ADVERTISEMENT
Sabtu, Juli 11, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Budaya

Konflik Antarsuku OAP di Jayawijaya: Bupati Atenius Tegaskan Penegakan Hukum

“Ke depan wilayah Papua Pegunungan akan mengedepankan hukum positif. Setiap pelaku maupun aktor di balik konflik akan diproses sesuai hukum yang berlaku,”

17 Mei 2026
0
Konflik Antarsuku OAP di Jayawijaya: Bupati Atenius Tegaskan Penegakan Hukum

Bupati Atenius Murip menyampaikan hasil kesepakatan bersama terkait situasi keamanan di wilayah Papua Pegunungan (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

JAYAWIJAYA, Koranpapua.id– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan telah mengambil sikap terkait konflik antarsuku Orang Asli Papua (OAP) yang menewaskan sejumlah warga dan melukai puluhan orang lainnya di wilayah itu.

Pemkab bersama pimpinan gereja, tokoh adat, tokoh masyarakat, pemuda, serta aparat keamanan telah menyepakati penghentian konflik antarsesama OAP.

ADVERTISEMENT

Hal itu disampaikan Bupati Jayawijaya Atenius Murip, melalui rilis resmi Dinas Komunikasi dan Informatika, Sabtu, 16 Mei 2026.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Kesepakatan tersebut menandai berakhirnya konflik yang terjadi di wilayah Papua Pegunungan. Pemerintah memastikan massa dari masing-masing pihak yang terlibat konflik kembali ke kabupaten asal.

Baca Juga

Ironi Kota Timika: Spanduk Larangan Hanya Pajangan, Sampah Menumpuk di Jalan Papua I

Jadikan Lumbung Logistik, Satgas Pamtas RI-PNG Yon Parako 462 Borong Hasil Kebun Warga Dekai

“Konflik antar sesama OAP di wilayah Papua Pegunungan resmi dinyatakan berhenti mulai Sabtu 16 Mei 2026. Massa dari masing-masing pihak akan dipulangkan ke daerah asal,” ujar Atenius Murip dalam rilis tersebut.

Pemerintah daerah menegaskan komitmen untuk tidak lagi menerapkan praktik pembayaran kepala dalam penyelesaian konflik.

Seluruh elemen masyarakat didorong aktif membangun kesadaran publik agar tidak terjadi pembunuhan, peperangan, maupun pertikaian dalam bentuk apa pun.

Atenius Murip menekankan pentingnya peran bersama dalam menjaga stabilitas sosial. “Seluruh elemen masyarakat harus membangun kesadaran tentang pentingnya persaudaraan, persatuan, perdamaian, dan kasih sayang antar sesama,” tegasnya.

Pemerintah juga memastikan langkah penegakan hukum berjalan tegas terhadap pelaku konflik. Setiap aktor yang terlibat akan menjalani proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku, mulai dari penangkapan hingga pemidanaan.

“Ke depan wilayah Papua Pegunungan akan mengedepankan hukum positif. Setiap pelaku maupun aktor di balik konflik akan diproses sesuai hukum yang berlaku,” kata Atenius.

Dalam upaya pencegahan konflik ke depan, pemerintah di bawah koordinasi Ribka Haluk segera menyusun regulasi berupa perdasus dan perdasi guna memperkuat perlindungan hukum di Papua Pegunungan.

Selain membahas keamanan, rapat juga menyoroti musibah putusnya Jembatan Uwe yang mengakibatkan 33 korban jiwa. Hingga saat ini, 22 korban telah ditemukan, sementara 11 korban lainnya masih dalam proses pencarian.

Tim gabungan yang terdiri dari SAR dan TNI melanjutkan pencarian selama lima hari ke depan. Aparat keamanan bersama lembaga pembela HAM juga mulai melakukan pendataan korban dengan mendatangi rumah warga di sekitar Kali Uwe.

Pemerintah mengimbau masyarakat tetap tenang dan mendukung proses penanganan yang berlangsung serta kembali menjalankan aktivitas seperti biasa mulai Senin besok. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Ironi Kota Timika: Spanduk Larangan Hanya Pajangan, Sampah Menumpuk di Jalan Papua I

Ironi Kota Timika: Spanduk Larangan Hanya Pajangan, Sampah Menumpuk di Jalan Papua I

10 Juli 2026
Hanya Beberapa Menit dari Kota Timika, Kampung Nawaripi Masih Bergelut dengan Banjir dan Jalan Rusak

Hanya Beberapa Menit dari Kota Timika, Kampung Nawaripi Masih Bergelut dengan Banjir dan Jalan Rusak

10 Juli 2026
Jadikan Lumbung Logistik, Satgas Pamtas RI-PNG Yon Parako 462 Borong Hasil Kebun Warga Dekai

Jadikan Lumbung Logistik, Satgas Pamtas RI-PNG Yon Parako 462 Borong Hasil Kebun Warga Dekai

10 Juli 2026
Harapan Mimika ke Istana Terhenti, Nikolaus Timakonama Gugur di Seleksi Akhir Paskibraka Nasional

Harapan Mimika ke Istana Terhenti, Nikolaus Timakonama Gugur di Seleksi Akhir Paskibraka Nasional

10 Juli 2026
Cegah Kesalahan Administrasi, BPKAD Mimika Bekali PPK dan Bendahara OPD Tata Kelola Keuangan

Cegah Kesalahan Administrasi, BPKAD Mimika Bekali PPK dan Bendahara OPD Tata Kelola Keuangan

10 Juli 2026
Padat Karya Rp3 Miliar, Distrik Jita Pasang 100 Lampu Jalan di 10 Kampung

Padat Karya Rp3 Miliar, Distrik Jita Pasang 100 Lampu Jalan di 10 Kampung

10 Juli 2026

POPULER

  • Kombes dr. Rommy Sebastian: Pilot AMA Tewas Akibat Tembakan di Kepala

    Amerika Bereaksi Usai Warga Negaranya Tewas Ditembak Kelompok Bersenjata di Yahukimo

    675 shares
    Bagikan 270 Tweet 169
  • Hasil Seleksi Beasiswa YPMAK Segera Diumumkan, Hanya 15 Peserta yang Lolos ke UPN Veteran Yogyakarta

    592 shares
    Bagikan 237 Tweet 148
  • Berkabung Atas Tewasnya Pilot Nicholas: AMA Hentikan Sementara Seluruh Penerbangan di Papua

    561 shares
    Bagikan 224 Tweet 140
  • Penembakan Perempuan Hamil di Intan Jaya Harus Diusut Tuntas, Komnas Perempuan: Ini Tragedi Kemanusiaan

    544 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • Bupati Johannes Rettob Lantik Dwi Cholifah sebagai Kepala Inspektorat, Tunjuk Sejumlah Plt

    543 shares
    Bagikan 217 Tweet 136
  • Bupati Mimika Kritik Keras Kinerja Pejabat: “Sudah Dikasih Jabatan, Malas Masuk Kantor”

    539 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • Panglima TNI Pimpin Kenaikan Pangkat 23 Prajurit di Timika

    517 shares
    Bagikan 207 Tweet 129
Next Post
Prakiraan Cuaca Hari Ini: Wilayah Mimika dan Paniai Diguyur Hujan

Prakiraan Cuaca Hari Ini: Wilayah Mimika dan Paniai Diguyur Hujan

Gubernur Matius Fakhiri: Tiga Penyakit Ini Pembunuh Terbesar Orang Asli Papua

Gubernur Matius Fakhiri: Tiga Penyakit Ini Pembunuh Terbesar Orang Asli Papua

Wilayah Tenggara Boven Digoel Diguncang Gempa Magnitudo 5,2

Wilayah Tenggara Boven Digoel Diguncang Gempa Magnitudo 5,2

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id