Pake foto Sekda Papua Tengah yah
NABIRE, Koranpapua.id- Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Otonomi Khusus (Otsus) dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun Anggaran (TA) 2027, telah berlangsung pada akhir April 2026.
Dalam Musrebang tersebut, kepada delapan kabupaten di wilayah Papua Tengah diwajibkan untuk mengusulkan 10 program prioritas.
Dengan fokus utama usulan meliputi, pendidikan dan Kesehatan, yakni peningkatan kualitas layanan dasar, ekonomi lokal, termasuk penguatan daya saing berbasis potensi daerah dan pengurangan kemiskinan.
Silwanus Sumule, Sekda Papua Tengah yang mewakili Gubernur Meki Nawipa ketika menutup kegiatan itu mengatakan, program lainnya yakni bidang infrastruktur, pembangunan sarana dan prasarana penunjang konektivitas dan pelayanan publik.
“Kabupaten Nabire, Mimika, Paniai, Dogiyai, Deiyai, Puncak, Puncak Jaya dan Intan Jaya diminta untuk menyampaikan 10 usulan program prioritas,” kata Silwanus.
Silwanus juga menegaskan bahwa salah satu agenda utama adalah menajamkan strategi penggunaan dana Otsus 2027 agar lebih tepat sasaran, responsif dan inklusif bagi Orang Asli Papua (OAP).
Terkait itu, pemerintah menekankan bahwa perencanaan harus berbasis data yang akurat untuk memastikan dampak nyata bagi masyarakat.
Seperti diketahui, Musrenbang kali ini melibatkan sekitar 600 peserta dari berbagai elemen, termasuk DPR Papua Tengah Jalur Otsus, Majelis Rakyat Papua (MRP) dan masyarakat adat, tokoh pemuda dan akademisi. (Redaksi)










