ADVERTISEMENT
Senin, Juni 22, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Budaya

Musrenbang Otsus dan RKPD 2027: Gubernur Papua Barat Paparkan Tujuh Prioritas Pembangunan Daerah

Kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi dan masyarakat menjadi kunci utama dalam mewujudkan pembangunan Papua Barat yang inklusif, berkeadilan dan berkelanjutan.

7 Mei 2026
0
Musrenbang Otsus dan RKPD 2027: Gubernur Papua Barat Paparkan Tujuh Prioritas Pembangunan Daerah

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Otonomi Khusus (Otsus) dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027, Kamis 7 Mei 2026. (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

MANOKWARI, Koranpapua.id- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Otonomi Khusus (Otsus) dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027, Kamis 7 Mei 2026.

Kegiatan yang berlangsung di salah satu hotel di Manokwari, dihadiri unsur pemerintah pusat, pemerintah daerah, DPR Papua Barat dan MRP Papua Barat.

ADVERTISEMENT

Hadir juga perwakilan pemerintah kabupaten se-Papua Barat, instansi vertikal, akademisi, tokoh masyarakat serta para pemangku kepentingan di wilayah itu.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Gubernur Papua Barat, Drs. Dominggus Mandacan, M.Si ketika membuka kegiatan itu menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam penyelenggaraan Musrenbang.

Baca Juga

Tingkatkan Kualitas Layanan Posyandu, Dinkes Mimika Latih Fasilitator 25 Keterampilan Kader

Gibran Dorong Museum Asmat Jadi Wajah Diplomasi Budaya Papua, Berikut Sedikit Kilasannya

Menurutnya, forum tersebut menjadi momentum strategis untuk memastikan proses perencanaan pembangunan daerah berjalan secara terarah, terpadu, partisipatif serta menghasilkan kebijakan yang berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Gubernur menegaskan Musrenbang merupakan bagian penting dalam sistem perencanaan pembangunan nasional.

Hal itu diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah dan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017.

Dalam kerangka tersebut, pembangunan daerah menjadi bagian integral dari pembangunan nasional dengan memanfaatkan potensi lokal, inovasi serta daya saing daerah guna mencapai pembangunan berkelanjutan.

Sejalan dengan tema RKP Nasional Tahun 2027 ‘Akselerasi Pertumbuhan Berkualitas melalui Produktivitas, Investasi, dan Industri’, Pemprov Papua Barat menetapkan tema RKPD Tahun 2027.

Yakni ‘Akselerasi dan Pemerataan Akses Pelayanan Dasar Berkualitas serta Pemberdayaan Masyarakat Adat dan Hilirisasi Ekonomi Lokal dalam Koridor Otonomi Khusus”.

Tema tersebut mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan transformasi pembangunan yang inklusif dan berkeadilan dengan menempatkan Orang Asli Papua sebagai subjek utama pembangunan, serta mendorong penguatan ekonomi lokal sebagai pengungkit pertumbuhan daerah.

Selanjutnya Gubernur menekankan pentingnya semangat Otonomi Khusus terintegrasi dalam seluruh prioritas pembangunan sebagai upaya mewujudkan penghormatan, pemberdayaan, perlindungan dan peningkatan kesejahteraan Orang Asli Papua.

“Otonomi Khusus bukan sekadar kewenangan administratif, tetapi merupakan instrumen keadilan sosial yang harus diwujudkan secara nyata dalam kebijakan pembangunan,” tegas Gubernur seperti dilansir Kominfo Papua Barat, Kamis 7 Mei 2026.

Dalam arah kebijakan pembangunan 2027, Pemprov Papua Barat memfokuskan pembangunan pada tujuh prioritas daerah.

  1. Peningkatan akses dan kualitas pelayanan dasar yang merata dan inklusif.
  2. Percepatan penurunan kemiskinan dan penguatan perlindungan sosial
  3. Pemberdayaan ekonomi lokal berbasis sektor unggulan daerah
  4. Peningkatan kesempatan kerja dan penguatan UMKM.
  5. Pengurangan ketimpangan wilayah melalui penguatan infrastruktur dan konektivitas dasar.
  6. Pembangunan masyarakat adat yang tangguh terhadap perubahan sosial, budaya, iklim dan pelestarian lingkungan
  7. Penguatan tata kelola pemerintahan dan sinergi pembangunan pusat dan daerah.

Gubernur juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan daerah yang menunjukkan tren positif.

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Papua Barat pada tahun 2025 tercatat sebesar 68,48 meningkat dari 67,69 pada tahun sebelumnya, dengan target mencapai 69,94 pada tahun 2027.

Tingkat kemiskinan juga mengalami penurunan dari 21,66 persen pada tahun 2024 menjadi 19,58 persen pada September 2025.

Di sisi lain, pertumbuhan ekonomi Papua Barat pada tahun 2025 tercatat sebesar 6,46 persen. Namun demikian, peningkatan tersebut belum sepenuhnya berdampak pada penyerapan tenaga kerja.

Tingkat pengangguran terbuka meningkat menjadi 4,55 persen dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 4,13 persen. Sementara rasio gini tercatat sebesar 0,374 dengan target penurunan menjadi 0,331 pada tahun 2027.

Gubernur pada kesempatan itu mengajak seluruh peserta Musrenbang untuk aktif memberikan masukan, saran dan rekomendasi konstruktif demi penyempurnaan RKPD Tahun 2027.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi dan masyarakat menjadi kunci utama dalam mewujudkan pembangunan Papua Barat yang inklusif, berkeadilan dan berkelanjutan. (Redaksi)

 

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Tingkatkan Kualitas Layanan Posyandu, Dinkes Mimika Latih Fasilitator 25 Keterampilan Kader

Tingkatkan Kualitas Layanan Posyandu, Dinkes Mimika Latih Fasilitator 25 Keterampilan Kader

22 Juni 2026
Gibran Dorong Museum Asmat Jadi Wajah Diplomasi Budaya Papua, Berikut Sedikit Kilasannya

Gibran Dorong Museum Asmat Jadi Wajah Diplomasi Budaya Papua, Berikut Sedikit Kilasannya

22 Juni 2026
UPN “Veteran” Yogyakarta Seleksi 194 Generasi Unggul Papua Lewat Program Beasiswa YPMAK

UPN “Veteran” Yogyakarta Seleksi 194 Generasi Unggul Papua Lewat Program Beasiswa YPMAK

22 Juni 2026
160 ASN Pensiun di Tahun 2026, Pemkab Mimika Usulkan 274 Formasi CPNS

Tergolong Barang Berisiko: Satgas Pasgat Amankan Senapan Angin Jenis PCP, Rencananya akan Dikirim ke Wamena

22 Juni 2026
160 ASN Pensiun di Tahun 2026, Pemkab Mimika Usulkan 274 Formasi CPNS

160 ASN Pensiun di Tahun 2026, Pemkab Mimika Usulkan 274 Formasi CPNS

22 Juni 2026
Warning! Status PPPK Bukan Jaminan Aman, Asisten I Mimika Ingatkan Risiko Pemberhentian

Warning! Status PPPK Bukan Jaminan Aman, Asisten I Mimika Ingatkan Risiko Pemberhentian

22 Juni 2026

POPULER

  • SLB-SMP-SMA/SMK di Papua Tengah Gratis, Hubungi 0812-4154-7765 Jika Ada yang Pungut Biaya

    SLB-SMP-SMA/SMK di Papua Tengah Gratis, Hubungi 0812-4154-7765 Jika Ada yang Pungut Biaya

    603 shares
    Bagikan 241 Tweet 151
  • Komandan Operasi KKB Kodap XVI Yahukimo Dilaporkan Tewas Ditembak Aparat

    569 shares
    Bagikan 228 Tweet 142
  • Ananias Faot: Kadistrik Berwenang Awasi Dana Kampung, Jangan Habis untuk Bayar Utang

    554 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Beasiswa YPMAK Antarkan Fitalia Tumuka Raih Gelar Sarjana Hukum dan Kejar Mimpi Global

    547 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • Kasus Dugaan Korupsi Beras Rp8,9 Miliar, Kejati Papua Tahan Empat Tersangka

    536 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Langkah Tegas Polda Papua Tengah, Pecat Empat Anggota Polisi Terlibat Peristiwa Dogiyai Berdarah

    592 shares
    Bagikan 237 Tweet 148
  • PPDB Hanya Melalui Empat Jalur Resmi, Kadis Pendidikan Mimika Instruksikan Tolak Titipan

    519 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
Next Post
Tekan Biaya Pemeliharaan, Pemprov Papua Efisiensi Pengelolaan Venue Peninggalan PON XX

Tekan Biaya Pemeliharaan, Pemprov Papua Efisiensi Pengelolaan Venue Peninggalan PON XX

Keuntungan Bersih 2025: Freeport Setor Rp75 Triliun ke Negara, Mimika Terima Rp1,2 Triliun

Keuntungan Bersih 2025: Freeport Setor Rp75 Triliun ke Negara, Mimika Terima Rp1,2 Triliun

Situasi Kamtibmas di Kapiraya-Mimbarteng Kondusif, Aktivitas Warga Berjalan Normal

Situasi Kamtibmas di Kapiraya-Mimbarteng Kondusif, Aktivitas Warga Berjalan Normal

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id