ADVERTISEMENT
Kamis, Agustus 13, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

SIRIOS Perkuat Data Orang Asli Papua di Papua Selatan

Dengan sistem informasi yang terintegrasi, penyusunan program, perencanaan, hingga penganggaran dapat dilakukan secara lebih efektif dan tepat sasaran.

25 Juni 2026
0
SIRIOS Perkuat Data Orang Asli Papua di Papua Selatan

Workshop Perluasan Sistem Informasi Orang Asli Papua Selatan (SIRIOS) oleh Wakil Bupati Boven Digoel Marlinus di Aula Baperinda Kabupaten Boven Digoel, Rabu 24 Juni 2026. (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

BOVEN DIGOEL, Koranpapua.id– Memperkuat fondasi perencanaan pembangunan berbasis data, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boven Digoel, Papua Selatan memperluas implementasi Sistem Informasi Orang Asli Papua Selatan (SIRIOS).

Sistem ini diharapkan mampu menghadirkan data terpilah Orang Asli Papua (OAP) yang akurat sebagai dasar penyusunan kebijakan, penganggaran, dan pelaksanaan Otonomi Khusus Papua secara lebih tepat sasaran.

ADVERTISEMENT

Komitmen tersebut ditandai dengan pembukaan Workshop Perluasan Sistem Informasi Orang Asli Papua Selatan (SIRIOS) oleh Wakil Bupati Boven Digoel, Marlinus di Aula Baperinda Kabupaten Boven Digoel, Rabu 24 Juni 2026.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Wakil Bupati Marlinus dalam kesempatan itu mengatakan pemerintah pusat tengah melakukan konsolidasi secara intensif untuk mewujudkan Satu Data Indonesia.

Baca Juga

Dinas PUPR Mimika Kebut Ranperda Perumda Air Minum dan Limbah Domestik

Dari Seminar Kesehatan Reproduksi, Kepala Suku Dani: Cegah Risiko Kehamilan Dimulai dari Keluarga

Hal itu diamanatkan dalam Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia dan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 5 Tahun 2024 tentang Satu Data Pemerintahan Dalam Negeri.

Namun, menurutnya, implementasi kebijakan tersebut di Papua memerlukan pendekatan yang lebih spesifik melalui penyediaan data terpilah OAP yang bersumber langsung dari kampung.

“Data yang memuat kondisi ekonomi, sosial, pendidikan, kesehatan, perumahan, hingga garis keturunan OAP merupakan kebutuhan yang sangat mendesak,” ujarnya.

Karena menurutnya, tanpa data tersebut, pembangunan tidak akan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

Ia menegaskan bahwa Otsus Papua pada hakikatnya merupakan bentuk keberpihakan negara melalui perlindungan, pemberdayaan, dan afirmasi terhadap OAP.

Karena itu, keberhasilan implementasinya sangat bergantung pada tersedianya data yang lengkap dan valid. “Ketiga aspek penting dari Otsus ini dapat terlaksana apabila data terpilah OAP sudah tersedia,” katanya.

Sebab selama data OAP berbasis ekonomi, sosial, pendidikan, kesehatan, perumahan, dan keturunan belum tersedia, maka perencanaan pembangunan yang dilaksanakan tidak akan menjawab kebutuhan OAP.

Marlinus mengajak seluruh kepala distrik serta OPD teknis, seperti Dinas Komunikasi dan Informatika, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Baperinda, dan Badan Pemberdayaan Masyarakat Kampung, untuk memperkuat sinergi dalam menyediakan data terpilah OAP melalui SIRIOS.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Papua Selatan, Nugroho Asrianto menilai data merupakan fondasi utama dalam setiap proses pembangunan daerah.

Dengan sistem informasi yang terintegrasi, penyusunan program, perencanaan, hingga penganggaran dapat dilakukan secara lebih efektif dan tepat sasaran.

“Data menjadi instrumen utama dalam menentukan arah pembangunan. Karena itu diperlukan penguatan kelembagaan data di tingkat Provinsi Papua Selatan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Pemerintah Provinsi Papua Selatan telah menetapkan Peraturan Gubernur Nomor 8 Tahun 2025 tentang Satu Data Tingkat Provinsi dan Peraturan Gubernur Nomor 10 Tahun 2025 tentang Sistem Informasi Orang Asli Papua (SIRIOS).

Kedua regulasi tersebut menjadi landasan dalam membangun sistem informasi yang mampu menghadirkan data sektoral sekaligus data terpilah OAP yang valid, terintegrasi, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Menurut Nugroho, keberadaan data terpilah OAP memiliki nilai strategis karena menjadi dasar penyusunan kebijakan pembangunan sekaligus mendukung pelaksanaan Otsus yang berorientasi pada perlindungan dan pemberdayaan masyarakat asli Papua.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas perangkat daerah melalui Forum Satu Data agar seluruh pemangku kepentingan memiliki persepsi yang sama dalam membangun tata kelola data.

Untuk diketahui, kegiatan itu juga dihadiri jajaran Pemerintah Kabupaten Boven Digoel, tim Provinsi Papua Selatan, para kepala distrik, serta perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Dinas PUPR Mimika Kebut Ranperda Perumda Air Minum dan Limbah Domestik

Dinas PUPR Mimika Kebut Ranperda Perumda Air Minum dan Limbah Domestik

12 Agustus 2026
Dari Seminar Kesehatan Reproduksi, Kepala Suku Dani: Cegah Risiko Kehamilan Dimulai dari Keluarga

Dari Seminar Kesehatan Reproduksi, Kepala Suku Dani: Cegah Risiko Kehamilan Dimulai dari Keluarga

12 Agustus 2026
Lomba Kebersihan HUT ke-81 RI, Kelurahan Wanagon Juara Pertama Tingkat Distrik Mimika Baru

Lomba Kebersihan HUT ke-81 RI, Kelurahan Wanagon Juara Pertama Tingkat Distrik Mimika Baru

12 Agustus 2026
Program Tiga Juta Rumah: Alokasi 500 Unit untuk Kabupaten Mimika Belum Direalisasikan 

Program Tiga Juta Rumah: Alokasi 500 Unit untuk Kabupaten Mimika Belum Direalisasikan 

12 Agustus 2026
Merah Putih Berkibar di Pedalaman Memberamo Raya: Satgas Pasgat Kobarkan Semangat Nasional hingga ke Ujung Negeri 

Merah Putih Berkibar di Pedalaman Memberamo Raya: Satgas Pasgat Kobarkan Semangat Nasional hingga ke Ujung Negeri 

12 Agustus 2026
Palang Jalan Cenderawasih SP2-Timika Dibuka, Sengketa Tanah Diserahkan ke Lemasa

Palang Jalan Cenderawasih SP2-Timika Dibuka, Sengketa Tanah Diserahkan ke Lemasa

12 Agustus 2026

POPULER

  • Percepat Pembangunan Kantor Pusat Pemerintahan Provinsi Papua Tengah, Pempus Gelontorkan Rp 355,36 Miliar 

    Percepat Pembangunan Kantor Pusat Pemerintahan Provinsi Papua Tengah, Pempus Gelontorkan Rp 355,36 Miliar 

    805 shares
    Bagikan 322 Tweet 201
  • “Kami Siap Perang” KKB Ingatkan Tidak Boleh Gelar Perayaan HUT RI ke-81 di Kota Wamena

    650 shares
    Bagikan 260 Tweet 163
  • Aksi Gerakan Seribu Rupiah: Dinsos Mimika Minta Rekomendasi, APELCAMI Pertanyakan Dasar Hukumnya 

    583 shares
    Bagikan 233 Tweet 146
  • PN Timika Tunda Eksekusi Sengketa Tanah SP II Demi Keamanan, Putusan Tetap Inkrah

    548 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • Aktivis HAM Tantang Kapolres Mimika: Berani Tegas di Kwamki Narama dan Tuntaskan Kasus Pembunuhan oleh Oknum Polisi 

    542 shares
    Bagikan 217 Tweet 136
  • APBD Triliunan: Mama Martina Bertahan dengan Anyaman Papua di Tengah Minimnya Perhatian Pemkab Mimika

    552 shares
    Bagikan 221 Tweet 138
  • Sekda Mimika Ingatkan Kepala Kampung: Dana Desa Bukan untuk Kepentingan Pribadi

    528 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
Next Post
Bupati Johannes Rettob Tantang Kadin Mimika Jemput Investor, Jangan Hanya Menunggu Pemerintah

Bupati Johannes Rettob Tantang Kadin Mimika Jemput Investor, Jangan Hanya Menunggu Pemerintah

Jelang HUT Bhayangkara ke-80, Polres Mimika Jenguk Personel Sakit Menahun, Satu Anggota Berpulang

Jelang HUT Bhayangkara ke-80, Polres Mimika Jenguk Personel Sakit Menahun, Satu Anggota Berpulang

Akui Pertumbuhan Ekonomi Mimika Masih Rendah, Bupati Johannes Rettob: Terlalu Bergantung Tambang

Akui Pertumbuhan Ekonomi Mimika Masih Rendah, Bupati Johannes Rettob: Terlalu Bergantung Tambang

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id