter, menghindari tindakan yang membahayakan warga sipil, serta mengedepankan dialog damai sebagai jalan penyelesaian konflik.

Hingga berita ini ditayangkan, belum ada keterangan resmi dari TNI, Polri, maupun pemerintah terkait isi siaran pers tersebut.

Koranpapua.id masih berupaya memperoleh konfirmasi dari pihak berwenang untuk mendapatkan tanggapan resmi. (*)

Penulis: Ril Minggu

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

TPNPB-OPM Tetapkan Sejumlah Pejabat Papua dan Warga Sipil sebagai Target

TPNPB-OPM Tetapkan Sejumlah Pejabat Papua dan Warga Sipil sebagai Target

26 Juli 2026
Operasi Sikat Noken 2026: Polres Mimika Sita Belasan Sajam, Ganja, Puluhan Kendaraan hingga Sopi

Operasi Sikat Noken 2026: Polres Mimika Sita Belasan Sajam, Ganja, Puluhan Kendaraan hingga Sopi

26 Juli 2026
Masyarakat Adat Tota Mapiha Tolak Tambang Emas Ilegal dan Daerah Otonomi Baru

Masyarakat Adat Tota Mapiha Tolak Tambang Emas Ilegal dan Daerah Otonomi Baru

26 Juli 2026
Senator Papua Tengah: Jangan Jadikan Papua Tempat Latihan Perang, Dialog Harus Segera Dilakukan

Senator Papua Tengah: Jangan Jadikan Papua Tempat Latihan Perang, Dialog Harus Segera Dilakukan

26 Juli 2026
Satgas Pasgat Kembali Gagalkan Penyelundupan 214 Gram Ganja di Kargo Bandara Sentani

Satgas Pasgat Kembali Gagalkan Penyelundupan 214 Gram Ganja di Kargo Bandara Sentani

26 Juli 2026
Kemenhut Ungkap Dugaan Perdagangan Burung Dilindungi Melalui Facebook di Jayapura

Kemenhut Ungkap Dugaan Perdagangan Burung Dilindungi Melalui Facebook di Jayapura

26 Juli 2026

POPULER

  • Diwarnai Kontak Tembak, TNI Berhasil Evakuasi Jenazah Tiga Korban Penembakan di Yahukimo

    Diwarnai Kontak Tembak, TNI Berhasil Evakuasi Jenazah Tiga Korban Penembakan di Yahukimo

    705 shares
    Bagikan 282 Tweet 176
  • Terekam CCTV! Aksi Begal di SP2 Timika, IRT Terjatuh hingga Kepalanya Membentur Aspal

    638 shares
    Bagikan 255 Tweet 160
  • Pabrik Daur Ulang Sampah DLH Mimika: Dua Tahun Beroperasi, Produksi Belum Dijual, Satu Mesin Menganggur

    575 shares
    Bagikan 230 Tweet 144
  • Proyek IPA Rp3,87 Miliar di SP5 Mimika Empat Tahun Mangkrak, Warga Belum Nikmati Air Bersih

    544 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • Pengemudi Ojek di Timika Tewas dengan Sejumlah Luka Tusukan, Polisi Selidiki Motif Pembunuhan

    543 shares
    Bagikan 217 Tweet 136
  • Kasus Rudapaksa Anak 12 Tahun: Polres Mimika Tetapkan Tersangka, Korban Diancam Dibunuh

    527 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
  • Ratusan Buruh Sawit di Iwaka-Mimika Mengadu Tiga Bulan Hidup Tanpa Listrik, Upah Rp100 Ribu Sehari

    519 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id