ADVERTISEMENT
Rabu, April 29, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

YLBH Papua Tengah Kecam Oknum TNI Masuk Ruang Privat Pastor Paroki Katedral Timika

Yoseph meminta pihak Keuskupan Timika mengambil langkah untuk menyurati Presiden Prabowo Subianto untuk memberikan teguran kepada Panglima TNI atas tindakan tidak beretika itu.

29 April 2026
0
Ketua YLBH Papua Tengah Ingatkan Pelaku Pembunuhan SL Menyerahkan Diri

Ketua Yayasan Lembaga Bantuan Hukum (YLBH) Papua Tengah, Yoseph Temorubun. (foto: Hayun Nuhuyanan/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Tindakan oknum yang masuk ke halaman gereja hingga ke ruang privat Pastor Paroki Katedral Tiga Raja Timika, dinilai tidak beretika.

Tindakan itu sangat tidak sopan, apalagi dilakukan prajurit jelang kunjungan Wakil Presiden Gibran Rakabumin Raka di Kabupaten Mimika, pada 21 April 2026 lalu.

ADVERTISEMENT

“Kami mengecam keras tindakan oknum prajurit TNI. Itu tindakan yang tidak beretika dan jauh dari kata sopan santun,” tegas Yoseph Temorubun, SH, Direktur YLBH Papua Tengah dalam keterangannya, Rabu 29 April 2026.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Menurut Yoseph, informasi yang diterima pihaknya juga menyebutkan bahwa, para oknum TNI tidak saja masuk ke halaman gereja, tetapi masuk sampai ke kamar tidur (tempat istirahat) para pastor.

Baca Juga

Dua Warga Sipil Ditembak KKB: Korban Kondisi Sadar, Kini Dirawat di RSUD Dekai

Perkuat Ketahanan Keluarga, Disdukcapil Mimika Sosialisasikan Nikah, Talak, dan Rujuk

“Kamar pastor itu ruang privat, bukan ruang publik. Apalagi masuk tanpa memberitahukan terlebih dahulu ke Satpam,” tegas Yoseph.

Terkait dengan peristiwa ini, Yoseph mendesak agar Presiden Prabowo selaku Panglima Tertinggi TNI untuk segera meminta maaf kepada pihak Keuskupan Timika.

Dikatakan, tindakan oknum TNI bisa ditafsir umat dan masyarakat sebagai bentuk intimidasi nyata kepada para Imam Katolik di Keuskupan Timika.

Padahal, para Imam Katolik sebagai wakil Kristus di dunia, selain menjadi penjaga iman umat, juga adalah gembala yang mengemban tugas menyampaikan pesan-pesan kenabian.

“Aparat keamanan silahkan saja bertamu di Gereja Katedral bila ada keperluan dengan pastor. Tetapi tidak boleh masuk sampai ke ruang privat pastor,” pungkasnya.

Yoseph meminta pihak Keuskupan Timika mengambil langkah untuk menyurati Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto untuk memberikan teguran kepada Panglima TNI atas tindakan tidak beretika itu.

“Negara melalui aparat keamanan hadir untuk melindungi masyarakat. Tidak boleh aparat masuk ke wilayah gereja seperti yang terjadi di Katedral Timika”.

“Kejadian ini menunjukkan bahwa negara terang-tetang masuk mencampuri urusan agama,” ujar Yoseph yang juga Praktisi Hukum jebolan Fakultas Hukum Universitas Pattimura, Ambon.

Ia menegaskan, negara harus membedakan mana Tupoksinya dan mana wilayah kerja agama.

“Lembaga keagamaan buka musuh negara yang harus dijadikan aparat sasaran untuk melakukan tindakan teror atau intimidasi,” sesal Yoseph.

Yoseph mengingatkan bahwa, pimpinan gereja Katolik Keuskupan Timika seperti juga para imam Katolik seluruh dunia, berkewajiban menyampaikan pesan kenabian dan seruan moral atas perilaku buruk dan ketidakadilan negara terhadap umat dan rakyat.

Karena itu, Yoseph menilai kejadian di Gereja Katedral Tiga Raja Timika, menunjukkan negara terkesan bersikap otoriter terhadap para pemimpin gereja.

Dan apabila itu yang terjadi bisa berpotensi memicu protes umat dan warga terhadap perilaku aparat.

“Hasil investigasi YLBH Papua Tengah diperoleh laporan bahwa setiap misa baik hari Minggu maupun misa harian selalu saja ada orang yang tidak dikenal hadir dalam gereja,” katanya.

Bahkan menurut kesaksian dari Tunggal Hati Seminari-Tunggal Hati Maria (THS-THM) Katedral Tiga Raja Timika, ada saja orang tidak dikenal datang ke gereja.

Setiap misa mereka mengambil posisi di tempat yang tersembunyi dan memotret secara diam-diam saat Uskup Timika memimpin ibadah. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Dua Warga Sipil Ditembak KKB: Korban Kondisi Sadar, Kini Dirawat di RSUD Dekai

Dua Warga Sipil Ditembak KKB: Korban Kondisi Sadar, Kini Dirawat di RSUD Dekai

29 April 2026
Perkuat Ketahanan Keluarga, Disdukcapil Mimika Sosialisasikan Nikah, Talak, dan Rujuk

Perkuat Ketahanan Keluarga, Disdukcapil Mimika Sosialisasikan Nikah, Talak, dan Rujuk

29 April 2026
Ketua YLBH Papua Tengah Ingatkan Pelaku Pembunuhan SL Menyerahkan Diri

YLBH Papua Tengah Kecam Oknum TNI Masuk Ruang Privat Pastor Paroki Katedral Timika

29 April 2026
Dituduh Gelapkan Uang Negara, Agustinus Anggaibak Akan Laporkan Oknum Anggota MRPT ke Polisi

MRP-PPT Bukan Bawahan Gubernur, Agustinus: Perlu Perhatikan Etika dan Jangan Saling Menjatuhkan

29 April 2026
Empat Bulan, Dua Ton Sopi Tanpa Pemilik Masuk Mimika

Empat Bulan, Dua Ton Sopi Tanpa Pemilik Masuk Mimika

28 April 2026
KKB Tembak Warga Sipil di Yahukimo, Terluka Bagian Leher, Korban Dirujuk ke Jayapura

KKB Tembak Warga Sipil di Yahukimo, Terluka Bagian Leher, Korban Dirujuk ke Jayapura

28 April 2026

POPULER

  • Atasi Ketimpangan Tenaga Pengajar, Disdik Mimika Atur Penempatan Guru Demi Pemerataan

    Atasi Ketimpangan Tenaga Pengajar, Disdik Mimika Atur Penempatan Guru Demi Pemerataan

    638 shares
    Bagikan 255 Tweet 160
  • Akses Masuk ke Halaman Gereja Katedral Timika Diperketat, Ini Alasannya

    551 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Yones Yohame Tewas di Depan Rumahnya, Aparat Gabungan Buru Anggota OPM Pelaku Penembakan

    545 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • Sekuriti Hotel Rylich Panorama Tewas Ditikam OTK

    545 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • 30 Personel Brimob Dikerahkan Kejar Buronan Kasus Pembunuhan Dua Marinir

    537 shares
    Bagikan 215 Tweet 134
  • SK LMHA Belum Bisa Terbit, Bupati Johannes Rettob: Diperbaiki atau Musda Ulang

    590 shares
    Bagikan 236 Tweet 148
  • Senator Perempuan di DPR PT Kritik Kunjungan Wapres Gibran ke Tanah Papua

    522 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
Next Post
Perkuat Ketahanan Keluarga, Disdukcapil Mimika Sosialisasikan Nikah, Talak, dan Rujuk

Perkuat Ketahanan Keluarga, Disdukcapil Mimika Sosialisasikan Nikah, Talak, dan Rujuk

Dua Warga Sipil Ditembak KKB: Korban Kondisi Sadar, Kini Dirawat di RSUD Dekai

Dua Warga Sipil Ditembak KKB: Korban Kondisi Sadar, Kini Dirawat di RSUD Dekai

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id