ADVERTISEMENT
Minggu, Oktober 25, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

Papua Tengah Keterbatasan Anggaran dan Sarana APH, Anggota Komisi III DPR RI: Harus Jadi Prioritas Negara

Soedeson menilai berbagai kebutuhan tersebut perlu menjadi perhatian pemerintah agar pelaksanaan tugas aparat dapat berjalan lebih efektif.

26 Juli 2026
0
Papua Tengah Keterbatasan Anggaran dan Sarana APH, Anggota Komisi III DPR RI: Harus Jadi Prioritas Negara

Anggota Komisi III DPR RI, Soedeson Tandra. (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Minimnya berbagai persoalan mendasar di Provinsi Papua Tengah, menjadi salah satu faktor yang memengaruhi efektivitas penegakan hukum di wilayah itu.

Tidak saja keterbatasan anggaran, Daerah Otonomi Baru (DOB) Papua Tengah yang baru saja berulang tahun ke-4 itu, juga minim sarana dan prasarana hingga menghadapi luasnya cakupan wilayah kerja.

Semua temuan terkait keterbatasan tersebut terungkap dalam kunjungan kerja Reses Komisi III DPR RI ke Timika, Kabupaten Mimika, Papua Tengah pada Jumat 24 Juli 2026.

Anggota Komisi III DPR RI Soedeson Tandra menegaskan, berbagai keterbatasan itu disampaikan langsung oleh Kapolda Papua Tengah, Kepala Kejaksaan Tinggi Papua, serta Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Papua.

Baca Juga

Pekan Bakti Noken Medis, 15 Dokter Spesialis Layani Warga Mimika Timur

Ketua IDI Mimika Ajak Dokter Bersatu Layani Warga

“Semua masukan ini akan menjadi bahan penting dalam pembahasan di tingkat nasional. Karena kondisi yang ada di Papua Tengah harus menjadi tanggungjawab negara,” ujar Soedeson.

Wakil Rakyat asal Dapil Papua Tengah itu, menjelaskan kondisi yang dihadapi Aparat Penegak Hukum (APH) di Papua Tengah tidak bisa dipandang sebagai persoalan administratif semata.

Tetapi menyangkut kemampuan negara untuk menghadirkan pelayanan hukum yang optimal bagi masyarakat.

Dalam pertemuan bersama pimpinan lembaga APH di Papua Tengah itu, Soedeson menjelaskan bahwa hampir seluruh institusi penegak hukum menyampaikan persoalan serupa.

Mulai dari keterbatasan anggaran operasional, luasnya wilayah kerja, hingga minimnya fasilitas pendukung yang berdampak terhadap pelaksanaan tugas sehari-hari.

Dikatakan bahwa seluruh aspirasi tersebut menunjukkan perlunya penguatan kelembagaan aparat penegak hukum di daerah otonomi baru tersebut.

“Persoalan sarana ini sangat mendasar. Sampai sekarang Polda Papua Tengah belum memiliki Mapolda,” tegasnya.

Padahal menurutnya, untuk perencanaan, pembinaan personel, hingga pelaksanaan tugas dibutuhkan fasilitas yang memadai, salah satunya Mapolda.

Pernyataan tersebut menjadi salah satu sorotan utama dalam kunjungan kerja, karena keberadaan markas permanen dinilai merupakan fondasi penting bagi penguatan organisasi kepolisian di Papua Tengah.

Keterbatasan Anggaran Menjadi Keluhan Bersama

Hasil dialog Komisi III DPR RI bersama para mitra kerja menunjukkan bahwa kebutuhan anggaran masih menjadi tantangan utama.

Baik kepolisian, kejaksaan, maupun BNN sama-sama menghadapi beban kerja yang besar dengan dukungan anggaran yang dinilai belum memadai.

Anggota Komisi III DPR RI Soedeson Tandra menegaskan dalam keterangannya mengatakan, kondisi tersebut kini menjadi perhatian serius pihaknya.

Pasalnya, setiap institusi memiliki tanggung jawab strategis dalam menjaga keamanan, penegakan hukum, serta pemberantasan tindak pidana di wilayah Papua Tengah.

Soedeson menilai berbagai kebutuhan tersebut perlu menjadi perhatian pemerintah agar pelaksanaan tugas aparat dapat berjalan lebih efektif.

Menanggapi seluruh masukan yang diterima, Komisi III DPR RI memastikan aspirasi dari aparat penegak hukum di Papua Tengah tidak berhenti pada forum pertemuan semata.

Soedeson menegaskan bahwa seluruh hasil kunjungan kerja akan dibawa ke tingkat pusat sebagai bahan pembahasan bersama pemerintah.

Langkah tersebut dilakukan terutama untuk memperjuangkan penguatan anggaran serta kelembagaan aparat penegak hukum di Papua Tengah. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

PMI Mimika Bagikan Masker untuk Cegah Dampak Kabut Asap

PMI Mimika Bagikan Masker untuk Cegah Dampak Kabut Asap

24 Oktober 2026
Pekan Bakti Noken Medis, 15 Dokter Spesialis Layani Warga Mimika Timur

Pekan Bakti Noken Medis, 15 Dokter Spesialis Layani Warga Mimika Timur

24 Oktober 2026
Ketua IDI Mimika Ajak Dokter Bersatu Layani Warga

Ketua IDI Mimika Ajak Dokter Bersatu Layani Warga

24 Oktober 2026
Cegah Stunting, PKK Mimika Sasar 48 Anak Lewat Gerakan Orang Tua Asuh

Cegah Stunting, PKK Mimika Sasar 48 Anak Lewat Gerakan Orang Tua Asuh

24 Oktober 2026
IDI Timika Gelar Bakti Sosial, Dekatkan Layanan Kesehatan ke Warga Mapurujaya

IDI Timika Gelar Bakti Sosial, Dekatkan Layanan Kesehatan ke Warga Mapurujaya

24 Oktober 2026
Satgas Pasgat Gagalkan Pengiriman Optik Tempur ke Yahukimo

Satgas Pasgat Gagalkan Pengiriman Optik Tempur ke Yahukimo

24 Oktober 2026

POPULER

  • Gaji ASN Lewat Kopdes, BPKAD Mimika Tunggu Aturan Resmi

    Gaji ASN Lewat Kopdes, BPKAD Mimika Tunggu Aturan Resmi

    628 shares
    Bagikan 251 Tweet 157
  • Pemkab Mimika tetapkan Jadwal Libur dan Cuti Bersama Mimika Oktober–Desember 2026

    551 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Kajian Dokumen Lemasa Belum Tuntas, Sem Bukaleng Minta Kepastian

    532 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • DPMK Mimika Dorong 133 Kampung Susun Program Prioritas 2027

    532 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Pastor Ditemukan Tak Sadarkan Diri di Dasar Kolam Renang Kuala Kencana, Nyawanya Tak Tertolong

    650 shares
    Bagikan 260 Tweet 163
  • Freeport Gelar IFRC 2026 di Mimika, 17 Tim Adu Kemampuan

    529 shares
    Bagikan 212 Tweet 132
  • Uang Transportasi Peserta Belum Dibayar, Pelatihan Public Speaking di Mimika Disorot

    529 shares
    Bagikan 212 Tweet 132
Next Post
Kunker ke Timika: Komisi III DPR RI Soroti Pertambangan Ilegal, Dugaan Korupsi hingga Dana Otsus di Papua Tengah

Kunker ke Timika: Komisi III DPR RI Soroti Pertambangan Ilegal, Dugaan Korupsi hingga Dana Otsus di Papua Tengah

Kemajuan Papua Selatan di Pundak Mahasiswa, Sekda Ferdinandus Ingatkan Hindari Kebiasaan Buruk

Kemajuan Papua Selatan di Pundak Mahasiswa, Sekda Ferdinandus Ingatkan Hindari Kebiasaan Buruk

Kasus Tewasnya SK di Timika, Kapolres Pastikan Penanganan Secara Profesional dan Transparan

Kasus Tewasnya SK di Timika, Kapolres Pastikan Penanganan Secara Profesional dan Transparan

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id