YAHUKIMO, Koranpapua.id– Satgas Pamtas RI–PNG 2026 Batalyon Parako 462 Pasgat Pos Yahukimo menjadikan hasil kebun warga sebagai lumbung logistik kebutuhan prajurit sehari-hari.
Ini setelah para personel Satgas memborong sayur- sayuran, umbi- umbian, hingga buah-buahan segar hasil kebun masyarakat yang dijual di pasar tradisional Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Jumat 10 Juli 2026.
Membeli hasil kebun petani lokal di wilayah itu dalam jumlah besar, sebagai wujud kepedulian Satgas Pamtas RI–PNG 2026 Batalyon Parako 462 Pasgat, terhadap masyarakat di wilayah perbatasan.
Melalui pola yang dilakukan para prajurit juga dapat membantu meningkatkan roda perekonomian masyarakat setempat.
“Setidaknya kita bisa membantu agar ekonomi masyarakat terus bertumbuh dan berputar. Strategi ini telah menjadi mesin penggerak ekonomi bagi masyarakat,” ujar Danpos Kopasgat Yahukimo, Letda Pas Rifky Nanda S.Tr.(han).
Menurut Rifky, Satgas Pamtas RI–PNG Yon Parako 462 Pasgat tidak hanya bertugas menjaga keamanan wilayah perbatasan, tetapi juga berkomitmen membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Dengan membeli hasil kebun masysrakat, kami berharap dapat memberikan manfaat nyata dan memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat,” ungkapnya.
Kehadiran personil Kopasgat di pasar menjadi momen yang dinanti oleh mama-mama pedagang. Karena itu setiap kali kedatangan personel Kopasgat, selalu disambut dengan senyum bahagia.
Dikatakan Rifky, melalui berbagai kegiatan teritorial dan kemanusiaan yang dilaksanakan, Satgas Pamtas RI–PNG 2026 Yon Parako 462 Pasgat terus menunjukkan dedikasinya dalam menjaga stabilitas keamanan.
Sekaligus membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat di wilayah pedalaman Papua Pegunungan.
“Karena kehadiran Satgas Kopasgat tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga membawa harapan dan manfaat bagi warga yang tinggal di daerah terpencil,” pungkasnya. (Redaksi)









