MANOKWARI, Koranpapua.id- Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar berkesempatan mengunjungi Pulau Mansinam, di Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat.
Dalam kunjungan tersebut, Menag didampingi Dirjen Bimas Kristen Jeane Marie Tulung, Ketua Umum Panitia Pelaksana Pesparawi Nasional XIV, Ali Baham Temongmere serta sejumlah pejabat Kementerian Agama dan Pemerintah Daerah.
Pulau Mansinam memiliki makna historis yang sangat penting bagi masyarakat Papua. Pulau yang dapat ditempuh sekitar 20 menit menggunakan perahu dari Manokwari itu dikenal sebagai pulau peradaban orang Papua.
Di tempat inilah dua misionaris asal Jerman, Carl Wilhelm Ottow dan Johann Gottlob Geissler, pertama kali tiba pada 5 Februari 1855 untuk memulai pelayanan pekabaran Injil di Tanah Papua.
Mengutip Humas Bimas Kristen, dalam kesempatan tersebut, Menteri Agama menyapa warga dan mengungkapkan rasa hormatnya atas nilai-nilai sejarah yang hidup di pulau itu.
Kunjungan ke Pulau Mansinam menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Menteri Agama selama menghadiri PESPARAWI Nasional XIV di Manokwari.
Ajang nasional tersebut tidak hanya menjadi wadah pengembangan seni paduan suara gerejawi, tetapi juga memperkuat semangat persaudaraan, kebangsaan, dan kerukunan umat beragama.
Seperti diketahui, Pesparawi XIV Tahun 2026 di Manokwari diikuti kontingen dari berbagai provinsi di Indonesia.
Perhelatan ini menjadi ruang silaturahmi nasional yang mempertemukan keberagaman budaya, tradisi, dan semangat persaudaraan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia. (Redaksi)










