ADVERTISEMENT
Sabtu, September 12, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Budaya

“Papua Dibangun untuk Orang Papua, Jangan Sampai Mereka Merasa Bukan Tinggal di Kampung Sendiri”

Investasi yang masuk ke Papua tidak menghilangkan identitas lokal. Seluruh bangunan publik, perkantoran, hotel, sekolah hingga stadion di Papua mengadopsi arsitektur khas Papua.

31 Mei 2026
0
“Papua Dibangun untuk Orang Papua, Jangan Sampai Mereka Merasa Bukan Tinggal di Kampung Sendiri”

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi atau yang akrab disapa KDM (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

JAYAPURA, Koranpapua.id- Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi atau yang akrab disapa KDM, mengajak seluruh pihak menjaga kelestarian alam Papua dan tidak mengorbankan lingkungan demi kepentingan pembangunan jangka pendek.

Pesan tersebut disampaikan KDM saat menjadi pembicara dalam Konferensi Tahunan Analisis Papua Strategis (APS) yang digelar di Jayapura, Papua, Jumat 29 Mei 2026.

ADVERTISEMENT

Dalam paparannya, KDM menyoroti pendekatan pembangunan yang selama ini dinilai terlalu menekankan aspek teknokrasi dan kerap mengabaikan nilai budaya serta pengetahuan masyarakat adat.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Padahal, menurutnya, masyarakat adat memiliki kearifan yang telah terbukti mampu menjaga alam selama ratusan tahun.

Baca Juga

Sukseskan Posyandu, Kadinkes Mimika Apresiasi Kerja Keras Jajaran Kesehatan

TSM Karang Senang Juara Lomba Posyandu Mimika, Kadinkes: Jangan Berhenti di Peringkat

“Kita sering menganggap kaum adat sebagai orang yang tertinggal, padahal mereka adalah sumber pengetahuan,” ujar KDM.

“Leluhur kita mampu menjaga alam selama berabad-abad dan mewariskannya kepada generasi berikutnya dengan baik,” sambungnya.

KDM menilai kerusakan lingkungan yang terjadi di berbagai wilayah Indonesia selama puluhan tahun menunjukkan adanya kesalahan dalam cara pandang pembangunan yang lebih berorientasi pada eksploitasi daripada harmoni dengan alam.

Karena itu, KDM mengingatkan agar Papua tidak mengulangi kesalahan yang sama. Menurutnya, Papua masih memiliki kekayaan alam dan budaya yang relatif terjaga dibandingkan banyak daerah lain di Indonesia.

“Saya melihat masih ada yang original di negeri ini namanya Papua. Di tempat kami sudah hampir tidak bisa mendapatkannya lagi. Di sini kami mendapat kejernihan air, kejernihan udara, dan alam yang sangat indah,” ujarnya.

KDM menegaskan hilangnya alam Papua akan berdampak langsung pada kehidupan masyarakat adat yang selama ini memiliki hubungan erat dengan lingkungan sekitarnya.

“Papua kehilangan alamnya maka rakyatnya akan lemah. Sistem keyakinan pada leluhurnya terputus oleh kehancuran ekologi,” katanya.

Menurut KDM, pembangunan di Papua harus berlandaskan nilai-nilai budaya, kearifan lokal, dan penghormatan terhadap alam.

Ia mendorong agar tata ruang dan kebijakan pembangunan disusun dengan mempertimbangkan aspek budaya masyarakat Papua sehingga mereka tidak terasing di tanah kelahirannya sendiri.

KDM juga mengingatkan agar investasi yang masuk ke Papua tidak menghilangkan identitas lokal.

Ia bahkan mengusulkan seluruh bangunan publik, perkantoran, hotel, sekolah hingga stadion di Papua mengadopsi arsitektur khas Papua.

“Papua dibangun untuk orang Papua. Jangan sampai suatu saat orang Papua merasa bukan lagi tinggal di kampungnya sendiri,” tuturnya.

Pada kesempatan itu, KDM juga mengumumkan komitmennya menyiapkan beasiswa bagi 40 mahasiswa Papua untuk menempuh pendidikan di Jawa Barat, dengan biaya pendidikan dan biaya hidup ditanggung hingga lulus.

Menutup sambutannya, KDM kembali mengingatkan pentingnya menjaga Papua sebagai warisan bangsa yang tak ternilai.

“Jagalah kehormatan masyarakat Papua. Jangan sembarang orang menghina dan merusak tanah Papua. Surga di tanah Papua”.

“Keindahan semesta Indonesia itu ada di tanah Papua. Jagalah, karena suatu saat kita akan kehilangan ketika dia sudah tidak ada,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, KDM juga menawarkan beasiswa bagi 40 orang anak muda untuk berkuliah di Bandung. “Silakan kuliah di Bandung. Biaya hidupnya kami tanggung sampai dia selesai,” pungkasnya.

Hadir pula dalam konferensi tersebut Wakil Menteri Hak Asasi Manusia (Wamen HAM) Mugiyanto dan Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk serta Forkompimda Papua. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Sukseskan Posyandu, Kadinkes Mimika Apresiasi Kerja Keras Jajaran Kesehatan

Sukseskan Posyandu, Kadinkes Mimika Apresiasi Kerja Keras Jajaran Kesehatan

11 September 2026
TSM Karang Senang Juara Lomba Posyandu Mimika, Kadinkes: Jangan Berhenti di Peringkat

TSM Karang Senang Juara Lomba Posyandu Mimika, Kadinkes: Jangan Berhenti di Peringkat

11 September 2026
Polisi Identifikasi Dua DPO Kasus Penembakan Tiga ASN di Jayawijaya

Polisi Identifikasi Dua DPO Kasus Penembakan Tiga ASN di Jayawijaya

11 September 2026
Ambulans Rusak, Polisi Antar Ibu Hamil Naik Motor Mengejar Pesawat ke Timika

Ambulans Rusak, Polisi Antar Ibu Hamil Naik Motor Mengejar Pesawat ke Timika

11 September 2026
WVI Dorong Kader Posyandu di Mimika Aktif Ingatkan Orangtua soal Imunisasi

WVI Dorong Kader Posyandu di Mimika Aktif Ingatkan Orangtua soal Imunisasi

11 September 2026
Penembakan Tiga ASN di Jayawijaya, Polisi Kantongi Ciri-ciri Pelaku

Kader Posyandu Mimika Didorong Naik Kelas hingga Tingkat Nasional

11 September 2026

POPULER

  • Pertamina Sanksi 19 SPBU di Papua-Maluku, Dua di Antaranya di Mimika

    Bermodal Nomor Togel, 3 Pelaku Hipnotis Korban dan Kuras Uang di Sentani

    595 shares
    Bagikan 238 Tweet 149
  • Tiga Petugas Tewas Ditembak OTK Saat Distribusi Bahan Pangan di Jayawijaya

    568 shares
    Bagikan 227 Tweet 142
  • Polisi Beberkan Kronologi Penembakan Tiga Pegawai Dinas Pertanian di Jayawijaya

    560 shares
    Bagikan 224 Tweet 140
  • Pria Ditemukan Tewas di Jalan Kelimutu Timika, Motor dan HP Diduga Dibawa Pelaku

    546 shares
    Bagikan 218 Tweet 137
  • 18 Koordinator KONI Distrik Dibentuk, Merlyn Dorong Pembinaan Atlet Mimika hingga Kampung

    530 shares
    Bagikan 212 Tweet 133
  • YLBH Papua Tengah Apresiasi Polres Mimika dan TNI Tertibkan 9 Warga di Kwamki Narama

    539 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • Bupati Rettob Ungkap Hasil Profiling ASN Mimika, Mayoritas Masih Bernilai Rendah

    526 shares
    Bagikan 210 Tweet 132
Next Post
Ledakan Diduga Bom Terjadi di Biak, Lima Orang Tewas dan Tiga Lainnya Hilang

Ledakan Diduga Bom Terjadi di Biak, Lima Orang Tewas dan Tiga Lainnya Hilang

Satgas ODC Ringkus ‘EK’ Anggota KKB Kodap VIII Intan Jaya, Ini Berbagai Aksi Kriminalnya

Satgas ODC Ringkus ‘EK’ Anggota KKB Kodap VIII Intan Jaya, Ini Berbagai Aksi Kriminalnya

Freeport Indonesia Lepaskan 10.000 Bibit Baramundi dan 1.000 Kepiting Bakau di Pesisir Mimika

Freeport Indonesia Lepaskan 10.000 Bibit Baramundi dan 1.000 Kepiting Bakau di Pesisir Mimika

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id