ADVERTISEMENT
Jumat, Juli 24, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

Rancang Solusi Pembangunan di Wilayah Transmigrasi, 144 Akademisi Diterjunkan ke Papua dan Sumatera

Peserta ditugaskan untuk memetakan potensi dan persoalan kawasan transmigrasi, sekaligus memberikan rekomendasi pembangunan yang berkelanjutan.

24 Juli 2026
0
Rancang Solusi Pembangunan di Wilayah Transmigrasi, 144 Akademisi Diterjunkan ke Papua dan Sumatera

Sebanyak 144 dosen, mahasiswa, dan alumni dari Universitas Diponegoro (Undip) bersama 21 perguruan tinggi mitra diterjunkan ke kawasan transmigrasi prioritas nasional dalam program Ekspedisi PATRIOT. (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

SEMARANG, Koranpapua.id- Sebanyak 144 dosen, mahasiswa, dan alumni dari Universitas Diponegoro (UNDIP) Semarang, diterjunkan ke kawasan transmigrasi prioritas nasional.

Mendukung kesuksesan program dengan nama Ekspedisi PATRIOT 2026 ini, Undip Semarang menggandeng 21 perguruan tinggi mitra untuk bersama-sama terjun ke dua wilayah tersebut.

ADVERTISEMENT

Ratusan akademisi ini nantinya tidak sekadar menjalankan pengabdian masyarakat, tetapi membawa misi merancang solusi pembangunan berbasis kebutuhan warga di wilayah transmigrasi.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Tim Ekspedisi PATRIOT UNDIP 2026 akan bertugas di 24 kawasan transmigrasi, terdiri atas 20 tim di Papua dan empat tim di Sumatera Selatan.

Baca Juga

Pemkab Mimika Perkuat Transformasi Perpustakaan Berbasis Digital, Bupati: Bukan Tempat Menyimpan Koleksi Buku

20 Anak Putus Sekolah Asal Mimika Dikirim Ikuti Pelatihan Keterampilan di Bogor dan Jakarta

Program ini merupakan bentuk dukungan terhadap pengembangan Kawasan Ekonomi Transmigrasi Terintegrasi (KETT) yang diinisiasi Kementerian Transmigrasi Republik Indonesia.

Rektor UNDIP, Prof. Dr. Suharnomo berpesan agar seluruh peserta menjaga nama baik institusi sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat di daerah penugasan.

“Saya melepas teman-teman semua ke area Papua dan Sumatera. Semoga terus menjadi inspirasi dan memberikan kontribusi bagi Indonesia,” ujarnya saat pelepasan peserta di Gedung ICT Center Kampus UNDIP, Kamis 23 Juli 2026.

Berbeda dengan program pengabdian masyarakat pada umumnya, Ekspedisi PATRIOT dirancang sebagai laboratorium sosial yang mempertemukan ilmu pengetahuan dengan tantangan pembangunan di lapangan.

Peserta ditugaskan untuk memetakan potensi dan persoalan kawasan transmigrasi, sekaligus memberikan rekomendasi pembangunan yang berkelanjutan.

Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi, Kerja Sama, dan Komunikasi Publik UNDIP, Wijayanto, mengatakan program ini merupakan bagian dari komitmen UNDIP sebagai universitas yang berdampak bagi masyarakat.

“Ini adalah kiprah kita sebagai duta universitas berdampak untuk membangun daerah sekaligus mendengarkan aspirasi masyarakat,” katanya.

Selanjutnya, Ketua Person in Charge (PIC) Ekspedisi PATRIOT Undip 2026, Prof. Dr. Ing. Wiwandari Handayani menjelaskan, fokus program tahun ini diarahkan pada empat sektor utama.

Yakni, pembangunan infrastruktur, pengembangan komoditas unggulan, penguatan kelembagaan, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia di kawasan transmigrasi.

Peserta nantinya akan ditempatkan di sejumlah wilayah strategis, di antaranya Kawasan Transmigrasi Senggi di Kabupaten Keerom, Papua.

Sebagiannya di Kawasan Transmigrasi Petata di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir, Parit Rambutan di Kabupaten Ogan Ilir, Telang di Kabupaten Banyuasin, dan Kikim di Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan.

Tidak hanya membawa pendekatan teknis pembangunan, para peserta juga dibekali kemampuan adaptasi sosial dan komunikasi lintas budaya.

“Hal ini menjadi penting mengingat kawasan transmigrasi memiliki karakteristik sosial dan budaya yang beragam,’’ tandasnya. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

46 KPM PKH di Mimika Pilih Graduasi Mandiri, Terima Modal Usaha Rp5 Juta

Pemkab Mimika Perkuat Transformasi Perpustakaan Berbasis Digital, Bupati: Bukan Tempat Menyimpan Koleksi Buku

24 Juli 2026
46 KPM PKH di Mimika Pilih Graduasi Mandiri, Terima Modal Usaha Rp5 Juta

20 Anak Putus Sekolah Asal Mimika Dikirim Ikuti Pelatihan Keterampilan di Bogor dan Jakarta

24 Juli 2026
46 KPM PKH di Mimika Pilih Graduasi Mandiri, Terima Modal Usaha Rp5 Juta

46 KPM PKH di Mimika Pilih Graduasi Mandiri, Terima Modal Usaha Rp5 Juta

24 Juli 2026
Gubernur Dominggus: Reforma Agraria Harus Menghormati Hak Masyarakat Hukum Adat

Gubernur Dominggus: Reforma Agraria Harus Menghormati Hak Masyarakat Hukum Adat

24 Juli 2026
Rancang Solusi Pembangunan di Wilayah Transmigrasi, 144 Akademisi Diterjunkan ke Papua dan Sumatera

Rancang Solusi Pembangunan di Wilayah Transmigrasi, 144 Akademisi Diterjunkan ke Papua dan Sumatera

24 Juli 2026
Gubernur Meki Nawipa: Komarudin Watubun Berperan Besar Penentuan Nabire Menjadi Ibukota Papua Tengah

Gubernur Meki Nawipa: Komarudin Watubun Berperan Besar Penentuan Nabire Menjadi Ibukota Papua Tengah

24 Juli 2026

POPULER

  • Kemenkeu Soroti Penggunaan Dana Transfer di Mimika, Laporan akan Dicocokkan dengan Fakta Lapangan

    Kemenkeu Soroti Penggunaan Dana Transfer di Mimika, Laporan akan Dicocokkan dengan Fakta Lapangan

    903 shares
    Bagikan 361 Tweet 226
  • Diwarnai Kontak Tembak, TNI Berhasil Evakuasi Jenazah Tiga Korban Penembakan di Yahukimo

    683 shares
    Bagikan 273 Tweet 171
  • Terekam CCTV! Aksi Begal di SP2 Timika, IRT Terjatuh hingga Kepalanya Membentur Aspal

    637 shares
    Bagikan 255 Tweet 159
  • Pabrik Daur Ulang Sampah DLH Mimika: Dua Tahun Beroperasi, Produksi Belum Dijual, Satu Mesin Menganggur

    570 shares
    Bagikan 228 Tweet 143
  • 33 Siswa SMKN 6 Mimika PKL di Delapan Industri, Albertus Alto: Ini Langkah Awal Cetak Tenaga Kerja Profesional

    557 shares
    Bagikan 223 Tweet 139
  • Konflik Bersenjata Papua: Gereja-gereja Kompak Bersuara, Desak Pemerintah Buka Jalur Dialog, bukan Militerisasi

    554 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Panitia MPLS Resmi Serahkan 67 Siswa Baru ke SMKN 6 Mimika

    540 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
Next Post
Gubernur Dominggus: Reforma Agraria Harus Menghormati Hak Masyarakat Hukum Adat

Gubernur Dominggus: Reforma Agraria Harus Menghormati Hak Masyarakat Hukum Adat

46 KPM PKH di Mimika Pilih Graduasi Mandiri, Terima Modal Usaha Rp5 Juta

46 KPM PKH di Mimika Pilih Graduasi Mandiri, Terima Modal Usaha Rp5 Juta

46 KPM PKH di Mimika Pilih Graduasi Mandiri, Terima Modal Usaha Rp5 Juta

20 Anak Putus Sekolah Asal Mimika Dikirim Ikuti Pelatihan Keterampilan di Bogor dan Jakarta

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id