ADVERTISEMENT
Jumat, Juli 3, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

KPK dan KLH Didesak Audit Investigasi Proyek Gambut BPEGM di Tanah Papua

Anak-anak asli Papua justru tidak dilibatkan bahkan didiskriminasi dalam setiap perencanaan, pelaksanaan hingga evaluasi akhir kegiatan secara spesifik dan signifikan.

17 Mei 2026
0
KPK dan KLH Didesak Audit Investigasi Proyek Gambut BPEGM di Tanah Papua

Ketua KOMPAK Indonesia, Gabriel Goa saat mendatangi gedung KPK RI. (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

JAKARTA, Koranpapua.id- Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK) dan Kementerian Lingkungan Hidup (KLH), didesak untuk segera melakukan audit investigasi proyek gambut di Tanah Papua.

Pasalnya pembentukan Badan Pengelola Ekosistem Gambut dan Mangrove (BPEGM) KLH di tanah Papua diharapkan menjadi tonggak penting bagi pelestarian ekosistem mangrove dan gambut di wilayah Timur Indonesia.

ADVERTISEMENT

Namun, beberapa bulan setelah peluncurannya, proyek-proyek signifikan di lapangan masih minim terlihat, sehingga menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat dan aktivis lingkungan bersama penggiat Anti Korupsi.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Menurut sumber informasi dari jaringan Suara Timur Indonesia di tanah Papua, kegiatan lapangan hampir tidak terdeteksi.

Baca Juga

Jenazah Pilot AMA Air di Yahukimo Berhasil Dievakuasi TNI Habema

Diikuti 137 Kelompok Peserta: TIFA 2026 Jadi Panggung Seni, Budaya, dan Penggerak Ekonomi Kreatif di Mimika

Sementara harapan rakyat Papua agar BPEGM membawa proyek restorasi dan pengelolaan mangrove skala besar serta pengelolaan gambut berkelanjutan, namun fakta di lapangan justru hanya ada rapat tanpa aksi nyata.

Berdasarkan informasi salah seorang tokoh masyarakat adat di Sorong yang enggan disebut namanya, menyebut faktor utama penahanan yakni pengalihan anggaran ke pusat, khususnya pada bidang tata usaha TSDLAB.

Hal itu justru bertentangan dengan mandat BPEGM untuk mempercepat restorasi ekosistem krusial di Papua yang menyimpan potensi karbon biru terbesar di Indonesia.

Sementara itu, data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kementerian Kehutanan menunjukkan bahwa Papua memiliki luas mangrove mencapai 500 ribu hektare.

Yang jika dikelola dengan baik dapat menyerap jutaan ton CO2 per tahun hingga kontribusi vital bagi target Net Zero Emission 2060.

Terpanggil nurani bersama aspirasi rakyat Papua, Suara Timur Indonesia berkolaborasi dengan Koalisi Masyarakat untuk Pemberantasan Korupsi (KOMPAK) Indonesia, dalam keterangan seperti dikutip Indonesia Satu.co, Minggu 17 Mei 2026 menyerukan:

Pertama, meminta Presiden Prabowo Subianto agar memerintahkan Menteri Lingkungan Hidup, Jumhur Hidayat bekerjasama dengan KPK RI untuk segera melakukan audit investigasi terhadap Direktorat Pengendalian dan Pengelolaan Ekosistem Mangrove dan Gambut KLH serta BPEGM KLH di Papua.

“Sebagai pejuang Lingkungan, kami harapkan Bung Jumhur segera membersihkan praktek KKN di lingkup Kementerian Lingkungan Hidup yang diduga kuat melakukan korupsi berjamaah atas nama Papua”.

“Faktanya di Papua belum nampak jelas penanaman mangrove komunitas dan pemantauan gambut berbasis GIS dalam rangka mewujudkan aksi nyata implementasi pengelolaan mangrove dan gambut di tanah Papua yang bersih dan nyata,” kata Sekretaris Suara Timur Indonesia, Freni Lutrun.

Freni menyoroti, setiap kebijakan Kementerian Lingkungan Hidup maupun kondisi nyata di Papua sendiri, anak-anak asli Papua justru tidak dilibatkan bahkan didiskriminasi dalam setiap perencanaan, pelaksanaan hingga evaluasi akhir kegiatan secara spesifik dan signifikan.

“Orang asli Papua merasa mereka dieksploitasi untuk merampok uang negara, seolah-olah ingin membangun Papau namun justru yang terjadi adalah konspirasi, manipulasi, eksploitasi dan korupsi,” sorot Ketua KOMPAK Indonesia, Gabriel Goa.

Kedua, mendesak KPK RI agar segera berkolaborasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup untuk melakukan audit investigasi terhadap dugaan praktek korupsi berjamaah di lingkup KLH terkait proyek-proyek di Papua; seperti proyek mangrove dan gambut.

Ketiga, mendesak Menteri Lingkungan Hidup untuk mengangkat dan memberdayakan ASN asal Papua dan Indonesia Timur di Kementerian Lingkungan Hidup.

Keempat, mendesak Menteri Lingkungan Hidup agar melibatkan penggiat Lingkungan Hidup dan Penggiat Anti Korupsi yang berintegritas untuk mengawasi kinerja ASN di lingkup Kementerian Lingkungan Hidup.

Dimana selama ini diduga kuat melakukan korupsi berjamaah terhadap proyek-proyek di wilayah Papua pada khususnya dan Indonesia Timur pada umumnya. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Jenazah Pilot AMA Air di Yahukimo Berhasil Dievakuasi TNI Habema

Jenazah Pilot AMA Air di Yahukimo Berhasil Dievakuasi TNI Habema

3 Juli 2026
Diikuti 137 Kelompok Peserta: TIFA 2026 Jadi Panggung Seni, Budaya, dan Penggerak Ekonomi Kreatif di Mimika

Diikuti 137 Kelompok Peserta: TIFA 2026 Jadi Panggung Seni, Budaya, dan Penggerak Ekonomi Kreatif di Mimika

3 Juli 2026
Kadis Koperasi Mimika Sebut TIFA 2026 Dongkrak Transaksi UMKM

Kadis Koperasi Mimika Sebut TIFA 2026 Dongkrak Transaksi UMKM

3 Juli 2026
Ini Identitas Pilot Amerika yang Tewas dalam Pembakaran Pesawat di Bandara Ipdeheik

Lokasi Pesawat AMA yang Dibakar KKB Berada di Ketinggian 2.292 Mdpl, Aparat Sulit Selidiki

3 Juli 2026
30 Dosen dan Tenaga Ahli UNJ Tiba di Mappi, Siap Tingkatkan Kompetensi 1.000 Guru 3T

30 Dosen dan Tenaga Ahli UNJ Tiba di Mappi, Siap Tingkatkan Kompetensi 1.000 Guru 3T

2 Juli 2026
Ini Identitas Pilot Amerika yang Tewas dalam Pembakaran Pesawat di Bandara Ipdeheik

Ini Identitas Pilot Amerika yang Tewas dalam Pembakaran Pesawat di Bandara Ipdeheik

2 Juli 2026

POPULER

  • Merah Putih Berkibar di Puncak Jaya: Dukungan Satgas Pasgat Antarkan Lima Simpatisan kembali ke NKRI

    Merah Putih Berkibar di Puncak Jaya: Dukungan Satgas Pasgat Antarkan Lima Simpatisan kembali ke NKRI

    562 shares
    Bagikan 225 Tweet 141
  • Jabatan Kapolres Mimika Dirotasi, AKBP Alredo Agustinus Rumbiak Gantikan AKBP Billyandha

    613 shares
    Bagikan 245 Tweet 153
  • SMK Negeri 6 Mimika: Sekolah Gratis dengan Empat Program Unggulan, Pendaftaran Hingga 10 Juli

    544 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • Pendeta GKI Tewas di Intan Jaya, Menham Minta Panglima TNI dan Kapolri Kendalikan Anggotanya

    543 shares
    Bagikan 217 Tweet 136
  • Pertamina Berlakukan Harga Terbaru BBM Non-Subsidi di Papua-Maluku, Berikut Daftarnya

    539 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • Remaja 14 Tahun Asal Jawa Barat Diduga Dieksploitasi Jadi Pekerja Seks di Lokalisasi Kilometer 10

    538 shares
    Bagikan 215 Tweet 135
  • Ini Identitas Pilot Amerika yang Tewas dalam Pembakaran Pesawat di Bandara Ipdeheik

    525 shares
    Bagikan 210 Tweet 131
Next Post
KNMP Kembalikan Kejayaan Papua Lumbung Tuna di Kawasan Timur Indonesia

KNMP Kembalikan Kejayaan Papua Lumbung Tuna di Kawasan Timur Indonesia

Konflik Antarsuku OAP di Jayawijaya: Bupati Atenius Tegaskan Penegakan Hukum

Konflik Antarsuku OAP di Jayawijaya: Bupati Atenius Tegaskan Penegakan Hukum

Prakiraan Cuaca Hari Ini: Wilayah Mimika dan Paniai Diguyur Hujan

Prakiraan Cuaca Hari Ini: Wilayah Mimika dan Paniai Diguyur Hujan

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id