ADVERTISEMENT
Sabtu, September 12, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua Tengah Mimika

300 Aparat Gabungan TNI-Polri Diterjunkan, Amankan Aksi Demo Front Rakyat Papua di Timika

Seluruh personel diinstruksikan mengedepankan pendekatan humanis, dan untuk massa aksi di himbau untuk menyampaikan aspirasi dengan baik.

7 April 2026
0
300 Aparat Gabungan TNI-Polri Diterjunkan, Amankan Aksi Demo Front Rakyat Papua di Timika

Massa Front Rakyat Papua Timika saat melakukan long march dari Timika Indah menuju gedung DPRK Mimika, Selasa 7 April 2026. (foto: Hayun Nuhuyanan/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Ratusan massa yang tergabung dalam Front Rakyat Papua (FRP) menggelar aksi demo damai di Timika, Rabu 7 April 2026.

Sejak pagi hari massa mulai berkumpul di sekitaran Bundaran Eme Neme Yauware, Jalan Budi Utomo dan menyampaikan sejumlah tuntutan.

ADVERTISEMENT

Massa kemudian melakukan long march ke gedung DPR Kabupaten Mimika di Jalan Cenderawasih.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Dalam aksi tersebut massa juga membawa sejumlah spanduk yang bertuliskan menolak investasi, termasuk menolak militerisme di Papua.

Baca Juga

Sukseskan Posyandu, Kadinkes Mimika Apresiasi Kerja Keras Jajaran Kesehatan

TSM Karang Senang Juara Lomba Posyandu Mimika, Kadinkes: Jangan Berhenti di Peringkat

Adapun sejumlah tuntutan yang disampaikan dalam aksi tersebut yakni,  mulai dari persoalan buruh, lingkungan, masyarakat adat, hingga kondisi rakyat kecil.

Massa aksi menyoroti PT Freeport, MRP dan pengembalian Otonomi Khusus (Otsus), serta hak menentukan nasib sendiri.
‎‎Wegobi Pigai dalam orasinya menyampaikan bahwa aksi ini merupakan bentuk kekecewaan dan perlawanan terhadap berbagai kebijakan yang dinilai belum berpihak kepada rakyat Papua.

‎‎“Kami turun hari ini untuk menyuarakan bahwa tanah ini adalah milik kami. 59 tahun sudah Freeport hadir, tetapi rakyat masih hidup dalam kesulitan. Kami minta keadilan, kami minta hak kami dikembalikan,” tegas Wegobi.

Untuk mengamankan pelaksanaan aksi demo tersebut, sebanyak 300 personel gabungan TNI dan Polri disiagakan.

Aparat keamanan melakukan pengaturan di sejumlah titik guna memastikan kegiatan berjalan aman dan lancar.

Kapolres Mimika, AKBP Billyandha Hildiario Budiman, menyampaikan bahwa pengamanan dilakukan secara terpadu oleh personel Polres Mimika bersama unsur TNI dari Yonif, Kodim, serta Brimob Batalyon B.

“Untuk kegiatan hari ini, kami dari Polres Mimika bersama TNI dan Brimob melaksanakan pengamanan aksi unjuk rasa pada 7 April 2026 dengan sasaran di Kantor DPRK Kabupaten Mimika,” ujarnya.

Ia menjelaskan, total 300 personel ditempatkan di empat titik yang menjadi lokasi kumpul massa sebelum bergerak menuju DPRK.

Kepolisian juga telah berkoordinasi dengan pihak DPRK Mimika untuk menerima perwakilan massa aksi guna menyampaikan aspirasi secara langsung.

“Kami harapkan pelaksanaan aksi hari ini dapat berjalan aman dan tertib serta tidak mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya di Kabupaten Mimika,” tambahnya.

Dalam pengamanan tersebut, seluruh personel diinstruksikan mengedepankan pendekatan humanis, dan untuk massa aksi di himbau untuk menyampaikan aspirasi dengan baik.

“Kami menekankan pendekatan humanis dalam pelayanan. Selain itu, kami mendorong agar aspirasi disampaikan melalui audiensi dengan DPRK agar dapat tersalurkan dengan baik dan menghindari potensi gangguan keamanan,” pungkasnya. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Sukseskan Posyandu, Kadinkes Mimika Apresiasi Kerja Keras Jajaran Kesehatan

Sukseskan Posyandu, Kadinkes Mimika Apresiasi Kerja Keras Jajaran Kesehatan

11 September 2026
TSM Karang Senang Juara Lomba Posyandu Mimika, Kadinkes: Jangan Berhenti di Peringkat

TSM Karang Senang Juara Lomba Posyandu Mimika, Kadinkes: Jangan Berhenti di Peringkat

11 September 2026
Polisi Identifikasi Dua DPO Kasus Penembakan Tiga ASN di Jayawijaya

Polisi Identifikasi Dua DPO Kasus Penembakan Tiga ASN di Jayawijaya

11 September 2026
Ambulans Rusak, Polisi Antar Ibu Hamil Naik Motor Mengejar Pesawat ke Timika

Ambulans Rusak, Polisi Antar Ibu Hamil Naik Motor Mengejar Pesawat ke Timika

11 September 2026
WVI Dorong Kader Posyandu di Mimika Aktif Ingatkan Orangtua soal Imunisasi

WVI Dorong Kader Posyandu di Mimika Aktif Ingatkan Orangtua soal Imunisasi

11 September 2026
Penembakan Tiga ASN di Jayawijaya, Polisi Kantongi Ciri-ciri Pelaku

Kader Posyandu Mimika Didorong Naik Kelas hingga Tingkat Nasional

11 September 2026

POPULER

  • Pertamina Sanksi 19 SPBU di Papua-Maluku, Dua di Antaranya di Mimika

    Bermodal Nomor Togel, 3 Pelaku Hipnotis Korban dan Kuras Uang di Sentani

    595 shares
    Bagikan 238 Tweet 149
  • Tiga Petugas Tewas Ditembak OTK Saat Distribusi Bahan Pangan di Jayawijaya

    568 shares
    Bagikan 227 Tweet 142
  • Polisi Beberkan Kronologi Penembakan Tiga Pegawai Dinas Pertanian di Jayawijaya

    560 shares
    Bagikan 224 Tweet 140
  • Pria Ditemukan Tewas di Jalan Kelimutu Timika, Motor dan HP Diduga Dibawa Pelaku

    546 shares
    Bagikan 218 Tweet 137
  • 18 Koordinator KONI Distrik Dibentuk, Merlyn Dorong Pembinaan Atlet Mimika hingga Kampung

    530 shares
    Bagikan 212 Tweet 133
  • YLBH Papua Tengah Apresiasi Polres Mimika dan TNI Tertibkan 9 Warga di Kwamki Narama

    539 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • Bupati Rettob Ungkap Hasil Profiling ASN Mimika, Mayoritas Masih Bernilai Rendah

    526 shares
    Bagikan 210 Tweet 132
Next Post
Parade Paskah PGGM di Timika Jadi Simbol Persatuan Lintas Agama

Parade Paskah PGGM di Timika Jadi Simbol Persatuan Lintas Agama

Polres dan Pemda Nabire akan Evaluasi Organisasi yang Tidak Jelas Legalitasnya

Polres dan Pemda Nabire akan Evaluasi Organisasi yang Tidak Jelas Legalitasnya

Kasus Pembunuhan Nakes: Sepuluh Anggota KKB Ditetapkan Tersangka, Empat Orang Menyerahkan Diri

Kasus Pembunuhan Nakes: Sepuluh Anggota KKB Ditetapkan Tersangka, Empat Orang Menyerahkan Diri

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id