PUNCAK JAYA, Koranpapua.id-Seorang warga Kampung Igimbut, Distrik Pargaleme, Puncak Jaya, berinisial NI menyerahkan 20 butir amunisi kaliber 7,62 mm dan satu buah Pena Pemukul, Minggu 10 Mei 2026.
Puluhan butir amunisi dan Pena Pemukul tersebut ditemukan NI di bawah seng ketika sedang mencari barang rongsokan pada Sabtu 9 Mei 2026.
Karena merasa takut dan khawatir dengan penemuan barang tersebut, NI akhirnya berinisiatif menghubungi salah satu personel Satgas Yon Parako 466 Pasgat.
NI mengaku berani melapor karena telah mengenal baik prajurit TNI tersebut.
Merespons laporan itu, Danpos Satgas Yon Parako 466 Pasgat, Kapten Pas Ardhean Rizky Himawan, S.Tr.(Han), langsung memerintahkan empat personel lainnya untuk mendatangi lokasi.
“Setelah dilakukan serah terima secara sukarela, NI beserta barang bukti dibawa ke Pos Satgas Yon Parako 466 Pasgat untuk dimintai keterangan,” ujar Danpos Ardhean dalam keterangannya kepada koranpapua.id, Senin 11 Mei 2026.
Aparat keamanan menduga kuat bahwa 20 butir peluru dan Pena Pemukul tersebut merupakan milik Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) wilayah Puncak Jaya yang sengaja disembunyikan di sekitar permukiman warga.
Menindaklanjuti temuan ini, Danpos Satgas Yon Parako 466 Pasgat langsung menginstruksikan seluruh jajarannya untuk meningkatkan kewaspadaan.
Selain itu, aparat TNI-Polri di wilayah Kabupaten Puncak Jaya juga direkomendasikan untuk terus meningkatkan patroli dan memperketat pengamanan guna mempersempit ruang gerak kelompok separatis.
Apresiasi tinggi diberikan kepada saudara NI atas keberanian dan kesadarannya melapor kepada pihak berwajib.
Kejadian ini membuktikan bahwa komunikasi sosial yang baik dan humanis dari aparat TNI mampu menumbuhkan rasa percaya dan aman di tengah masyarakat Papua. (Redaksi)







