ADVERTISEMENT
Kamis, Mei 21, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Ekonomi

Harga Pangan di Timika Melonjak: Pasar Sentra Sepi Pembeli, Tomat Tembus Rp60 Ribu per Kilogram

Mahalnya harga tomat disebabkan oleh terbatasnya pasokan, terutama karena sebagian besar komoditas tersebut didatangkan dari luar daerah seperti Manado.

11 April 2026
0
Harga Pangan di Timika Melonjak: Pasar Sentra Sepi Pembeli, Tomat Tembus Rp60 Ribu per Kilogram

Sejumlah Komoditas Yang Dijual Pedagang Di Pasar Sentral Timika. (foto: Hayun Nuhuyanan/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Harga sejumlah komoditas pangan di Pasar Sentra Timika, Papua Tengah, mengalami kenaikan signifikan dalam beberapa hari terakhir

Kenaikan harga dipicu oleh terbatasnya pengiriman barang dari daerah pemasok, yang berdampak langsung pada daya beli masyarakat.

ADVERTISEMENT

Salah satu pedagang di pasar tersebut, Ibu Eca, mengatakan hampir seluruh kebutuhan pokok mengalami lonjakan harga dalam beberapa pekan terakhir.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Hampir semua barang naik, tidak ada yang murah sekarang. Sayur juga mahal,” ujarnya, Sabtu 11 April 2026.

Baca Juga

Uskup Timika Ingatkan Lindungi Tanah Adat dan Waspada Kejahatan Digital  

Satgas Yon Parako 466 Pasgat dan Satgas ODC Ringkus Wadanyon HSSBI Kodap XVI di Yahukimo

Harga cabai tercatat berada di kisaran Rp70.000 hingga Rp80.000 per kilogram.

Sementara itu, bawang merah masih bertahan di level tinggi, yakni Rp70.000–Rp75.000 per kilogram, meski sempat menyentuh Rp80.000 usai lebaran.

Ibu Eca mengaku harga tersebut masih lebih tinggi dibandingkan kondisi normal yang berkisar Rp55.000–Rp60.000 per kilogram.

Di sisi lain, harga bawang putih relatif stabil di angka Rp50.000 per kilogram.

Kenaikan cukup tajam juga terjadi pada komoditas tomat. Saat ini, tomat dijual di kisaran Rp55.000 hingga Rp60.000 per kilogram.

Tingginya harga membuat pedagang membatasi pembelian stok. “Modal ambil sudah tinggi, jadi tidak berani ambil banyak. Pembeli juga keberatan karena mahal,” kata ibu Eca.

Ia menjelaskan, mahalnya harga tomat disebabkan oleh terbatasnya pasokan, terutama karena sebagian besar komoditas tersebut didatangkan dari luar daerah seperti Manado.

Kondisi serupa juga terjadi pada sayur-mayur lainnya. Bayam dijual sekitar Rp20.000 per ikat besar, sementara kol dan sawi mengalami kenaikan harga.

Adapun buncis menjadi salah satu komoditas yang mengalami penurunan harga, meski masih berada di kisaran Rp50.000 per kilogram.

Selain kenaikan harga, pedagang juga mengeluhkan menurunnya jumlah pembeli. Sepinya aktivitas pasar dinilai berkaitan dengan melemahnya daya beli masyarakat akibat tingginya harga kebutuhan pokok.

“Pasar sekarang sepi, tidak seperti sebelumnya. Mungkin karena harga naik, jadi pembeli berkurang,” pungkasnya. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Uskup Timika Ingatkan Lindungi Tanah Adat dan Waspada Kejahatan Digital  

Uskup Timika Ingatkan Lindungi Tanah Adat dan Waspada Kejahatan Digital  

21 Mei 2026
Satgas Damai Cartenz Tangkap Terduga Wadanyon HSSBI di Yahukimo

Satgas Yon Parako 466 Pasgat dan Satgas ODC Ringkus Wadanyon HSSBI Kodap XVI di Yahukimo

21 Mei 2026
Pesparawi Nasional XIV di Manokwari Diproyeksi Dihadiri 10 Ribu Peserta

Pesparawi Nasional XIV di Manokwari Diproyeksi Dihadiri 10 Ribu Peserta

21 Mei 2026
Tidak Semata Limbah, Potensi Sumber Daya: Pemkab Mimika Dorong Pemanfaatan Tailing Freeport Secara Berkelanjutan

Tidak Semata Limbah, Potensi Sumber Daya: Pemkab Mimika Dorong Pemanfaatan Tailing Freeport Secara Berkelanjutan

21 Mei 2026
148 Puskesmas di Papua Tengah hanya 12 Persen yang Miliki Sembilan Jenis Nakes Lengkap

148 Puskesmas di Papua Tengah hanya 12 Persen yang Miliki Sembilan Jenis Nakes Lengkap

21 Mei 2026
Puluhan Satwa Endemik Papua Diamankan Barantin Makasar

Puluhan Satwa Endemik Papua Diamankan Barantin Makasar

21 Mei 2026

POPULER

  • Larangan Pemutaran Film Pesta Babi, Ini Pernyataan Kapendam XVII/Cenderawasih

    Larangan Pemutaran Film Pesta Babi, Ini Pernyataan Kapendam XVII/Cenderawasih

    562 shares
    Bagikan 225 Tweet 141
  • YPMAK dan UPN “Veteran” Yogyakarta Kolaborasi Kembangkan SDM Unggul Masyarakat Tujuh Suku di Mimika

    551 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Pdt. Anton Wamang Klarifikasi Peristiwa Penembakan di Tembagapura: ‘TNI Tidak Terlibat Kematian Putri Saya’

    550 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Gubernur Matius Fakhiri: Tiga Penyakit Ini Pembunuh Terbesar Orang Asli Papua

    546 shares
    Bagikan 218 Tweet 137
  • SMI-KP Kota Studi Nabire Gelar Mimbar Bebas, Tolak Rencana Pemekaran DOB di Wilayah Paniai

    523 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • Menyemai Benih Calon Imam Katolik Amungme dan Kamoro di Kaki Gunung Lokon

    522 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • Delapan Pendulang Emas Tewas di Yahukimo, Jubir TPNPB: Pembunuhan sebagai Aksi Balas Dendam

    520 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
Next Post
Yon Parako 466 Pasgat Dukung Pemkab Paniai Gelar Apel Gerakan Indonesia Asri

Yon Parako 466 Pasgat Dukung Pemkab Paniai Gelar Apel Gerakan Indonesia Asri

PT Freeport Indonesia dan Tiga Serikat Pekerja Teken PKB 2026–2028

PT Freeport Indonesia dan Tiga Serikat Pekerja Teken PKB 2026–2028

Satgas Yon Parako 466 Pasgat Bantu Kelancaran Operasional Penerbangan Perintis di Distrik Manggelum

Satgas Yon Parako 466 Pasgat Bantu Kelancaran Operasional Penerbangan Perintis di Distrik Manggelum

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id