ADVERTISEMENT
Jumat, Agustus 14, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Agama

Wagub Papua Selatan: Pernikahan yang Sah Langkah Penting Wujudkan Generasi Emas Indonesia

“Kalau fondasi dalam keluarga lemah, maka akan sulit melahirkan generasi yang berkualitas”.

28 Juni 2026
0
Wagub Papua Selatan: Pernikahan yang Sah Langkah Penting Wujudkan Generasi Emas Indonesia

Paskalis Imadewa, Wakil Gubernur (Wagub) Papua Selatan (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

MERAUKE, Koranpapua.id- Penguatan institusi keluarga melalui pernikahan yang sah menjadi langkah penting dalam mewujudkan Generasi Emas Indonesia 2045.

Karena untuk mewujudkan cita-cita Indonesia mencapai Generasi Emas 2045 hanya dapat tercapai apabila pembangunan keluarga berjalan dengan baik.

ADVERTISEMENT

“Kalau kita tidak memperkuat keluarga sejak sekarang, maka yang lahir bukan Generasi Emas, tetapi generasi yang jauh dari harapan,” ujar Wakil Gubernur Papua Selatan ketika membuka acara penyerahan simbolis sertifikat nikah dan akta nikah di Merauke, Sabtu 27 Juni 2026.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Menurut Wagub Paskalis, melalui keluarga akan menjadi embrio utama dalam membentuk anak-anak yang cerdas, berkarakter, dan berakhlak baik.

Baca Juga

Mimika Innovation Week 2026 Pamerkan 19 Inovasi Terbaik, BRIDA Dorong Inovasi Tak Berhenti di Perlombaan

Percepat Pembangunan Papua, Kementerian Transmigrasi Terjunkan 1.200 Patriot ke Kawasan Transmigrasi 

Pelaksanaan pernikahan yang sah secara agama maupun negara, termasuk penerbitan akta nikah, merupakan bagian penting dalam memperkuat ketahanan keluarga, sekaligus memberikan kepastian hukum bagi setiap pasangan suami istri.

“Keluarga merupakan lembaga pendidikan pertama dan utama dalam membentuk karakter anak,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Wagub Paskalis juga menyampaikan apresiasi kepada Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga RI yang berkenan hadir dalam kegiatan itu.

Menurutnya, perhatian pemerintah pusat terhadap pembangunan keluarga menjadi modal penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di wilayah paling timur Indonesia.

Wagub Paskalis juga mengatakan, Papua Selatan masih menghadapi berbagai tantangan di bidang pendidikan.

Di antaranya masih ditemukannya kasus buta huruf, buta baca, dan buta hitung. Kondisi tersebut, menurutnya, berdampak pada rendahnya kualitas sumber daya manusia.

“Masih ada fenomena seseorang memiliki ijazah, tetapi mengalami kesulitan membaca dan merangkai kalimat. Ini menjadi tantangan yang harus diselesaikan bersama,”katanya.

Selain itu, Wagub Paskalis juga menyoroti munculnya fenomena yang disebutnya sebagai ‘anak-anak Aibon’, yaitu kondisi ketika penggunaan gawai mulai memengaruhi pola pendidikan dan pembinaan anak dalam keluarga.

Menurutnya, berbagai persoalan tersebut tidak bisa hanya dibebankan kepada lembaga pendidikan.

Peran keluarga tetap menjadi faktor yang paling menentukan dalam membentuk karakter dan masa depan anak.

“Keluarga adalah sekolah pertama bagi anak. Masjid, gereja, maupun tempat anak belajar nilai-nilai kehidupan adalah keluarga. Kalau fondasi dalam keluarga lemah, maka akan sulit melahirkan generasi yang berkualitas,”ujarnya. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Lurah Wanagon Apresiasi Kekompakan Warga Sambut HUT ke-81 RI, Kebersihan Jadi Tolok Ukur

Mimika Innovation Week 2026 Pamerkan 19 Inovasi Terbaik, BRIDA Dorong Inovasi Tak Berhenti di Perlombaan

13 Agustus 2026
Lurah Wanagon Apresiasi Kekompakan Warga Sambut HUT ke-81 RI, Kebersihan Jadi Tolok Ukur

Lurah Wanagon Apresiasi Kekompakan Warga Sambut HUT ke-81 RI, Kebersihan Jadi Tolok Ukur

13 Agustus 2026
Semester I Tahun 2026 Terjadi 1.755 Gangguan Kamtibmas di Papua Tengah, Mimika Tertinggi dengan 1.010 Kasus

Semester I Tahun 2026 Terjadi 1.755 Gangguan Kamtibmas di Papua Tengah, Mimika Tertinggi dengan 1.010 Kasus

13 Agustus 2026
Pastikan Prosedur Pemeriksaan Sesuai Standar, Puslabfor Polri Perkuat Akurasi Pembuktian Forensik di Papua

Pastikan Prosedur Pemeriksaan Sesuai Standar, Puslabfor Polri Perkuat Akurasi Pembuktian Forensik di Papua

13 Agustus 2026
Percepat Pembangunan Papua, Kementerian Transmigrasi Terjunkan 1.200 Patriot ke Kawasan Transmigrasi 

Percepat Pembangunan Papua, Kementerian Transmigrasi Terjunkan 1.200 Patriot ke Kawasan Transmigrasi 

13 Agustus 2026
Yosua Douw Terbitkan Buku Papua dari Hati ke Hati,  Persembahan Istimewa untuk Gerakan Literasi 

Yosua Douw Terbitkan Buku Papua dari Hati ke Hati,  Persembahan Istimewa untuk Gerakan Literasi 

13 Agustus 2026

POPULER

  • Percepat Pembangunan Kantor Pusat Pemerintahan Provinsi Papua Tengah, Pempus Gelontorkan Rp 355,36 Miliar 

    Percepat Pembangunan Kantor Pusat Pemerintahan Provinsi Papua Tengah, Pempus Gelontorkan Rp 355,36 Miliar 

    865 shares
    Bagikan 346 Tweet 216
  • “Kami Siap Perang” KKB Ingatkan Tidak Boleh Gelar Perayaan HUT RI ke-81 di Kota Wamena

    663 shares
    Bagikan 265 Tweet 166
  • Aksi Gerakan Seribu Rupiah: Dinsos Mimika Minta Rekomendasi, APELCAMI Pertanyakan Dasar Hukumnya 

    586 shares
    Bagikan 234 Tweet 147
  • TPS Liar Dirubah Menjadi Jadi Taman Bunga, RT 04 Wanagon Sulap Titik Kumuh Jadi Ruang Cantik 

    544 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • Aktivis HAM Tantang Kapolres Mimika: Berani Tegas di Kwamki Narama dan Tuntaskan Kasus Pembunuhan oleh Oknum Polisi 

    543 shares
    Bagikan 217 Tweet 136
  • Sekda Mimika Ingatkan Kepala Kampung: Dana Desa Bukan untuk Kepentingan Pribadi

    538 shares
    Bagikan 215 Tweet 135
  • Palang Jalan Cenderawasih SP2-Timika Dibuka, Sengketa Tanah Diserahkan ke Lemasa

    533 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
Next Post
Pesparawi Nasional XIV di Manokwari Resmi Ditutup, Habiskan Anggaran Rp65,3 Miliar, Sulut Juara Umum

Pesparawi Nasional XIV di Manokwari Resmi Ditutup, Habiskan Anggaran Rp65,3 Miliar, Sulut Juara Umum

1.000 Durian Ungkapan Sukacita Kesuksesan Pesparawi Nasional, Dirjen Bimas Kristen: Apresiasi Toleransi di Tanah Papua

1.000 Durian Ungkapan Sukacita Kesuksesan Pesparawi Nasional, Dirjen Bimas Kristen: Apresiasi Toleransi di Tanah Papua

Respon Krisis Kemanusian di Intan Jaya, PERMAPAPA dan AMP Jember Sampaikan Tujuh Pernyataan Sikap

Respon Krisis Kemanusian di Intan Jaya, PERMAPAPA dan AMP Jember Sampaikan Tujuh Pernyataan Sikap

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id