TIMIKA, Koranpapua.id- Seorang pria berinisial MA ditemukan meninggal dunia di bawah sebuah truk di Jalan Irigasi, Timika, Papua Tengah, Selasa 12 Mei 2026 sekitar pukul 08.00 WIT.
Kematian pria yang cukup misterius ini, kini dalam penyelidikan Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Mimika.
Hingga saat ini, polisi belum dapat memastikan penyebab pasti kematian korban. Ini dikarenakan tidak adanya saksi mata yang melihat langsung peristiwa kematian korban.
Kasatreskrim Polres Mimika, AKP Ibnu Rudihartono, mengatakan pihaknya telah menerima laporan terkait peristiwa tersebut.
Personel kepolisian langsung diturunkan untuk melakukan penyelidikan awal, termasuk olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta pemeriksaan terhadap jenazah.
“Korban sudah berada di rumah sakit (RSUD Mimika-Red) dan kami sudah arahkan untuk membuat laporan. Laporan tersebut juga sudah kami terima,” ujar AKP Ibnu.
Dari hasil olah TKP sementara, korban ditemukan di bawah sebuah truk. Namun, hingga kini belum dapat dipastikan, apakah peristiwa tersebut merupakan kecelakaan lalu lintas atau terdapat unsur tindak pidana lainnya.
“Belum ada saksi yang melihat langsung kejadian di lapangan, sehingga penyebab pastinya belum bisa dipastikan. Saat ini kami masih menunggu hasil visum dari pihak rumah sakit,” jelas AKP Ibnu.
Dari pemeriksaan awal, ditemukan luka pada bagian pelipis kanan korban. Meski demikian, pihak kepolisian menegaskan bahwa luka tersebut belum dapat disimpulkan sebagai penyebab kematian sebelum hasil pemeriksaan medis keluar.
“Secara fisik memang ada luka di pelipis kanan yang robek, tetapi kami belum bisa memastikan penyebab kematiannya. Semua masih menunggu hasil visum,” tambahnya.
AKP Ibnu menyatakan pihaknya akan terus melakukan pendalaman dengan mengumpulkan keterangan tambahan, termasuk mencari kemungkinan adanya saksi lain yang mengetahui peristiwa tersebut.
“Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. Jika ada saksi yang mengetahui kejadian, tentu akan kami periksa untuk memperjelas kasus ini,” tegasnya.
Hingga kini, proses penyelidikan masih terus berlangsung guna mengungkap fakta sebenarnya di balik peristiwa tersebut. (*)
Penulis: Hayun Nuhuyanan
Editor: Marthen LL Moru








