TIMIKA, Koranpapua.id – PT Freeport Indonesia (PTFI) mendorong mama-mama di wilayah SP 9 dan SP 12, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, mengolah hasil pertanian lokal menjadi produk bernilai jual.
Dorongan tersebut dilakukan melalui pelatihan “Pengolahan Pangan Berbahan Lokal” di Utikini Cocoa Clinic (UCC), SP 12, Kamis 24 September 2026. Sebanyak 25 peserta dari SP 9, SP 12 dan kampung sekitar mengikuti pelatihan tersebut.
Peserta mendapat materi sekaligus praktik mengolah keladi, betatas ungu, singkong, dan pisang menjadi berbagai produk pangan, seperti keladi tumbuk, sengkulun betatas ungu, dan jajanan pasar memet.
Melalui pelatihan ini, PTFI mendorong masyarakat tidak hanya memanfaatkan hasil pertanian untuk kebutuhan keluarga, tetapi juga mengembangkannya menjadi produk usaha yang dapat menambah pendapatan.
Program tersebut juga diarahkan untuk mendukung pemanfaatan pangan lokal, ketahanan pangan, peningkatan gizi, dan kemandirian ekonomi keluarga.
PTFI melalui Community Affairs menggandeng Yayasan Jayasakti Mandiri, Koperasi Buah Dewa, KSU Maria Bintang Laut, dan Community Economic Development (CED) dalam pelaksanaan kegiatan.
Peserta berharap pelatihan serupa dapat kembali digelar dengan lebih banyak variasi olahan pangan lokal. (*)
Penulis: Ril Minggu
Editor: Marthen LL Moru









