ADVERTISEMENT
Senin, Juni 8, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Budaya

MRP Papua Tengah Serap Aspirasi Masyarakat Mimika Soal Dana Otsus dan Keamanan

Seluruh masukan masyarakat tidak akan berhenti di tingkat daerah, melainkan akan dibawa ke pemerintah pusat sebagai bahan evaluasi.

16 Mei 2026
0
MRP Papua Tengah Serap Aspirasi Masyarakat Mimika Soal Dana Otsus dan Keamanan

Foto bersama usai kegiatan penjaringan aspirasi dan rapat dengar pendapat bersama MRP Papua Tengah dan masyarakat adat Kabupaten Mimika (foto: Hayun Nuhuyanan/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Majelis Rakyat Papua (MRP) Provinsi Papua Tengah menggelar penjaringan aspirasi dan rapat dengar pendapat bersama masyarakat adat Kabupaten Mimika terkait pelaksanaan Dana Otonomi Khusus (Otsus) serta situasi keamanan di wilayah Papua Tengah.

Kegiatan yang berlangsung di salah satu hotel di Timika, Sabtu 16 April 2026, dihadiri Ketua MRP Papua Tengah Agus Anggaibak, perwakilan lembaga adat LEMASA dan LEMASKO, serta tokoh masyarakat dari berbagai wilayah Mimika.

ADVERTISEMENT

Forum ini menjadi ruang dialog antara MRP dan masyarakat adat untuk menyampaikan berbagai persoalan yang masih menjadi perhatian utama, khususnya terkait efektivitas pelaksanaan Otsus dan kondisi keamanan di Papua Tengah.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Dalam forum tersebut, sejumlah warga menyampaikan keprihatinan terhadap situasi keamanan yang dinilai masih rawan dan menimbulkan korban sipil.

Baca Juga

Pemindahan Tersangka OPM Junis Murib ke Timika Dikawal Ketat Satgas Korpasgat

Provinsi Papua Tengah Tercatat Inflasi Tertinggi Sebesar 0,52 Persen

Salah satu perwakilan masyarakat, Fransisca Pinimet, menyoroti berbagai insiden kekerasan yang berdampak pada warga sipil.

Ia juga menyerukan pentingnya dialog damai antara Jakarta dan Papua serta evaluasi terhadap penempatan aparat keamanan di wilayah Papua.

Selain itu, ia menyinggung dugaan pelanggaran HAM dalam sejumlah peristiwa keamanan di Papua Tengah, serta meminta penarikan pasukan militer organik dan non-organik dari Tanah Papua.

Fransica juga menegaskan pentingnya dialog antara pemerintah pusat dan masyarakat Papua sebagai solusi damai atas konflik yang berkepanjangan.

Sejumlah peserta forum juga menyampaikan penolakan terhadap pelaksanaan Dana Otonomi Khusus (Otsus) yang dinilai belum memberikan dampak signifikan bagi kesejahteraan masyarakat Papua.

Mereka menilai pengelolaan Otsus selama ini belum efektif dan belum menjawab kebutuhan dasar masyarakat di tingkat akar rumput.

“Saya rasa Otsus itu hanya nama yang dipakai, tapi kita tidak merasakan manfaatnya. Lebih baik dikembalikan saja ke pusat,” ujar Donatus Kelanangame.

Menanggapi aspirasi tersebut, Ketua MRP Papua Tengah Agus Anggaibak menegaskan bahwa seluruh masukan masyarakat tidak akan berhenti di tingkat daerah, melainkan akan dibawa ke pemerintah pusat sebagai bahan evaluasi.

Ia menjelaskan bahwa MRP hadir untuk menyerap aspirasi dari delapan kabupaten di Papua Tengah, termasuk Mimika, terutama terkait pelaksanaan Otsus dan situasi keamanan yang masih menjadi perhatian serius.

“Keamanan di Papua Tengah sampai sekarang belum sepenuhnya baik. Banyak kejadian yang menimbulkan korban jiwa di sejumlah daerah, sehingga kami hadir untuk mendengar langsung aspirasi masyarakat,” ujar Agus.

Ia menambahkan bahwa seluruh hasil penjaringan aspirasi akan dibahas dalam forum internal MRP sebelum disampaikan ke pemerintah pusat. Tujuannya adalah mencari solusi konkret demi terciptanya keamanan dan kesejahteraan masyarakat Papua.

“Sebagai lembaga perwakilan, baik DPR maupun MRP, kita tidak bisa hanya berbicara di atas meja. Kita harus turun langsung mendengar masyarakat agar bisa mencari solusi. Apa yang disampaikan harus kita bawa ke Jakarta untuk ditindaklanjuti,” katanya.

Sementara itu, perwakilan LEMASKO, Ferdi Soni Atiamona, dan LEMASA, Manuel Jhon Magal, menyambut baik pelaksanaan forum tersebut.

Mereka berharap pengawasan terhadap pelaksanaan Otsus dapat diperkuat agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat di tingkat akar rumput.

Forum ini diharapkan menjadi langkah awal memperkuat dialog antara masyarakat adat, pemerintah daerah, dan pemerintah pusat dalam mencari solusi atas berbagai persoalan di Papua Tengah, khususnya di Kabupaten Mimika. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marhen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Pemindahan Tersangka OPM Junis Murib ke Timika Dikawal Ketat Satgas Korpasgat

Pemindahan Tersangka OPM Junis Murib ke Timika Dikawal Ketat Satgas Korpasgat

8 Juni 2026
Provinsi Papua Tengah Tercatat Inflasi Tertinggi Sebesar 0,52 Persen

Provinsi Papua Tengah Tercatat Inflasi Tertinggi Sebesar 0,52 Persen

8 Juni 2026
Kejari Mimika Dalami Dugaan Korupsi Proyek Tujuh Rumah, Dua ASN Sudah Diperiksa

Kejari Mimika Dalami Dugaan Korupsi Proyek Tujuh Rumah, Dua ASN Sudah Diperiksa

8 Juni 2026
Lemasa Ajak Dialog Selesaikan Polemik Pengelolaan Besi Bekas Freeport

Lemasa Ajak Dialog Selesaikan Polemik Pengelolaan Besi Bekas Freeport

8 Juni 2026
Pembakaran Gedung SD Yapis oleh KKB, Kerugian Mencapai Rp2 Miliar

Pembakaran Gedung SD Yapis oleh KKB, Kerugian Mencapai Rp2 Miliar

8 Juni 2026
Bupati Mimika Terima Laporan Oknum Pejabat Mabuk Miras di Kantor, Mengulangi Lagi Dicopot

Bupati Mimika Terima Laporan Oknum Pejabat Mabuk Miras di Kantor, Mengulangi Lagi Dicopot

8 Juni 2026

POPULER

  • Atasi Ketimpangan Tenaga Pengajar, Disdik Mimika Atur Penempatan Guru Demi Pemerataan

    PPDB 2026 Wajib Melalui Empat Jalur, Kadisdik Mimika Ingatkan Tidak Boleh Terima Titipan Pejabat

    593 shares
    Bagikan 237 Tweet 148
  • Prihatin! Satu Siswa SMP di Kota Timika Positif Narkotika

    572 shares
    Bagikan 229 Tweet 143
  • Pembakaran Gedung SD Yapis oleh KKB, Kerugian Mencapai Rp2 Miliar

    555 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Bersembunyi di Timika, Pelaku Pencabulan Anak di Sikka Berhasil Ditangkap

    616 shares
    Bagikan 246 Tweet 154
  • SD Inpres Timika II Gelar Education Expo 2026, Tampilkan Inovasi Berbasis Kearifan Lokal Papua

    527 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
  • Pelajar SMP Negeri dan Swasta di Papua Tengah Bebas Biaya Pendidikan, Berlaku Tahun Ini

    849 shares
    Bagikan 340 Tweet 212
  • Freeport Kelola Tailing Bernilai Guna, Anggaran Tembus Rp200–300 Juta Dolar per Tahun

    523 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
Next Post
Polres Mimika Panen Jagung Satu Hektare, Wujud Dukungan Ketahanan Pangan Nasional

Polres Mimika Panen Jagung Satu Hektare, Wujud Dukungan Ketahanan Pangan Nasional

Dukung Gernas BBI, Bupati Johannes Rettob Imbau Masyarakat Berbelanja Produk UMKM Mimika

Dukung Gernas BBI, Bupati Johannes Rettob Imbau Masyarakat Berbelanja Produk UMKM Mimika

Pdt. Anton Wamang Klarifikasi Peristiwa Penembakan di Tembagapura: ‘TNI Tidak Terlibat Kematian Putri Saya’

Pdt. Anton Wamang Klarifikasi Peristiwa Penembakan di Tembagapura: ‘TNI Tidak Terlibat Kematian Putri Saya’

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id