ADVERTISEMENT
Selasa, Mei 12, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

Nopison Tebai Ditembak Mati Aparat, Pihak Sekolah Klaim Korban Bukan KKB

“Saat itu, korban bersama beberapa pemuda lainnya sedang duduk beristirahat di bawah tenda di pinggir lapangan. Mereka hanya bersantai setelah mengikuti rangkaian kegiatan”.

12 Mei 2026
0
Dua Warga Sipil Ditembak KKB: Korban Kondisi Sadar, Kini Dirawat di RSUD Dekai

Ilustrasi penembakan. (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

DOGIYAI, Koranpapua.id- Penembakan oleh aparat keamanan yang mengakibatkan Nopison Tebai (21) meninggal dunia, hingga kini masih menjadi polemik soal keterlibatan korban dalam kegiatan kelompok bersenjata di wilayah itu.

Seperti diketahui Nopison sebelumnya diberitakan ditembak aparat keamanan di Jalan Utama Dogiyai-Paniai, Provinsi Papua Tengah, Minggu 10 Mei 2026.

ADVERTISEMENT

Setelah insiden penembakan itu, pihak SMAN 2 Dogiyai, membantah keras pernyataan kepolisian yang menyebut bahwa korban adalah Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

Advertisement. Scroll to continue reading.

Sekolah dimana selama ini korban menimba ilmu, memastikan bahwa Nopison adalah siswa aktif yang masih duduk di bangku kelas XI IPS 2. Korban juga masih terdaftar resmi di data sekolah SMAN 2 Dogiyai.

Baca Juga

Kasus Dugaan Korupsi Rp28 Miliar di KPU Mimika, Polisi Kumpulkan Data Tambahan

Kerusuhan Usai Laga Persipura Vs Adhyaksa FC, Sembilan Orang Berpotensi Jadi Tersangka

Operator SMAN 2 Dogiyai, Benny Goo, menegaskan bahwa Nopison merupakan putra daerah asli Dogimani yang secara konsisten mengikuti kegiatan belajar mengajar di sekolah itu.

“Korban bukan anggota kelompok tertentu seperti yang diklaim pihak kepolisian. Korban adalah murid kami, anak asli Dogimani, dan hingga saat ini masih berstatus siswa aktif,” tegas Benny Goo seperti dilansir, Selasa 12 Mei 2026.

Benny menambahkan bahwa identitas Nopison terdokumentasi secara legal dalam pangkalan data sekolah (Dapodik).

Berdasarkan keterangan pihak sekolah, saat kejadian berlangsung, Nopison sedang berada di lokasi pertandingan olahraga dalam rangka penggalangan dana.

“Saat itu, korban bersama beberapa pemuda lainnya sedang duduk beristirahat di bawah tenda di pinggir lapangan. Mereka hanya bersantai setelah mengikuti rangkaian kegiatan,” jelasnya.

Namun, situasi damai tersebut berubah mencekam ketika personel kepolisian tiba di lokasi.

Menurut saksi mata di tempat kejadian, penembakan dilepaskan ke arah kerumunan anak muda yang berada di bawah tenda tersebut.

Seperti diberitakan media ini sebelumnya, Kapolda Papua Brigjen Jermias Rontini mengatakan, aparat gabungan terpaksa mengambil, langkah tegas dikarenakan Niposon menyerang warga dan merusak tiga mobil, termasuk satu kendaraan polisi. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Kasus Dugaan Korupsi Rp28 Miliar di KPU Mimika, Polisi Kumpulkan Data Tambahan

Kasus Dugaan Korupsi Rp28 Miliar di KPU Mimika, Polisi Kumpulkan Data Tambahan

12 Mei 2026
Kerusuhan Usai Laga Persipura Vs Adhyaksa FC, Sembilan Orang Berpotensi Jadi Tersangka

Kerusuhan Usai Laga Persipura Vs Adhyaksa FC, Sembilan Orang Berpotensi Jadi Tersangka

12 Mei 2026
Polisi di Timika Lakukan Penyelidikan Misteri Kematian Pria di Bawah Truk

Polisi di Timika Lakukan Penyelidikan Misteri Kematian Pria di Bawah Truk

12 Mei 2026
Kapolda Papua Tengah Jenguk Korban Penembakan di Mile 69 Tembagapura, Tekankan Mitigasi

Kapolda Papua Tengah Jenguk Korban Penembakan di Mile 69 Tembagapura, Tekankan Mitigasi

12 Mei 2026
Dua Warga Sipil Ditembak KKB: Korban Kondisi Sadar, Kini Dirawat di RSUD Dekai

Nopison Tebai Ditembak Mati Aparat, Pihak Sekolah Klaim Korban Bukan KKB

12 Mei 2026
25 Tahun Otsus Berjalan: Kita Boleh Enam Provinsi Tapi Tetap Satu Papua

Warga Distrik Pargaleme Serahkan 20 Butir Amunisi ke Satgas Yon Parako 466 Pasgat

11 Mei 2026

POPULER

  • Bupati Johannes Rettob Teken SK Perpanjangan Jabatan 133 Kepala Kampung di Mimika

    Bupati Johannes Rettob Teken SK Perpanjangan Jabatan 133 Kepala Kampung di Mimika

    933 shares
    Bagikan 373 Tweet 233
  • Panik Saat Belok, Pikap Angkut Puluhan Galon Terjun ke Parit di Timika

    680 shares
    Bagikan 272 Tweet 170
  • Belum Ada Hasil Evaluasi, 133 Kepala Kampung di Mimika Diminta Tetap Aktif Bekerja

    625 shares
    Bagikan 250 Tweet 156
  • Enam Gubernur dan 42 Bupati se-Papua Raya Kumpul di Timika, Ini yang Dibahas

    568 shares
    Bagikan 227 Tweet 142
  • Dugaan Korupsi Proyek Lahan Perkebunan Rp22,5 Miliar, Kejari Mimika Periksa Delapan Saksi

    558 shares
    Bagikan 223 Tweet 140
  • Dana Desa 133 Kampung di Mimika Belum Cair, Bakri Athoriq: Tunggu Pengukuhan Kepala Kampung

    551 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Anggota KKB Nopison Ditembak Mati, Ini Perjelasan Kapolda Papua Tengah Brigjen Jermias Rontini

    548 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
Next Post
Kapolda Papua Tengah Jenguk Korban Penembakan di Mile 69 Tembagapura, Tekankan Mitigasi

Kapolda Papua Tengah Jenguk Korban Penembakan di Mile 69 Tembagapura, Tekankan Mitigasi

Polisi di Timika Lakukan Penyelidikan Misteri Kematian Pria di Bawah Truk

Polisi di Timika Lakukan Penyelidikan Misteri Kematian Pria di Bawah Truk

Kerusuhan Usai Laga Persipura Vs Adhyaksa FC, Sembilan Orang Berpotensi Jadi Tersangka

Kerusuhan Usai Laga Persipura Vs Adhyaksa FC, Sembilan Orang Berpotensi Jadi Tersangka

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id