ADVERTISEMENT
Kamis, Oktober 8, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Budaya

MRP Papua Tengah Serap Aspirasi Masyarakat Mimika Soal Dana Otsus dan Keamanan

Seluruh masukan masyarakat tidak akan berhenti di tingkat daerah, melainkan akan dibawa ke pemerintah pusat sebagai bahan evaluasi.

16 Mei 2026
0
MRP Papua Tengah Serap Aspirasi Masyarakat Mimika Soal Dana Otsus dan Keamanan

Foto bersama usai kegiatan penjaringan aspirasi dan rapat dengar pendapat bersama MRP Papua Tengah dan masyarakat adat Kabupaten Mimika (foto: Hayun Nuhuyanan/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Majelis Rakyat Papua (MRP) Provinsi Papua Tengah menggelar penjaringan aspirasi dan rapat dengar pendapat bersama masyarakat adat Kabupaten Mimika terkait pelaksanaan Dana Otonomi Khusus (Otsus) serta situasi keamanan di wilayah Papua Tengah.

Kegiatan yang berlangsung di salah satu hotel di Timika, Sabtu 16 April 2026, dihadiri Ketua MRP Papua Tengah Agus Anggaibak, perwakilan lembaga adat LEMASA dan LEMASKO, serta tokoh masyarakat dari berbagai wilayah Mimika.

Forum ini menjadi ruang dialog antara MRP dan masyarakat adat untuk menyampaikan berbagai persoalan yang masih menjadi perhatian utama, khususnya terkait efektivitas pelaksanaan Otsus dan kondisi keamanan di Papua Tengah.

Dalam forum tersebut, sejumlah warga menyampaikan keprihatinan terhadap situasi keamanan yang dinilai masih rawan dan menimbulkan korban sipil.

Baca Juga

Emanuel Kemong Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya Amungme dan Kamoro

Rumah Sayur GPDP Jemaat Semua Umat Dorong Kemandirian Ekonomi di Mimika

Salah satu perwakilan masyarakat, Fransisca Pinimet, menyoroti berbagai insiden kekerasan yang berdampak pada warga sipil.

Ia juga menyerukan pentingnya dialog damai antara Jakarta dan Papua serta evaluasi terhadap penempatan aparat keamanan di wilayah Papua.

Selain itu, ia menyinggung dugaan pelanggaran HAM dalam sejumlah peristiwa keamanan di Papua Tengah, serta meminta penarikan pasukan militer organik dan non-organik dari Tanah Papua.

Fransica juga menegaskan pentingnya dialog antara pemerintah pusat dan masyarakat Papua sebagai solusi damai atas konflik yang berkepanjangan.

Sejumlah peserta forum juga menyampaikan penolakan terhadap pelaksanaan Dana Otonomi Khusus (Otsus) yang dinilai belum memberikan dampak signifikan bagi kesejahteraan masyarakat Papua.

Mereka menilai pengelolaan Otsus selama ini belum efektif dan belum menjawab kebutuhan dasar masyarakat di tingkat akar rumput.

“Saya rasa Otsus itu hanya nama yang dipakai, tapi kita tidak merasakan manfaatnya. Lebih baik dikembalikan saja ke pusat,” ujar Donatus Kelanangame.

Menanggapi aspirasi tersebut, Ketua MRP Papua Tengah Agus Anggaibak menegaskan bahwa seluruh masukan masyarakat tidak akan berhenti di tingkat daerah, melainkan akan dibawa ke pemerintah pusat sebagai bahan evaluasi.

Ia menjelaskan bahwa MRP hadir untuk menyerap aspirasi dari delapan kabupaten di Papua Tengah, termasuk Mimika, terutama terkait pelaksanaan Otsus dan situasi keamanan yang masih menjadi perhatian serius.

“Keamanan di Papua Tengah sampai sekarang belum sepenuhnya baik. Banyak kejadian yang menimbulkan korban jiwa di sejumlah daerah, sehingga kami hadir untuk mendengar langsung aspirasi masyarakat,” ujar Agus.

Ia menambahkan bahwa seluruh hasil penjaringan aspirasi akan dibahas dalam forum internal MRP sebelum disampaikan ke pemerintah pusat. Tujuannya adalah mencari solusi konkret demi terciptanya keamanan dan kesejahteraan masyarakat Papua.

“Sebagai lembaga perwakilan, baik DPR maupun MRP, kita tidak bisa hanya berbicara di atas meja. Kita harus turun langsung mendengar masyarakat agar bisa mencari solusi. Apa yang disampaikan harus kita bawa ke Jakarta untuk ditindaklanjuti,” katanya.

Sementara itu, perwakilan LEMASKO, Ferdi Soni Atiamona, dan LEMASA, Manuel Jhon Magal, menyambut baik pelaksanaan forum tersebut.

Mereka berharap pengawasan terhadap pelaksanaan Otsus dapat diperkuat agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat di tingkat akar rumput.

Forum ini diharapkan menjadi langkah awal memperkuat dialog antara masyarakat adat, pemerintah daerah, dan pemerintah pusat dalam mencari solusi atas berbagai persoalan di Papua Tengah, khususnya di Kabupaten Mimika. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marhen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Emanuel Kemong Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya Amungme dan Kamoro

Emanuel Kemong Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya Amungme dan Kamoro

8 Oktober 2026
Rumah Sayur GPDP Jemaat Semua Umat Dorong Kemandirian Ekonomi di Mimika

Rumah Sayur GPDP Jemaat Semua Umat Dorong Kemandirian Ekonomi di Mimika

7 Oktober 2026
Penerima Manfaat YPMAK Buka KSW Laundry Coin, Tawarkan Laundry Mandiri di Timika

Penerima Manfaat YPMAK Buka KSW Laundry Coin, Tawarkan Laundry Mandiri di Timika

7 Oktober 2026
GERMAS Mimika Tak Bisa Jalan Sendiri, Lintas Sektor Diminta Ambil Peran

GERMAS Mimika Tak Bisa Jalan Sendiri, Lintas Sektor Diminta Ambil Peran

7 Oktober 2026
GERMAS Mimika Butuh Kolaborasi Lintas Sektor, Pemkab Dorong Aksi Nyata

GERMAS Mimika Butuh Kolaborasi Lintas Sektor, Pemkab Dorong Aksi Nyata

7 Oktober 2026
200 Butir Amunisi Digagalkan di Perairan Jayapura, Polisi Telusuri Asalnya

200 Butir Amunisi Digagalkan di Perairan Jayapura, Polisi Telusuri Asalnya

7 Oktober 2026

POPULER

  • Anggota Satgas TNI Ditemukan Tewas di Kuala Kencana, Ada Luka Tembak di Dada

    Anggota Satgas TNI Ditemukan Tewas di Kuala Kencana, Ada Luka Tembak di Dada

    759 shares
    Bagikan 304 Tweet 190
  • Kasus Investasi Rp1,7 Miliar di Timika, Kuasa Hukum Desak Penyidik Segera Periksa Korban

    594 shares
    Bagikan 238 Tweet 149
  • Pemkab Mimika Tunjuk Pimpinan Sementara Dinkes dan BPBD

    574 shares
    Bagikan 230 Tweet 144
  • Jasad Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Dalam Honda Brio di Kuala Kencana

    557 shares
    Bagikan 223 Tweet 139
  • Bantah Disebut Hoaks, Kepala BPBD Mimika Ungkap Fakta Air Hujan Berwarna Hitam

    551 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Pemkab Mimika Segera Isi Sejumlah Jabatan Kosong, SK Pejabat Diserahkan

    537 shares
    Bagikan 215 Tweet 134
  • M3 Salon Hadir di Timika, Tawarkan Layanan Hair Style hingga Hair Treatment

    530 shares
    Bagikan 212 Tweet 133
Next Post
Polres Mimika Panen Jagung Satu Hektare, Wujud Dukungan Ketahanan Pangan Nasional

Polres Mimika Panen Jagung Satu Hektare, Wujud Dukungan Ketahanan Pangan Nasional

Dukung Gernas BBI, Bupati Johannes Rettob Imbau Masyarakat Berbelanja Produk UMKM Mimika

Dukung Gernas BBI, Bupati Johannes Rettob Imbau Masyarakat Berbelanja Produk UMKM Mimika

Pdt. Anton Wamang Klarifikasi Peristiwa Penembakan di Tembagapura: ‘TNI Tidak Terlibat Kematian Putri Saya’

Pdt. Anton Wamang Klarifikasi Peristiwa Penembakan di Tembagapura: ‘TNI Tidak Terlibat Kematian Putri Saya’

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id